KPK Terbitkan SE Pencegahan Korupsi SPMB, Riawan Syamsir: Saatnya Pendidikan Bersih dari Pungli

- Publisher

Senin, 8 Juni 2026 - 19:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Bidang Pendidikan, Kebudayaan, dan Olahraga DPD GRIB JAYA Jawa Timur, Riawan Syamsir. (Foto: Istimewa)

Ketua Bidang Pendidikan, Kebudayaan, dan Olahraga DPD GRIB JAYA Jawa Timur, Riawan Syamsir. (Foto: Istimewa)

Surabaya – Pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026 menjadi perhatian berbagai pihak, termasuk Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang menerbitkan Surat Edaran Nomor 7 Tahun 2026 tentang pencegahan korupsi dalam proses penerimaan peserta didik baru.

Menanggapi hal tersebut, Ketua Bidang Pendidikan, Kebudayaan, dan Olahraga DPD GRIB Jaya Jawa Timur, Riawan Syamsir menyatakan dukungannya terhadap langkah KPK yang mendorong pemerintah daerah dan satuan pendidikan menjaga transparansi serta mencegah praktik pungutan liar (pungli), korupsi, maupun gratifikasi selama pelaksanaan SPMB.

“Saya sangat setuju dengan langkah KPK yang mendorong pemerintah daerah dan satuan pendidikan memastikan proses penerimaan murid baru berjalan transparan serta bebas dari praktik korupsi, gratifikasi, maupun pungli,” kata Riawan kepada Digitaljatim.com, Senin (8/6/2026).

Pria yang akrab disapa Rey itu berharap Dinas Pendidikan (Dindik) Jawa Timur dapat menerapkan aturan tersebut secara tegas. Menurutnya, tindakan tegas perlu dilakukan apabila ditemukan pelanggaran dalam pelaksanaan SPMB di sekolah negeri Jawa Timur.

“Kami berharap Kadindik Jatim dapat bertindak tegas apabila ditemukan praktik pungli, korupsi, maupun gratifikasi di lingkungan sekolah negeri Jawa Timur,” ujarnya.

Rey menegaskan, GRIB Jaya Jatim siap ikut memantau dan mengawasi pelaksanaan SPMB 2026 agar berjalan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Selain itu, pihaknya juga membuka diri untuk menerima laporan masyarakat apabila menemukan dugaan pelanggaran selama proses penerimaan peserta didik baru.

“Kami siap menerima pengaduan dari masyarakat terkait pelaksanaan SPMB. Jika masih ditemukan penyimpangan di lapangan, kami tidak segan memberikan teguran maupun peringatan,” tegasnya.

Ia optimistis Kepala Dinas Pendidikan Jawa Timur mampu menjaga integritas pelaksanaan SPMB. Terlebih, sistem pendaftaran yang kini berbasis daring dinilai dapat meminimalkan peluang terjadinya pungli.

BACA JUGA  Wagub Emil Ungkap Penyebab Harga Telur Anjlok, Bukan Semata Ulah Middleman

“Kami sangat serius mendukung upaya pemberantasan oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab, terutama di dunia pendidikan,” imbuh Rey.

Rey berharap pelaksanaan SPMB 2026 dapat berlangsung lancar, tertib, dan bebas dari berbagai bentuk kecurangan.

“Harapan kami, SPMB tahun ini berjalan mulus tanpa praktik kecurangan maupun pungli. Mari seluruh pihak, baik sekolah maupun orang tua calon siswa, bersama-sama mengawasi jalannya SPMB 2026,” pungkasnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Penulis : Syaiful Hidayat

Editor : Yoyok

Sumber Berita: digitaljatim.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel digitaljatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Seminar Nasional IPM Jatim, Lia Istifhama Ajak Pelajar Putus Mata Rantai Kekerasan
DPD RI Lia Istifhama Beberkan Cara Membangun Generasi Tangguh dan Bebas Kekerasan
Gubernur Khofifah Ajak Alumni UNAIR di Riau Perkuat Kolaborasi demi Kemajuan Daerah
Ini 4 Prinsip Keseimbangan Ala Lia Istifhama agar Pelajar Tak Hanya Unggul Akademik
Puguh DPRD Jatim Dukung Putusan MK soal Sekolah Gratis, Guru Juga Harus Sejahtera
Gubernur Khofifah Sambut 120 Murid ADEM Repatriasi 2026, Tegaskan Komitmen Pendidikan Berkualitas di Jatim
KKN UWKS Hadirkan Program Lingkungan, UMKM dan Literasi Digital untuk Warga Desa Pengalangan
Puguh DPRD Jatim Dorong Gaji Guru Rp5 Juta, Minta Pemerintah Pakai Acuan UMP-UMK

Berita Terkait

Rabu, 8 Juli 2026 - 23:26 WIB

Seminar Nasional IPM Jatim, Lia Istifhama Ajak Pelajar Putus Mata Rantai Kekerasan

Rabu, 8 Juli 2026 - 23:12 WIB

DPD RI Lia Istifhama Beberkan Cara Membangun Generasi Tangguh dan Bebas Kekerasan

Rabu, 8 Juli 2026 - 21:47 WIB

Gubernur Khofifah Ajak Alumni UNAIR di Riau Perkuat Kolaborasi demi Kemajuan Daerah

Selasa, 7 Juli 2026 - 20:56 WIB

Ini 4 Prinsip Keseimbangan Ala Lia Istifhama agar Pelajar Tak Hanya Unggul Akademik

Sabtu, 4 Juli 2026 - 23:09 WIB

Puguh DPRD Jatim Dukung Putusan MK soal Sekolah Gratis, Guru Juga Harus Sejahtera

Berita Terbaru