Jadi Relawan Fogging, Ning Lia Pastikan Jombang Siap Sambut Muktamar NU ke-35

Penulis Syaiful Hidayat
Editor Syaiful

- Author

Senin, 24 Agustus 2026 - 18:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota DPD RI Lia Istifhama turun langsung dalam kegiatan fogging di sejumlah pondok pesantren kawasan Tambakberas, Kabupaten Jombang. (Dok. Istimewa)

Anggota DPD RI Lia Istifhama turun langsung dalam kegiatan fogging di sejumlah pondok pesantren kawasan Tambakberas, Kabupaten Jombang. (Dok. Istimewa)

Jombang — Anggota DPD RI asal Jawa Timur Dr. Lia Istifhama turun langsung dalam kegiatan fogging di sejumlah pondok pesantren kawasan Tambakberas, Kabupaten Jombang, Senin (24/8/2026).

Kegiatan tersebut dilakukan bersama IPNU dan IPPNU Kabupaten Jombang serta Dinas Kesehatan Kabupaten Jombang. Fogging dilakukan sebagai langkah preventif untuk mengantisipasi penyebaran demam berdarah dengue (DBD).

Selain pencegahan DBD, kegiatan itu sekaligus menjadi bagian dari persiapan Jombang menyambut Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU).

Senator Lia Istifhama yang akrab disapa Ning Lia mengatakan, kesiapan sebagai tuan rumah tidak hanya menyangkut kelancaran penyelenggaraan muktamar. Faktor kesehatan dan kenyamanan peserta juga harus menjadi perhatian.

Terlebih, sejumlah pondok pesantren nantinya akan menjadi lokasi menginap para peserta muktamar.

“Kita melakukan fogging bersama beberapa elemen. Ini merupakan upaya preventif agar tidak terjadi kasus DBD, sekaligus menunjukkan bahwa Jawa Timur, khususnya Jombang, siap menjadi tuan rumah Muktamar ke-35 NU,” ujar Ning Lia.

Pada tahap awal, fogging dilakukan di dua titik. Selanjutnya, terdapat lima titik yang direncanakan menjadi sasaran fogging sebagai bagian dari persiapan menghadapi Muktamar ke-35 NU.

Senator Lia juga mengapresiasi dukungan Dinas Kesehatan Kabupaten Jombang yang ikut turun dalam kegiatan tersebut.

“Terima kasih kepada Dinas Kesehatan Kabupaten Jombang yang telah menerima dan mendukung kami untuk bersama-sama turun dalam kegiatan fogging ini,” katanya.

Ning Lia tak hanya datang melihat kegiatan. Ia ikut menjadi relawan dengan mengangkat dan mengoperasikan alat fogging secara langsung.

Pengalaman tersebut membuatnya memahami beratnya tugas petugas fogging di lapangan. Menurut dia, alat yang digunakan memiliki berat sekitar 14 kilogram. Petugas juga harus bekerja di tengah suara mesin yang keras dan kepulan asap.

BACA JUGA  Gubernur Khofifah Salurkan 120 Rit Air Bersih untuk 38.270 Keluarga Terdampak Kekeringan di Blitar

“Selama ini kita hanya melihat petugas melakukan fogging. Setelah ikut langsung, saya merasakan bahwa pekerjaan mereka luar biasa. Membawa alat sekitar 14 kilogram, dengan suara yang sangat keras dan asap di mana-mana. Mereka bekerja dengan penuh keberanian dan keikhlasan,” ungkapnya.

Ning Lia pun memberikan apresiasi kepada para petugas fogging yang dinilai bekerja dengan semangat pengabdian.

“Luar biasa sekali para petugas fogging. Mereka bekerja lillahi ta’ala. Terima kasih kepada seluruh petugas dan Dinas Kesehatan Jombang,” ucapnya.

Selain fogging, Senator Lia menyempatkan diri melihat sejumlah karya seni para pelukis Jombang. Beberapa lukisan tersebut direncanakan masuk dalam mekanisme lelang atau open bidding.

Menurutnya, karya-karya tersebut bukan sekadar memiliki nilai seni. Lukisan itu juga merekam sejarah perjuangan ulama dan tokoh bangsa.

Senator Lia Istifhama menilai peran para ulama dan pendiri NU menjadi bagian penting dalam perjalanan perjuangan bangsa Indonesia menuju kemerdekaan.

Rangkaian kegiatan tersebut menjadi bagian dari persiapan Jombang menyambut Muktamar ke-35 NU. Persiapan dilakukan dengan memperhatikan berbagai aspek, mulai kesehatan, lingkungan, hingga kesiapan masyarakat.

Penulis : Syaiful Hidayat

Editor : Syaiful

Follow WhatsApp Channel digitaljatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ali Mufthi Tinjau Pembangunan Bronjong Sungai Ngasinan, 70 Meter Tanggul Diperkuat
Puguh DPRD Jatim Soroti Banjir Sawojajar 2 Malang, Normalisasi Saluran Dikawal
Ning Lia: Gen Z Boleh Keren dan Modern, tapi Akhlak Rasulullah Harus Jadi Pegangan
Sebulan Tinggal di Pesantren, Ning Lia Datangi Mahasiswa Baru dan Dengarkan Cerita Mereka
Hadiri Maulid Nabi Bersama Kader PKK Pasuruan, Arumi Bachsin Tekankan Pentingnya Akhlak dalam Pengabdian Kepada Masyarakat
Kekeringan Pasuruan, Gubernur Khofifah Kirim 45 Tandon dan 500 Jeriken untuk Warga
Gubernur Khofifah Salurkan 120 Rit Air Bersih untuk 38.270 Keluarga Terdampak Kekeringan di Blitar
Tunggakan Empat TPS 3R ke TPA Griyo Mulyo Jabon Sidoarjo Capai Rp1,13 Miliar
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 02:59 WIB

Ali Mufthi Tinjau Pembangunan Bronjong Sungai Ngasinan, 70 Meter Tanggul Diperkuat

Rabu, 9 September 2026 - 21:48 WIB

Puguh DPRD Jatim Soroti Banjir Sawojajar 2 Malang, Normalisasi Saluran Dikawal

Rabu, 9 September 2026 - 04:52 WIB

Ning Lia: Gen Z Boleh Keren dan Modern, tapi Akhlak Rasulullah Harus Jadi Pegangan

Selasa, 8 September 2026 - 20:41 WIB

Sebulan Tinggal di Pesantren, Ning Lia Datangi Mahasiswa Baru dan Dengarkan Cerita Mereka

Senin, 7 September 2026 - 23:07 WIB

Hadiri Maulid Nabi Bersama Kader PKK Pasuruan, Arumi Bachsin Tekankan Pentingnya Akhlak dalam Pengabdian Kepada Masyarakat

Berita Terbaru

WhatsApp