Surabaya – Ribuan jemaah menghadiri kegiatan Jawa Timur Bersholawat bersama Habib Syekh bin Abdul Qodir Assegaf pada Rabu (7/10/2026). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Timur.
Sekretaris Fraksi PKS DPRD Jawa Timur, Puguh Wiji Pamungkas, yang hadir mewakili Fraksi PKS DPRD Jatim, mengapresiasi penyelenggaraan kegiatan tersebut. Menurutnya, Jawa Timur Bersholawat bukan sekadar seremoni, melainkan momentum untuk memanjatkan doa demi kebaikan dan keberkahan Jawa Timur.
“Dengan bersholawat, kita mengetuk pintu langit dan membuka jalan kebaikan atas seluruh ikhtiar yang dilakukan Pemerintah Provinsi Jawa Timur, termasuk DPRD Jawa Timur dalam mengawal pembangunan dan menghadirkan ketenteraman, keamanan, serta kesejahteraan bagi seluruh masyarakat Jawa Timur,” ujar Puguh dalam keterangannya, Jumat (9/10/2026).
Kegiatan tersebut turut dihadiri Gubernur Jawa Timur, jajaran pimpinan dan anggota DPRD Jatim, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Jawa Timur, serta ribuan jemaah. Suasana religius dan kebersamaan mewarnai pelaksanaan acara yang mendapat antusiasme masyarakat tersebut.
Puguh menilai, kegiatan bersholawat memiliki makna penting bagi masyarakat Jawa Timur. Menurutnya, spiritualitas dan religiusitas merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan masyarakat sekaligus dapat menjadi landasan moral dalam menjalankan pemerintahan dan pembangunan.
“Bagi kami, spiritualitas dan religiusitas merupakan bagian fundamental yang tidak bisa dipisahkan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara di Jawa Timur,” tegasnya.
Dia berharap Jawa Timur Bersholawat dapat menjadi energi positif bagi seluruh penyelenggara pemerintahan dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya. Selain itu, kegiatan tersebut diharapkan memperkuat ikhtiar bersama untuk menghadirkan pembangunan yang memberikan manfaat bagi masyarakat.
Puguh juga beraharap agenda serupa dapat terus digelar untuk menciptakan suasana yang sejuk dan meneduhkan di tengah masyarakat. Menurutnya, kebersamaan antara pemerintah, DPRD, Forkopimda, dan masyarakat menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga kondusivitas Jawa Timur.
“Semoga menjadi bagian dari agenda yang semakin menyejukkan dan meneduhkan jalannya pemerintahan di Provinsi Jawa Timur, menghadirkan kemaslahatan, kebaikan, dan keberkahan bagi semuanya,” pungkasnya.
Penulis : Syaiful Hidayat
Editor : Syaiful Hidayat