Peduli Hunian Layak, Buddha Tzu Chi Gelar Aksi Sosial di Wonokromo

Penulis Bagas
Editor Syaiful Hidayat

- Author

Jumat, 13 Februari 2026 - 09:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana hangat mediasi terkait pelaksanaan program perbaikan rumah berbasis Corporate Social Responsibility (CSR) Yayasan Buddha Tzu Chi di Kantor Kelurahan Wonokromo, Jalan Pulo Wonokromo, Surabaya. (Foto : Bagas/Digitaljatim.com)

Suasana hangat mediasi terkait pelaksanaan program perbaikan rumah berbasis Corporate Social Responsibility (CSR) Yayasan Buddha Tzu Chi di Kantor Kelurahan Wonokromo, Jalan Pulo Wonokromo, Surabaya. (Foto : Bagas/Digitaljatim.com)

Penulis: BagasEditor: Syaiful Hidayat

DigitalJatim.com — Suasana hangat dan penuh keterbukaan terasa di Kantor Kelurahan Wonokromo, Jalan Pulo Wonokromo, Surabaya, saat mediasi terkait pelaksanaan program perbaikan rumah berbasis Corporate Social Responsibility (CSR) Yayasan Buddha Tzu Chi digelar. Pertemuan ini mempertemukan warga penerima manfaat, pihak kelurahan, unsur teknis Pemerintah Kota Surabaya melalui Dinas Cipta Karya, kontraktor pelaksana, tokoh masyarakat, serta media.

Mediasi dilakukan sebagai ruang komunikasi bersama menyusul adanya sejumlah masukan dari warga terkait pelaksanaan program tersebut. Sejak awal forum, ditegaskan bahwa bantuan perbaikan rumah ini merupakan program CSR Yayasan Buddha Tzu Chi dan tidak bersumber dari APBD.

“Program ini adalah bentuk kepedulian sosial melalui CSR, bukan bantuan pemerintah. Hal tersebut telah disampaikan sejak awal kepada para penerima manfaat,” ujar perwakilan tim teknis dengan tenang.

Dalam pertemuan itu dijelaskan bahwa Surat Kesepakatan Bersama telah ditandatangani pada tanggal 11 bulan berjalan oleh penerima bantuan, pihak kelurahan, kecamatan, serta tim teknis. Dokumen tersebut memuat rincian pekerjaan, batasan bantuan, serta mekanisme pelaksanaan. Program ini bersifat stimulan, yang mendorong partisipasi penerima manfaat sesuai kemampuan sebagai bagian dari semangat kebersamaan dalam memperbaiki hunian.

Lurah Wonokromo, Prima Sri Poerwiendari menyampaikan bahwa pihak kelurahan hadir sebagai jembatan komunikasi agar aspirasi warga dapat tersampaikan dengan baik dan solusi dapat dicapai secara musyawarah.

“Kami berupaya menjaga komunikasi tetap terbuka. Jika ada kekurangan dalam pekerjaan, tentu akan ditindaklanjuti bersama agar sesuai dengan kesepakatan,” ujarnya.

Pihak yayasan dan unsur teknis Pemkot Surabaya juga menjelaskan bahwa pekerjaan masih dalam proses dan belum memasuki tahap serah terima. Artinya, tanggung jawab penyempurnaan pekerjaan masih berada pada kontraktor pelaksana.

BACA JUGA  Puguh DPRD Jatim Soroti Banjir Sawojajar 2 Malang, Normalisasi Saluran Dikawal

“Jika ada bagian yang belum sesuai, akan diperbaiki. Semua pihak berkomitmen agar hasil akhirnya benar-benar bermanfaat bagi warga,” jelas perwakilan teknis.

Kontraktor pelaksana menyatakan kesediaannya melakukan perbaikan secara bertahap dengan pengawasan bersama, sebagai bentuk tanggung jawab profesional sekaligus komitmen terhadap kualitas pekerjaan.

Sementara itu, tokoh masyarakat setempat, Gus Har mengapresiasi forum dialog tersebut. Menurutnya, musyawarah menjadi jalan terbaik dalam menyelesaikan setiap persoalan.

“Yang terpenting adalah komunikasi yang baik. Dengan duduk bersama seperti ini, kita bisa mencari solusi tanpa saling menyalahkan. Harapannya, program ini tetap membawa kebaikan bagi warga,” ujarnya.

Mediasi ini menjadi gambaran bahwa setiap program sosial memerlukan kolaborasi dan komunikasi yang berkelanjutan. Dengan semangat kebersamaan, semua pihak berharap program CSR tersebut dapat berjalan dengan baik dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Wonokromo.

Penulis : Bagas

Editor : Syaiful Hidayat

Follow WhatsApp Channel digitaljatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ali Mufthi Tinjau Pembangunan Bronjong Sungai Ngasinan, 70 Meter Tanggul Diperkuat
Puguh DPRD Jatim Soroti Banjir Sawojajar 2 Malang, Normalisasi Saluran Dikawal
Ning Lia: Gen Z Boleh Keren dan Modern, tapi Akhlak Rasulullah Harus Jadi Pegangan
Sebulan Tinggal di Pesantren, Ning Lia Datangi Mahasiswa Baru dan Dengarkan Cerita Mereka
Hadiri Maulid Nabi Bersama Kader PKK Pasuruan, Arumi Bachsin Tekankan Pentingnya Akhlak dalam Pengabdian Kepada Masyarakat
Kekeringan Pasuruan, Gubernur Khofifah Kirim 45 Tandon dan 500 Jeriken untuk Warga
Gubernur Khofifah Salurkan 120 Rit Air Bersih untuk 38.270 Keluarga Terdampak Kekeringan di Blitar
Tunggakan Empat TPS 3R ke TPA Griyo Mulyo Jabon Sidoarjo Capai Rp1,13 Miliar
Berita ini 34 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 02:59 WIB

Ali Mufthi Tinjau Pembangunan Bronjong Sungai Ngasinan, 70 Meter Tanggul Diperkuat

Rabu, 9 September 2026 - 21:48 WIB

Puguh DPRD Jatim Soroti Banjir Sawojajar 2 Malang, Normalisasi Saluran Dikawal

Rabu, 9 September 2026 - 04:52 WIB

Ning Lia: Gen Z Boleh Keren dan Modern, tapi Akhlak Rasulullah Harus Jadi Pegangan

Selasa, 8 September 2026 - 20:41 WIB

Sebulan Tinggal di Pesantren, Ning Lia Datangi Mahasiswa Baru dan Dengarkan Cerita Mereka

Senin, 7 September 2026 - 23:07 WIB

Hadiri Maulid Nabi Bersama Kader PKK Pasuruan, Arumi Bachsin Tekankan Pentingnya Akhlak dalam Pengabdian Kepada Masyarakat

Berita Terbaru

WhatsApp