Lorenzo Anson Poedijono Tunjukkan Kepedulian Nyata bagi Masa Depan Anak Indonesia

Penulis Bagas
Editor Syaiful Hidayat

- Author

Minggu, 1 Maret 2026 - 17:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Perwakilan Food Hope Indonesia, Lorenzo Anson Poedijono digelar di Yayasan Panti Asuhan Amanah Insan. (Foto: Bagas/DigitalJatim)

Perwakilan Food Hope Indonesia, Lorenzo Anson Poedijono digelar di Yayasan Panti Asuhan Amanah Insan. (Foto: Bagas/DigitalJatim)

Penulis: BagasEditor: Syaiful Hidayat

Surabaya – Ramadan kerap dimaknai sebagai bulan penguatan spiritual. Namun di tangan generasi muda yang peduli, bulan suci juga menjadi ruang pemberdayaan sosial yang konkret. Di Kecamatan Tandes, Surabaya, semangat itu diwujudkan melalui kegiatan bertajuk Satu Hari Berbagi, Sejuta Harapan.

Kegiatan yang digagas perwakilan Food Hope Indonesia, Lorenzo Anson Poedijono digelar di Yayasan Panti Asuhan Amanah Insan, Sabtu (28/2/2026) menjelang waktu berbuka puasa. Tak sekadar membagikan santapan berbuka, kegiatan ini juga menghadirkan edukasi gizi bagi anak-anak panti.

Langkah tersebut dinilai relevan di tengah tantangan kesehatan anak Indonesia yang masih menghadapi persoalan pola konsumsi tidak seimbang. Lorenzo menegaskan, berbagi makanan tanpa diiringi edukasi hanya memberi dampak sementara. Karena itu, ia memadukan kebersamaan berbuka dengan pembelajaran praktis tentang nutrisi.

“Hari ini kita ingin berbagi makanan untuk berbuka bersama, bermain bersama, dan bahagia bersama. Tapi yang terpenting, anak-anak memahami mengapa tubuh mereka membutuhkan sayur, buah, protein, karbohidrat, vitamin, dan air agar bisa tumbuh kuat dan sehat,” ujar Lorenzo.

Dalam sesi edukasi yang berlangsung interaktif, Lorenzo menjelaskan fungsi protein untuk pertumbuhan otot dan jaringan tubuh, karbohidrat sebagai sumber energi, vitamin untuk menjaga daya tahan tubuh, serta pentingnya serat dari sayur dan buah bagi metabolisme.

Ia menekankan, kebiasaan makan sehat sejak usia dini berpengaruh langsung terhadap produktivitas dan kualitas hidup di masa depan.

Pemilihan Panti Asuhan Amanah Insan disebut bukan hanya pertimbangan geografis, tetapi juga bentuk kepedulian terhadap kebutuhan gizi anak-anak yang masih memerlukan perhatian. Lorenzo mengaku sempat berdialog dengan sejumlah anak yang menyampaikan keinginan sederhana: menjadi kuat dan sehat.

BACA JUGA  Ali Mufthi Tinjau Pembangunan Bronjong Sungai Ngasinan, 70 Meter Tanggul Diperkuat

“Mereka punya cita-cita besar. Untuk meraihnya, tubuh yang sehat adalah fondasi utama,” tuturnya.

Ketua Yayasan, Lilik Harini Iswati, menyambut baik kegiatan tersebut. Ia mengungkapkan selama ini anak-anak cenderung mengonsumsi makanan seadanya, bahkan kerap berlebihan pada asupan karbohidrat seperti nasi dan mi instan tanpa memahami keseimbangan nutrisi.

“Edukasi seperti ini sangat penting. Penjelasan langsung dengan bahasa sederhana membuat anak-anak lebih mudah memahami mengapa sayur, telur, dan makanan bergizi itu penting,” katanya.

Menurut Lilik, pendekatan komunikatif yang dilakukan Lorenzo lebih efektif karena anak-anak tidak hanya mendengar, tetapi juga berdialog dan memahami secara praktis.

Menjelang Maghrib, suasana kebersamaan semakin terasa. Anak-anak duduk melingkar menanti waktu berbuka dengan wajah ceria. Doa dipanjatkan khidmat, menyatukan rasa syukur dan harapan.

Kegiatan ini menjadi pengingat bahwa Ramadan bukan hanya tentang menahan diri, tetapi juga menebar manfaat. Aksi sosial yang memadukan empati dan edukasi dinilai mampu menumbuhkan kesadaran gizi sejak dini.

Penulis : Bagas

Editor : Syaiful Hidayat

Follow WhatsApp Channel digitaljatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ali Mufthi Tinjau Pembangunan Bronjong Sungai Ngasinan, 70 Meter Tanggul Diperkuat
Puguh DPRD Jatim Soroti Banjir Sawojajar 2 Malang, Normalisasi Saluran Dikawal
Ning Lia: Gen Z Boleh Keren dan Modern, tapi Akhlak Rasulullah Harus Jadi Pegangan
Sebulan Tinggal di Pesantren, Ning Lia Datangi Mahasiswa Baru dan Dengarkan Cerita Mereka
Hadiri Maulid Nabi Bersama Kader PKK Pasuruan, Arumi Bachsin Tekankan Pentingnya Akhlak dalam Pengabdian Kepada Masyarakat
Kekeringan Pasuruan, Gubernur Khofifah Kirim 45 Tandon dan 500 Jeriken untuk Warga
Gubernur Khofifah Salurkan 120 Rit Air Bersih untuk 38.270 Keluarga Terdampak Kekeringan di Blitar
Tunggakan Empat TPS 3R ke TPA Griyo Mulyo Jabon Sidoarjo Capai Rp1,13 Miliar
Berita ini 22 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 02:59 WIB

Ali Mufthi Tinjau Pembangunan Bronjong Sungai Ngasinan, 70 Meter Tanggul Diperkuat

Rabu, 9 September 2026 - 21:48 WIB

Puguh DPRD Jatim Soroti Banjir Sawojajar 2 Malang, Normalisasi Saluran Dikawal

Rabu, 9 September 2026 - 04:52 WIB

Ning Lia: Gen Z Boleh Keren dan Modern, tapi Akhlak Rasulullah Harus Jadi Pegangan

Selasa, 8 September 2026 - 20:41 WIB

Sebulan Tinggal di Pesantren, Ning Lia Datangi Mahasiswa Baru dan Dengarkan Cerita Mereka

Senin, 7 September 2026 - 23:07 WIB

Hadiri Maulid Nabi Bersama Kader PKK Pasuruan, Arumi Bachsin Tekankan Pentingnya Akhlak dalam Pengabdian Kepada Masyarakat

Berita Terbaru

WhatsApp