MAKI Jatim Bongkar Dugaan Korupsi ADD dan CSR di 5 Desa Jember, Siap Lapor ke APH

Editor Yoyok

- Author

Minggu, 26 April 2026 - 22:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Editor: Yoyok

Jember – Dugaan praktik korupsi pada pengelolaan anggaran desa kembali mencuat di Kabupaten Jember. Kali ini, sorotan datang dari Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) Jawa Timur yang menemukan sejumlah indikasi penyimpangan dalam tata kelola Alokasi Dana Desa (ADD) dan dana tanggung jawab sosial perusahaan (CSR).

Temuan tersebut berawal dari laporan warga Kasiyan Timur, Kecamatan Puger, atas nama Ustad Muhammad Suja’i. Laporan itu kemudian ditindaklanjuti tim Litbang dan investigasi MAKI Jatim dengan melakukan pengumpulan bahan keterangan (pulbaket) selama lima hari berturut-turut.

Hasilnya, MAKI Jatim mengklaim telah mengantongi data dan bukti yang dinilai cukup kuat untuk menindaklanjuti dugaan korupsi di lima desa. Masing-masing Desa Kasiyan Timur, Grenden, Wonosari, Puger Wetan, dan Lohjejer.

Koordinator Wilayah (Korwil) MAKI Jawa Timur, Heru Satriyo menegaskan pihaknya akan membawa kasus tersebut ke ranah hukum. Menurutnya, dugaan penyimpangan tidak hanya terjadi pada ADD, tetapi juga dalam distribusi dana CSR dari PT Imasco Asiatic kepada pemerintah desa.

“Kami sudah menerima dan memverifikasi data dari warga. Indikasinya kuat dan mengarah pada perilaku koruptif. MAKI Jatim siap mengawal kasus ini sampai tuntas,” tegas Heru saat konsolidasi warga di Sadengan, Kasiyan Timur, Minggu (26/4/2026).

Heru mengungkapkan, pihaknya telah menjalin komunikasi awal dengan aparat penegak hukum, termasuk Ditreskrimsus Polda Jatim dan Kejati Jatim. Koordinasi tersebut terkait rencana pelaporan resmi terhadap lima kepala desa yang diduga terlibat.

Rencananya, penyusunan berkas laporan dimulai Senin (27/4/2026), dan akan dilayangkan ke aparat penegak hukum sehari setelahnya. Proses pelaporan itu akan dipimpin Koordinator Bidang Hukum MAKI Jatim, Achmad Khusairi, bersama tim hukum.

Di sisi lain, ribuan warga yang tergabung dalam Jember Selatan Bersatu juga menyatakan dukungan terhadap langkah MAKI Jatim. Mereka bahkan berencana membawa persoalan tersebut ke tingkat pusat, termasuk mengadu ke DPR RI.

BACA JUGA  Tunggakan Empat TPS 3R ke TPA Griyo Mulyo Jabon Sidoarjo Capai Rp1,13 Miliar

Perwakilan warga dijadwalkan berangkat ke Jakarta untuk menyampaikan aspirasi kepada Komisi XII DPR RI. Selain itu, mereka juga berharap dapat bertemu langsung dengan Presiden guna menyampaikan kondisi yang dialami masyarakat terdampak.

Konsolidasi akbar yang berlangsung pada Minggu (26/4/2026) tersebut menjadi momentum penguatan solidaritas warga. Mereka berharap proses hukum dapat berjalan transparan dan memberikan keadilan bagi masyarakat di wilayah selatan Jember.

Editor : Yoyok

Follow WhatsApp Channel digitaljatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ali Mufthi Tinjau Pembangunan Bronjong Sungai Ngasinan, 70 Meter Tanggul Diperkuat
Puguh DPRD Jatim Soroti Banjir Sawojajar 2 Malang, Normalisasi Saluran Dikawal
Ning Lia: Gen Z Boleh Keren dan Modern, tapi Akhlak Rasulullah Harus Jadi Pegangan
Sebulan Tinggal di Pesantren, Ning Lia Datangi Mahasiswa Baru dan Dengarkan Cerita Mereka
Hadiri Maulid Nabi Bersama Kader PKK Pasuruan, Arumi Bachsin Tekankan Pentingnya Akhlak dalam Pengabdian Kepada Masyarakat
Kekeringan Pasuruan, Gubernur Khofifah Kirim 45 Tandon dan 500 Jeriken untuk Warga
Gubernur Khofifah Salurkan 120 Rit Air Bersih untuk 38.270 Keluarga Terdampak Kekeringan di Blitar
Tunggakan Empat TPS 3R ke TPA Griyo Mulyo Jabon Sidoarjo Capai Rp1,13 Miliar
Berita ini 44 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 02:59 WIB

Ali Mufthi Tinjau Pembangunan Bronjong Sungai Ngasinan, 70 Meter Tanggul Diperkuat

Rabu, 9 September 2026 - 21:48 WIB

Puguh DPRD Jatim Soroti Banjir Sawojajar 2 Malang, Normalisasi Saluran Dikawal

Rabu, 9 September 2026 - 04:52 WIB

Ning Lia: Gen Z Boleh Keren dan Modern, tapi Akhlak Rasulullah Harus Jadi Pegangan

Selasa, 8 September 2026 - 20:41 WIB

Sebulan Tinggal di Pesantren, Ning Lia Datangi Mahasiswa Baru dan Dengarkan Cerita Mereka

Senin, 7 September 2026 - 23:07 WIB

Hadiri Maulid Nabi Bersama Kader PKK Pasuruan, Arumi Bachsin Tekankan Pentingnya Akhlak dalam Pengabdian Kepada Masyarakat

Berita Terbaru

WhatsApp