Jatim Miliki 6.868 BUM Desa, DPMD Tekankan Transparansi dan Akuntabilitas

Penulis Syaiful Hidayat

- Author

Rabu, 25 Februari 2026 - 16:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penulis: Syaiful Hidayat

Surabaya – Pengelolaan Badan Usaha Milik Desa (BUM Desa) tak bisa lagi dijalankan secara asal. Profesionalisme, transparansi, dan akuntabilitas menjadi kunci agar lembaga ekonomi desa benar-benar menjadi motor penggerak kesejahteraan masyarakat di Jawa Timur.

Hal itu mengemuka dalam Diskusi Tematik BUM Desa dan BUM Desa Bersama 2026 yang digelar Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Provinsi Jawa Timur. Kegiatan ini diikuti sekitar 1.500 direktur dan pengelola BUM Desa se-Jatim secara daring.

Kepala DPMD Jatim Budi Sarwoto menegaskan pentingnya penguatan aspek perpajakan dan tata kelola keuangan sebagai fondasi untuk meraih opini audit Wajar Tanpa Pengecualian (WTP).

“Mari kita manfaatkan forum ini sebagai wadah berdiskusi. Partisipasi aktif, masukan, serta kritik yang membangun sangat diperlukan,” ujar Budi dikutip dari laman Diskominfo Jatim, Rabu (25/2/2026).

Diskusi bertema perpajakan badan hukum BUM Desa ini menghadirkan tiga narasumber, yakni Try Rahmat Saleh dari KPP Pratama Wonocolo Surabaya, Kokok Erkoyo selaku Direktur BUM Desa Kujati Perdana Pasuruan, serta Isa Ansori, Direktur BUM Desa Bersama Wajak Jaya Abadi LKD Malang.

Pembahasan difokuskan pada tata cara penghitungan pajak badan usaha serta strategi meraih opini audit WTP.

Budi menjelaskan, sesuai Peraturan Pemerintah Nomor 11 Tahun 2021, BUM Desa berkedudukan sebagai badan hukum sehingga wajib memenuhi ketentuan perpajakan badan.

“Pajak berperan penting dalam pembangunan karena menjadi sumber pendapatan negara,” tegasnya.

Dalam kesempatan itu, ia juga memaparkan capaian pembangunan desa di Jawa Timur. Pertumbuhan ekonomi pada triwulan III 2025 tercatat sebesar 5,22% secara year on year (yoy). Angka kemiskinan turun 71,59 ribu jiwa per September 2025.

Jawa Timur juga menjadi provinsi dengan jumlah desa mandiri tertinggi secara nasional, yakni 4.716 desa atau 23% dari total desa mandiri di Indonesia.

BACA JUGA  600 Personel Gabungan Tertibkan 67 Bangunan Liar di Frontage Road Sidoarjo

Per 31 Desember 2025, tercatat 6.868 BUM Desa dengan 11.718 unit usaha. Sebanyak 232 BUM Desa berklasifikasi maju, 650 berkembang, dan 1.459 pemula. Selain itu, 6.208 BUM Desa telah berbadan hukum, sementara 1.444 lainnya masih dalam proses.

Dengan pengelolaan yang profesional, transparan, dan akuntabel, BUM Desa di Jawa Timur diharapkan tak hanya unggul dalam tata kelola keuangan, tetapi juga mampu memberi kontribusi nyata bagi kesejahteraan masyarakat desa.

Penulis : Syaiful Hidayat

Follow WhatsApp Channel digitaljatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Gubernur Khofifah Pimpin Upacara Hari Santri Nasional 2026 di Ponpes Tremas Pacitan
600 Personel Gabungan Tertibkan 67 Bangunan Liar di Frontage Road Sidoarjo
Senator Lia Istifhama Soroti Keadilan Pembagian Dana Cukai untuk Madura
Ning Lia Ajak Generasi Muda Jadikan Hari Santri Nasional sebagai Momentum Kebangkitan Peradaban
Gubernur Khofifah Salurkan Bantuan Air Bersih untuk 196 KK Terdampak Kekeringan di Ngawi
Gubernur Khofifah Tinjau Karhutla Tahura R Soerjo di Pasuruan, Prioritaskan Keselamatan Petugas dan Relawan
Zahlul DPRD Sidoarjo Soroti Kedisiplinan 1.500 Pengendara dalam Motoran Santun
Senator Lia Istifhama Jadi Pembina Solidaritas KING, Dorong Potensi Lokal Nganjuk Makin Dikenal
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 03:40 WIB

Gubernur Khofifah Pimpin Upacara Hari Santri Nasional 2026 di Ponpes Tremas Pacitan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 10:28 WIB

Senator Lia Istifhama Soroti Keadilan Pembagian Dana Cukai untuk Madura

Kamis, 22 Oktober 2026 - 10:07 WIB

Ning Lia Ajak Generasi Muda Jadikan Hari Santri Nasional sebagai Momentum Kebangkitan Peradaban

Kamis, 22 Oktober 2026 - 00:47 WIB

Gubernur Khofifah Salurkan Bantuan Air Bersih untuk 196 KK Terdampak Kekeringan di Ngawi

Rabu, 21 Oktober 2026 - 23:38 WIB

Gubernur Khofifah Tinjau Karhutla Tahura R Soerjo di Pasuruan, Prioritaskan Keselamatan Petugas dan Relawan

Berita Terbaru

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meninjau pelaksanaan khitanan massal dan cek kesehatan gratis (CKG) di Pendopo Kabupaten Pacitan. (Dok. Humas Pemprov)

Pemerintahan dan Kebijakan

Sambut HSN 2026, Khofifah Pastikan Layanan Kesehatan Gratis Menyentuh Warga Pacitan

Jumat, 23 Okt 2026 - 03:31 WIB

Pansus IV DPRD Sidoarjo Bahas Raperda Tibumtranmas, Koordinasi Antar-OPD Jadi Sorotan. (Dok. Syaiful)

Pemerintahan dan Kebijakan

Pansus IV DPRD Sidoarjo Bahas Raperda Tibumtranmas, Koordinasi Antar-OPD Jadi Sorotan

Kamis, 22 Okt 2026 - 23:53 WIB

WhatsApp