Pasar Murah di Nganjuk Disambut Antusias Warga, Gubernur Khofifah Soroti Stabilitas Harga Pangan

Belum ada data penulis & editor

- Author

Selasa, 10 Maret 2026 - 19:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ratusan masyarakat memadati Pasar Murah yang digelar di Halaman Selatan GOR Bung Karno Nganjuk. (Foto: Adpim For DigitalJatim)

Ratusan masyarakat memadati Pasar Murah yang digelar di Halaman Selatan GOR Bung Karno Nganjuk. (Foto: Adpim For DigitalJatim)

Nganjuk – Ratusan masyarakat memadati Pasar Murah yang digelar di Halaman Selatan GOR Bung Karno Nganjuk, Senin (9/3/2026) kemarin. Mereka antre untuk mendapatkan berbagai kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau.

Program Pasar Murah merupakan bagian dari upaya berkelanjutan Pemprov Jawa Timur dalam menjaga stabilitas harga pangan sekaligus memperkuat daya beli masyarakat. Hingga awal Maret 2026, kegiatan ini telah memasuki pelaksanaan ke-43 yang digelar di berbagai daerah di Jawa Timur.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengatakan, Pasar Murah menjadi salah satu instrumen strategis pemerintah dalam pengendalian inflasi daerah serta memastikan masyarakat tetap memiliki akses terhadap bahan pangan dengan harga terjangkau.

“Pasar Murah ini terus kami lakukan secara berkelanjutan di berbagai daerah sebagai upaya menjaga stabilitas harga, memastikan ketersediaan bahan pokok tetap aman, sekaligus menjaga daya beli masyarakat agar tetap kuat,” ujar Khofifah dalam keterangan tertulisnya, Selasa (10/3/2026).

Antusiasme masyarakat terlihat dari ramainya warga yang datang untuk membeli berbagai komoditas pangan yang disediakan dengan harga lebih rendah dari harga pasar. Berbagai kebutuhan pokok yang dijual antara lain beras premium seharga Rp14.000 per kilogram dan beras medium Rp11.000 per kilogram.

Selain itu tersedia pula minyak goreng Minyakita Rp13.000 per liter, telur ayam ras Rp22.000 per pack, tepung terigu Rp10.000 per kilogram, serta gula pasir Rp14.000 per kilogram.

Untuk kebutuhan bumbu dapur, masyarakat dapat memperoleh bawang putih seharga Rp6.000 per 250 gram dan bawang merah Rp7.000 per 250 gram. Komoditas hortikultura juga dijual dengan harga terjangkau seperti cabai rawit merah Rp4.000 per 100 gram dan cabai merah besar Rp2.000 per 100 gram.

BACA JUGA  Puguh DPRD Jatim Soroti Banjir Sawojajar 2 Malang, Normalisasi Saluran Dikawal

Tak hanya itu, daging ayam ras juga tersedia dengan harga Rp30.000 per pack sehingga masyarakat dapat memenuhi kebutuhan protein dengan harga yang lebih bersahabat.

Khofifah menjelaskan, konsistensi pelaksanaan Pasar Murah di Kabupaten Nganjuk telah berlangsung sejak tahun-tahun sebelumnya. Sepanjang 2025 lalu, kegiatan serupa telah digelar sebanyak lima kali sebagai bagian dari upaya menjaga stabilitas harga pangan di daerah.

Menurutnya, Pasar Murah menjadi salah satu instrumen penting pemerintah dalam merespons dinamika harga pangan, khususnya komoditas yang kerap menjadi penyumbang inflasi.

Pelaksanaan Pasar Murah ini juga melibatkan berbagai pihak, salah satunya Perum Bulog yang berperan dalam penyediaan sejumlah komoditas strategis.

“Melalui kegiatan ini kami ingin memastikan masyarakat memiliki akses terhadap pangan yang cukup, berkualitas, dan dengan harga yang terjangkau. Ini adalah bagian dari komitmen Pemprov Jawa Timur dalam menjaga stabilitas ekonomi daerah sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” jelas Khofifah.

Khofifah mengatakan, penyediaan bahan pangan dengan harga yang lebih terjangkau tersebut diharapkan mampu membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok sekaligus menjaga stabilitas harga di tingkat konsumen.

Selain menyediakan bahan pokok murah, kegiatan pasar murah juga menjadi ruang untuk menggerakkan ekonomi kerakyatan. Dalam pelaksanaannya, program ini turut melibatkan pelaku usaha kecil dan menengah (UKM) yang memasarkan berbagai produk olahan kepada masyarakat.

“Kami ingin memastikan masyarakat memiliki akses terhadap pangan yang cukup, berkualitas, dan dengan harga yang terjangkau. Ini adalah bagian dari komitmen Pemprov Jawa Timur untuk menjaga stabilitas ekonomi daerah sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ungkapnya.

Gubernur Khofifah berharap kegiatan pasar murah yang digelar secara rutin ini dapat terus dimanfaatkan masyarakat sekaligus memperkuat sinergi berbagai pihak dalam menjaga stabilitas harga dan ketahanan pangan di Jawa Timur.

BACA JUGA  Ali Mufthi Tinjau Pembangunan Bronjong Sungai Ngasinan, 70 Meter Tanggul Diperkuat

“Semoga program ini memberi manfaat nyata bagi masyarakat sekaligus memperkuat upaya bersama dalam menjaga stabilitas ekonomi dan ketahanan pangan daerah,” pungkasnya.

Editor : Yoyok

Follow WhatsApp Channel digitaljatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ali Mufthi Tinjau Pembangunan Bronjong Sungai Ngasinan, 70 Meter Tanggul Diperkuat
Puguh DPRD Jatim Soroti Banjir Sawojajar 2 Malang, Normalisasi Saluran Dikawal
Ning Lia: Gen Z Boleh Keren dan Modern, tapi Akhlak Rasulullah Harus Jadi Pegangan
Gubernur Khofifah Pimpin Misi Dagang Jatim-Kaltara, Transaksi Tembus Rp2,5 Triliun
Sebulan Tinggal di Pesantren, Ning Lia Datangi Mahasiswa Baru dan Dengarkan Cerita Mereka
Hadiri Maulid Nabi Bersama Kader PKK Pasuruan, Arumi Bachsin Tekankan Pentingnya Akhlak dalam Pengabdian Kepada Masyarakat
Kekeringan Pasuruan, Gubernur Khofifah Kirim 45 Tandon dan 500 Jeriken untuk Warga
Gubernur Khofifah Gelar Pasar Murah ke-118 di Blitar, Pastikan Bahan Pokok Terjangkau
Berita ini 26 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 02:59 WIB

Ali Mufthi Tinjau Pembangunan Bronjong Sungai Ngasinan, 70 Meter Tanggul Diperkuat

Rabu, 9 September 2026 - 21:48 WIB

Puguh DPRD Jatim Soroti Banjir Sawojajar 2 Malang, Normalisasi Saluran Dikawal

Rabu, 9 September 2026 - 04:52 WIB

Ning Lia: Gen Z Boleh Keren dan Modern, tapi Akhlak Rasulullah Harus Jadi Pegangan

Rabu, 9 September 2026 - 03:10 WIB

Gubernur Khofifah Pimpin Misi Dagang Jatim-Kaltara, Transaksi Tembus Rp2,5 Triliun

Selasa, 8 September 2026 - 20:41 WIB

Sebulan Tinggal di Pesantren, Ning Lia Datangi Mahasiswa Baru dan Dengarkan Cerita Mereka

Berita Terbaru

WhatsApp