Ketua Fraksi Golkar DPRD Jatim Pranaya Yudha Pertanyakan Suntikan Rp300 M ke Jamkrida

Penulis Syaiful Hidayat
Editor Syaiful Hidayat

- Author

Senin, 23 Februari 2026 - 20:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD Jawa Timur Pranaya Yudha Mahardika. (Foto: Syaiful/Digitaljatim)

Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD Jawa Timur Pranaya Yudha Mahardika. (Foto: Syaiful/Digitaljatim)

Penulis: Syaiful HidayatEditor: Syaiful Hidayat

Surabaya – Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD Jawa Timur Pranaya Yudha Mahardika memberikan sejumlah catatan terkait kinerja dan kapasitas PT Jamkrida Jawa Timur. Ia juga menyoroti rasio penjaminan (gearing ratio) perusahaan yang disebut sudah mencapai 35 kali dari kapasitasnya.

Menurutnya, batas maksimal gearing ratio berada di angka 45 kali. Dengan tersisa ruang sekitar 75 persen, kapasitas tersebut dinilai masih memungkinkan untuk diperkuat melalui penambahan penyertaan modal dari pemerintah daerah.

“Jadi, kapasitasnya memang sudah mendekati batas. Mau tidak mau perlu ada penambahan penyertaan modal. Tapi, mengapa usulannya langsung angka Rp300 miliar? Nah ini yang masih kita dalami,” ujarnya saat ditemui awak media di Gedung DPRD Jawa Timur, Senin (23/2/2026).

Fraksi Partai Golkar, kata Pranaya, mempertanyakan dasar perhitungan angka Rp300 miliar yang diajukan kepada Pemprov Jatim. Selain itu, Fraksi juga ingin mengetahui proyeksi keuntungan yang akan dikembalikan dalam bentuk dividen ke Pemprov Jatim.

“Yang kedua, kalau kita menambahkan penyertaan modal sebesar Rp300 miliar, kira-kira berapa hasil yang akan dikembalikan berupa dividen ke Pemprov Jatim. Itu yang menjadi concern kami,” tegas Pranaya.

Pranaya menegaskan, Fraksi Golkar pada prinsipnya tidak menolak penambahan penyertaan modal, sepanjang ada dasar perhitungan yang jelas dan proyeksi dividen yang signifikan bagi Pemprov sendiri.

“Selama dividennya memang naik dan signifikan, serta ada reasoning yang baik terkait angka Rp 300 miliar itu tentu kita bisa setuju,” pungkasnya.

BACA JUGA  Belajar dari Kasus Tanah Fasum Sidoarjo, Sriatun DPRD Jatim Tekankan Digitalisasi Aset Desa

Penulis : Syaiful Hidayat

Editor : Syaiful Hidayat

Follow WhatsApp Channel digitaljatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Raperda Tibumtranmas Linmas Dibahas, Rizza DPRD Sidoarjo Soroti Bullying hingga Gangster Pelajar
Refleksi Dua Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran, Bangun DPRD Sidoarjo Soroti Daya Beli hingga Lapangan Kerja
Belajar dari Kasus Tanah Fasum Sidoarjo, Sriatun DPRD Jatim Tekankan Digitalisasi Aset Desa
Ning Lia Apresiasi Transformasi Digital Pengadilan Tinggi Surabaya, Layak Jadi Percontohan Nasional
Gerakan Indonesia ASRI, PC TIDAR Sidoarjo Ajak Anak Muda Peduli Lingkungan Hidup
Dukung Gerakan Indonesia ASRI, DPC Partai Gerindra Sidoarjo Hijaukan Hutan Kota dan Bersihkan Sungai
Hadiri Paripurna Istimewa Hari Jadi ke-81 Jatim, Senator Lia Sebut Jatim Bangunan Politik Humanis
Hari Jadi ke-81 Jatim, Puguh DPRD Jatim Tekankan Pertumbuhan Ekonomi Harus Sejahterakan Rakyat
Berita ini 42 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:23 WIB

Raperda Tibumtranmas Linmas Dibahas, Rizza DPRD Sidoarjo Soroti Bullying hingga Gangster Pelajar

Kamis, 22 Oktober 2026 - 02:39 WIB

Refleksi Dua Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran, Bangun DPRD Sidoarjo Soroti Daya Beli hingga Lapangan Kerja

Senin, 19 Oktober 2026 - 17:17 WIB

Belajar dari Kasus Tanah Fasum Sidoarjo, Sriatun DPRD Jatim Tekankan Digitalisasi Aset Desa

Minggu, 18 Oktober 2026 - 04:10 WIB

Ning Lia Apresiasi Transformasi Digital Pengadilan Tinggi Surabaya, Layak Jadi Percontohan Nasional

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 12:25 WIB

Gerakan Indonesia ASRI, PC TIDAR Sidoarjo Ajak Anak Muda Peduli Lingkungan Hidup

Berita Terbaru

WhatsApp