Insiden Pabrik Sidoarjo Jadi Alarm Keras, Ketua DPRD Minta SOP dan Mitigasi Risiko Diperkuat

Editor Yoyok

- Author

Selasa, 7 April 2026 - 20:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua DPRD Sidoarjo Abdillah Nasih. (Foto: Istimewa)

Ketua DPRD Sidoarjo Abdillah Nasih. (Foto: Istimewa)

Editor: Yoyok

Sidoarjo – Insiden di pabrik PT Great Wall Steel, Desa Janti, Kecamatan Waru, Kabupaten Sidoarjo, yang mengakibatkan sejumlah pekerja menjadi korban menuai sorotan. Ketua DPRD Kabupaten Sidoarjo Abdillah Nasih angkat bicara dan menyampaikan keprihatinannya atas peristiwa tersebut.

Ia pun menilai kejadian ini menjadi alarm keras bagi pelaku industri, agar lebih serius menerapkan standar operasional prosedur (SOP) keselamatan kerja. Nasih menegaskan, penerapan aturan yang sudah tertuang dalam peraturan daerah (perda) tidak boleh diabaikan.

“Para pelaku industri seharusnya benar-benar memperhatikan SOP keselamatan kerja. Ini harus ditegakkan secara maksimal, termasuk pelaksanaan peraturan daerah yang sudah ada,” ujar Nasih saat ditemui awak media di ruang kerja Ketua DPRD Sidoarjo, Selasa (7/4/2026).

Nasih juga mendorong anggota DPRD Sidoarjo untuk terus melakukan evaluasi terhadap efektivitas perda yang berkaitan dengan keselamatan kerja. Menurutnya, jika ditemukan aturan yang tidak berjalan optimal maka perlu segera dilakukan perbaikan.

“Kami akan mendorong teman-teman anggota DPRD untuk mengevaluasi perda, apakah masih efektif atau tidak. Jika ada yang belum berjalan baik, tentu harus diperbaiki,” tambahnya.

Selain itu, politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) meminta para OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) agar lebih aktif melakukan pengawasan dan pendampingan terhadap perusahaan-perusahaan.

“Pengawasan ini mencakup berbagai aspek, mulai dari perizinan hingga penerapan sistem keselamatan kerja di lapangan,” kata Nasih.

Nasih mencontohkan, setiap perusahaan seharusnya memiliki sistem mitigasi risiko yang jelas, seperti titik kumpul saat kondisi darurat, sistem pencegahan kebakaran, hingga kelayakan instalasi peralatan kerja.

“Perusahaan harus memastikan semua prosedur berjalan, mulai dari titik kumpul, sistem pencegahan kebakaran hingga kelayakan instalasi. Jangan sampai ada peralatan yang sudah tidak layak pakai tetapi tetap dipaksakan,” tegasnya.

BACA JUGA  Tunggakan Empat TPS 3R ke TPA Griyo Mulyo Jabon Sidoarjo Capai Rp1,13 Miliar

Nasih menekankan pentingnya laporan berkala dari perusahaan kepada instansi terkait sebagai bagian dari pengawasan dan pengontrolan tersebut. Dengan begitu, kata dia, potensi risiko dapat dideteksi lebih dini dan dicegah sebelum menimbulkan korban.

“Kami berharap kejadian ini menjadi momentum evaluasi bersama baik pemerintah kabupaten (Pemkab) maupun pelaku industri, untuk memperkuat sistem keselamatan kerja di Sidoarjo agar kejadian serupa tidak terulang kembali,” pungkasnya.

Editor : Yoyok

Follow WhatsApp Channel digitaljatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ali Mufthi Tinjau Pembangunan Bronjong Sungai Ngasinan, 70 Meter Tanggul Diperkuat
Di HUT ke-25 Demokrat, Presiden Prabowo Ingatkan Perbedaan Politik Tak Boleh Picu Perpecahan
Puguh DPRD Jatim Soroti Banjir Sawojajar 2 Malang, Normalisasi Saluran Dikawal
Rafi DPRD Sidoarjo Minta Penertiban PKL di Krembung Tetap Humanis
Ning Lia: Gen Z Boleh Keren dan Modern, tapi Akhlak Rasulullah Harus Jadi Pegangan
Sebulan Tinggal di Pesantren, Ning Lia Datangi Mahasiswa Baru dan Dengarkan Cerita Mereka
Hadiri Maulid Nabi Bersama Kader PKK Pasuruan, Arumi Bachsin Tekankan Pentingnya Akhlak dalam Pengabdian Kepada Masyarakat
Adi Prayitno: Presiden Tak Bisa Diturunkan di Tengah Jalan, Masyarakat Tunggu Pemilu
Berita ini 39 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 02:59 WIB

Ali Mufthi Tinjau Pembangunan Bronjong Sungai Ngasinan, 70 Meter Tanggul Diperkuat

Kamis, 10 September 2026 - 02:45 WIB

Di HUT ke-25 Demokrat, Presiden Prabowo Ingatkan Perbedaan Politik Tak Boleh Picu Perpecahan

Rabu, 9 September 2026 - 21:48 WIB

Puguh DPRD Jatim Soroti Banjir Sawojajar 2 Malang, Normalisasi Saluran Dikawal

Rabu, 9 September 2026 - 15:39 WIB

Rafi DPRD Sidoarjo Minta Penertiban PKL di Krembung Tetap Humanis

Rabu, 9 September 2026 - 04:52 WIB

Ning Lia: Gen Z Boleh Keren dan Modern, tapi Akhlak Rasulullah Harus Jadi Pegangan

Berita Terbaru

WhatsApp