Jelang Muktamar ke-35 NU di Jombang, Gus Syauqi Dorong Digitalisasi dan Penguatan Ekonomi Pesantren

Penulis Syaiful Hidayat
Editor Syaiful

- Author

Rabu, 26 Agustus 2026 - 03:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Sekretaris Tanfidziyah PCNU Kota Surabaya sekaligus Kepala Ponpes Nurul Huda Ahmad Syauqi. (Dok. Pribadi)

Wakil Sekretaris Tanfidziyah PCNU Kota Surabaya sekaligus Kepala Ponpes Nurul Huda Ahmad Syauqi. (Dok. Pribadi)

Surabaya – Jelang Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) yang akan digelar di Tambakberas, Jombang, sejumlah isu strategis dinilai perlu menjadi perhatian. Muktamar kali ini juga disebut memiliki makna historis bagi perjalanan organisasi NU.

Wakil Sekretaris Tanfidziyah PCNU Kota Surabaya Ahmad Syauqi mengatakan Muktamar ke-35 NU tidak sekadar menjadi momentum pergantian kepemimpinan dan konsolidasi organisasi. Menurutnya, pelaksanaan muktamar di Jombang memiliki nilai sejarah karena daerah tersebut menjadi salah satu basis lahirnya NU.

“Ini bukan hanya pergantian kepemimpinan dan konsolidasi baru. Ini merupakan momentum historis, mengingat para muassis NU berasal dari Jombang, khususnya Tambakberas. Salah satunya KH Wahab Hasbullah,” ujar pria yang akrab disapa Gus Syauqi saat dihubungi Pemimpin Redaksi DigitalJatim.com, Rabu (26/8/2026).

Kepala Ponpes Nurul Huda itu menyebut ada sejumlah isu strategis yang perlu dibahas dalam Muktamar ke-35 NU. Di antaranya penguatan dan modernisasi pendidikan pesantren, digitalisasi, tata kelola organisasi yang lebih akuntabel, serta penguatan kemandirian ekonomi pesantren.

“Isu yang perlu mendapat perhatian dalam Muktamar adalah modernisasi pendidikan pesantren, digitalisasi, tata kelola yang lebih akuntabel, dan kemandirian ekonomi pesantren,” jelas Gus Syauqi.

Gus Syauqi juga berpesan kepada para muktamirin dan seluruh warga Nahdliyin agar menjadikan Muktamar ke-35 ini sebagai momentum untuk memperkuat khidmat kepada jam’iyah NU sekaligus menjaga ukhuwah Nahdliyah.

“Jelang Muktamar ke-35 NU, kami berpesan kepada seluruh muktamirin maupun warga Nahdliyin secara umum untuk bersama-sama meningkatkan khidmat kepada jam’iyah Nahdlatul Ulama dan semangat ukhuwah Nahdliyah,” tuturnya.

Menurut Gus Syauqi, Muktamar ke-35 memiliki makna khusus karena menjadi salah satu momentum penting bagi NU dalam memasuki abad kedua perjalanan sejarahnya.

BACA JUGA  Senator Lia Istifhama Jadi Pembina Solidaritas KING, Dorong Potensi Lokal Nganjuk Makin Dikenal

“Ini Muktamar pertama NU di abad kedua dalam kalender Masehi. Reborn. Bagaimana kita kembali mengingat perjuangan para muassis ketika mendirikan Nahdlatul Ulama,” katanya.

Karena itu, Gus Syauqi berharap seluruh keputusan yang dihasilkan dalam Muktamar ke-35 NU dapat memberikan keberkahan dan kemaslahatan bagi umat, bangsa, dan negara.

“Yang kedua, mari kita jadikan semua keputusan nantinya dari Muktamar ini barokah lan maslahat, insyaallah untuk umat, bangsa, dan negara,” pungkasnya.

Penulis : Syaiful Hidayat

Editor : Syaiful

Follow WhatsApp Channel digitaljatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Gubernur Khofifah Pimpin Upacara Hari Santri Nasional 2026 di Ponpes Tremas Pacitan
600 Personel Gabungan Tertibkan 67 Bangunan Liar di Frontage Road Sidoarjo
Senator Lia Istifhama Soroti Keadilan Pembagian Dana Cukai untuk Madura
Ning Lia Ajak Generasi Muda Jadikan Hari Santri Nasional sebagai Momentum Kebangkitan Peradaban
Gubernur Khofifah Salurkan Bantuan Air Bersih untuk 196 KK Terdampak Kekeringan di Ngawi
Gubernur Khofifah Tinjau Karhutla Tahura R Soerjo di Pasuruan, Prioritaskan Keselamatan Petugas dan Relawan
Zahlul DPRD Sidoarjo Soroti Kedisiplinan 1.500 Pengendara dalam Motoran Santun
Senator Lia Istifhama Jadi Pembina Solidaritas KING, Dorong Potensi Lokal Nganjuk Makin Dikenal
Berita ini 42 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 03:40 WIB

Gubernur Khofifah Pimpin Upacara Hari Santri Nasional 2026 di Ponpes Tremas Pacitan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 10:28 WIB

Senator Lia Istifhama Soroti Keadilan Pembagian Dana Cukai untuk Madura

Kamis, 22 Oktober 2026 - 10:07 WIB

Ning Lia Ajak Generasi Muda Jadikan Hari Santri Nasional sebagai Momentum Kebangkitan Peradaban

Kamis, 22 Oktober 2026 - 00:47 WIB

Gubernur Khofifah Salurkan Bantuan Air Bersih untuk 196 KK Terdampak Kekeringan di Ngawi

Rabu, 21 Oktober 2026 - 23:38 WIB

Gubernur Khofifah Tinjau Karhutla Tahura R Soerjo di Pasuruan, Prioritaskan Keselamatan Petugas dan Relawan

Berita Terbaru

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meninjau pelaksanaan khitanan massal dan cek kesehatan gratis (CKG) di Pendopo Kabupaten Pacitan. (Dok. Humas Pemprov)

Pemerintahan dan Kebijakan

Sambut HSN 2026, Khofifah Pastikan Layanan Kesehatan Gratis Menyentuh Warga Pacitan

Jumat, 23 Okt 2026 - 03:31 WIB

Pansus IV DPRD Sidoarjo Bahas Raperda Tibumtranmas, Koordinasi Antar-OPD Jadi Sorotan. (Dok. Syaiful)

Pemerintahan dan Kebijakan

Pansus IV DPRD Sidoarjo Bahas Raperda Tibumtranmas, Koordinasi Antar-OPD Jadi Sorotan

Kamis, 22 Okt 2026 - 23:53 WIB

WhatsApp