Pasar Murah di Tuban, Gubernur Khofifah Pastikan Kebutuhan Pokok Aman Jelang Idul Fitri

Belum ada data penulis & editor

- Author

Kamis, 5 Maret 2026 - 21:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa didampingi Bupati Tuban menggelar Pasar Murah di Depan Stasiun Lama Tuban, Kabupaten Tuban. (Foto: Adpim For DigitalJatim)

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa didampingi Bupati Tuban menggelar Pasar Murah di Depan Stasiun Lama Tuban, Kabupaten Tuban. (Foto: Adpim For DigitalJatim)

Tuban – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menggelar Pasar Murah di Depan Stasiun Lama Tuban, Kabupaten Tuban, Kamis (5/3/2026), dalam rangka Pengendalian Inflasi dan Stabilisasi Harga Barang Kebutuhan Pokok Jawa Timur.

Didampingi Bupati Tuban Aditya Halindra Faridzky, Gubernur Khofifah menyampaikan, pasar murah di Kabupaten Tuban ini sengaja digelar di permukiman dekat Stasiun Lama Tuban dan tidak berdekatan dengan pasar tradisional supaya bisa menjangkau masyarakat secara langsung.

“Pasar murah hari ini diselenggarakan didekat stasiun lama Tuban, dekat permukiman supaya bisa dijangkau masyarakat sekitar. Saya selalu ingatkan supaya pasar murah hadir dekat dipermukiman dan jauh dari pasar tradisional. Disini masyarakat bisa membeli kebutuhan pokok dengan harga murah dibanding pasar tradisional,” kata Gubernur Khofifah.

“Pasar murah juga bukan hanya soal harga terjangkau, tapi upaya menjaga keseimbangan pasar. Harapannya, harga tetap stabil dan masyarakat bisa berbelanja dengan tenang khususnya di Bulan Ramadhan ini,” imbuhnya.

Tak hanya memastikan menjaga harga, Gubernur Khofifah juga menyebut, ketersediaan pasokan bahan pokok menjelang Idul Fitri dalam kondisi aman. Untuk itu, dirinya terus menyampaikan pada masyarakat untuk tidak khawatir terkait ketersediaan barang.

“Hari-hari seperti ini mendekati Idul Fitri pasti ada kenaikan pemenuhan kebutuhan logistik rumah tangga,” tambahnya.

“Kita ingin masyarakat tidak perlu khawatir soal ketersediaan barang. Pengendalian inflasi perlu kita lakukan, stabilisasi perlu kita lakukan salah satu caranya dengan memberikan keterjangkauan harga dan keterjangkauan untuk bisa mendekatkan pada para konsumen,” lanjutnya.

Adapun berbagai komoditas strategis yang dijual tetap difokuskan pada kebutuhan pokok masyarakat diantaranya beras premium dijual Rp14.000 per kg, beras medium Rp11.000 per kg, MinyaKita Rp13.000 per liter, telur ayam ras Rp22.000 per kemasan, tepung terigu Rp10.000 per kg.

BACA JUGA  Gubernur Khofifah Pimpin Misi Dagang Jatim-Kaltara, Transaksi Tembus Rp2,5 Triliun

Kemudian dilanjutkan komoditi gula pasir Rp14.000 per kg, bawang putih Rp6.000 per 250 gram, bawang merah Rp7.000 per 250 gram, cabai rawit merah Rp4.000 per 100 gram, cabai merah besar Rp2.000 per 100 gram, serta daging ayam Rp30.000 per kemasan.

Di akhir, Gubernur Khofifah juga menyerahkan bantuan beras kepada ratusan lansia. Kemudian dirinya juga berkesempatan membagikan telur kepada Ibu rumah tangga yang membawa anak sebagai ikhtiar pemenuhan gizi keluarga.

Ia juga memborong berbagai jenis produk yang dijual mulai makanan hingga minuman sebagai bentuk support terhadap UMKM dan ekonomi lokal.

Sementara itu, Darmiyah, warga jalan barat Stasiun Barat Doromukti mengaku senang Pasar Murah yang menjual berbagai komoditi bahan pokok dengan harga lebih terjangkau hadir dilingkungan rumahnya.

“Saya datang antri sejak jam 12.30 tadi, alhamdulillah senang sekali bisa dapat beras SPHP dari Ibu Khofifah nanti dimasak untuk sahur dan berbuka. Saya senang Bisa belanja kebutuhan pokok dengan harga murah,” pungkasnya. (Syaiful/Yoyok)

Follow WhatsApp Channel digitaljatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ali Mufthi Tinjau Pembangunan Bronjong Sungai Ngasinan, 70 Meter Tanggul Diperkuat
Puguh DPRD Jatim Soroti Banjir Sawojajar 2 Malang, Normalisasi Saluran Dikawal
Ning Lia: Gen Z Boleh Keren dan Modern, tapi Akhlak Rasulullah Harus Jadi Pegangan
Gubernur Khofifah Pimpin Misi Dagang Jatim-Kaltara, Transaksi Tembus Rp2,5 Triliun
Sebulan Tinggal di Pesantren, Ning Lia Datangi Mahasiswa Baru dan Dengarkan Cerita Mereka
Hadiri Maulid Nabi Bersama Kader PKK Pasuruan, Arumi Bachsin Tekankan Pentingnya Akhlak dalam Pengabdian Kepada Masyarakat
Kekeringan Pasuruan, Gubernur Khofifah Kirim 45 Tandon dan 500 Jeriken untuk Warga
Gubernur Khofifah Gelar Pasar Murah ke-118 di Blitar, Pastikan Bahan Pokok Terjangkau
Berita ini 26 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 02:59 WIB

Ali Mufthi Tinjau Pembangunan Bronjong Sungai Ngasinan, 70 Meter Tanggul Diperkuat

Rabu, 9 September 2026 - 21:48 WIB

Puguh DPRD Jatim Soroti Banjir Sawojajar 2 Malang, Normalisasi Saluran Dikawal

Rabu, 9 September 2026 - 04:52 WIB

Ning Lia: Gen Z Boleh Keren dan Modern, tapi Akhlak Rasulullah Harus Jadi Pegangan

Rabu, 9 September 2026 - 03:10 WIB

Gubernur Khofifah Pimpin Misi Dagang Jatim-Kaltara, Transaksi Tembus Rp2,5 Triliun

Selasa, 8 September 2026 - 20:41 WIB

Sebulan Tinggal di Pesantren, Ning Lia Datangi Mahasiswa Baru dan Dengarkan Cerita Mereka

Berita Terbaru

WhatsApp