Hari Jadi ke-81 Jatim, Senator Lia Istifhama Dorong Penguatan Sektor Pertanian dan Desa Mandiri

Penulis Syaiful Hidayat
Editor Syaiful Hidayat

- Author

Minggu, 11 Oktober 2026 - 22:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota DPD RI Dapil Jawa Timur Lia Istifhama saat diwawancarai awak media di Senayan Jakarta. (Dok. Istimewa)

Anggota DPD RI Dapil Jawa Timur Lia Istifhama saat diwawancarai awak media di Senayan Jakarta. (Dok. Istimewa)

Surabaya – Menjelang Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Timur (Jatim), Anggota DPD RI Dapil Jawa Timur Lia Istifhama menyoroti pentingnya pemerataan pembangunan, peningkatan kesejahteraan masyarakat, hingga penguatan sektor pertanian untuk mewujudkan Jatim sebagai lumbung pangan Nusantara.

Senator yang akrab disapa Ning Lia itu menyampaikan ucapan selamat atas Hari Jadi ke-81 Jawa Timur. Menurutnya, momentum tersebut menjadi kesempatan untuk mengevaluasi capaian pembangunan sekaligus memperkuat program yang berdampak langsung terhadap masyarakat.

“Kita lihat kepemimpinan Gubernur Khofifah bersama Wakil Gubernur Emil Elestianto pada periode kedua ini menunjukkan pola pembangunan yang kolaboratif dan menyentuh berbagai elemen masyarakat,” ujar Ning Lia di Surabaya, Minggu (11/10/2026) malam.

Ning Lia mengatakan, pembangunan Jawa Timur tidak cukup hanya berorientasi pada pertumbuhan ekonomi. Aspek sosial, keagamaan, pertanian, hingga pengentasan kemiskinan juga perlu mendapat perhatian agar manfaat pembangunan dapat dirasakan seluruh lapisan masyarakat.

“Berbicara hari jadi Jawa Timur, maka kita pun flashback pada capaian kinerja selama kepemimpinan Bu Gubernur Khofifah dan Mas Wagub Emil. Bagaimana pasangan ini benar-benar bekerja kolaboratif secara inklusif, menyelesaikan berbagai permasalahan, dan banyak sisi yang disentuh lainnya,” katanya.

Keponakan Gubernur Jawa Timur itu menilai pendekatan pembangunan yang inklusif penting untuk memastikan tidak ada kelompok masyarakat yang tertinggal. Menurutnya, pemerataan dan keadilan harus menjadi prinsip utama dalam pelaksanaan kebijakan pemerintah.

“Kita bicara pemerataan itu benar-benar merata, keadilan juga adil, jadi semua elemen disentuh. Kita bicara elemen keagamaan, elemen yang tidak berbasis keagamaan, tetapi berbasis umum, misalnya sosial, itu juga disentuh. Jadi semuanya disentuh,” imbuhnya.

Selain pemerataan pembangunan, Ning Lia menyoroti dukungan Pemprov Jatim terhadap sektor pertanian. Ia menilai penyaluran alat dan mesin pertanian (alsintan) yang dilakukan Gubernur Khofifah menjadi salah satu bentuk dukungan terhadap peningkatan produktivitas petani.

BACA JUGA  Raperda Tibumtranmas Linmas Dibahas, Rizza DPRD Sidoarjo Soroti Bullying hingga Gangster Pelajar

Menurutnya, langkah tersebut sejalan dengan upaya memperkuat ketahanan pangan dan mewujudkan kedaulatan pangan nasional yang menjadi salah satu agenda Presiden Prabowo Subianto.

“Dukungan terhadap sektor pertanian dinilai penting karena Jawa Timur merupakan salah satu sentra produksi pangan nasional,” tuturnya.

Ning Lia menjelaskan, penguatan sarana produksi, pembangunan infrastruktur pertanian, dan peningkatan produktivitas petani menjadi faktor penting dalam menjaga pasokan pangan. Upaya tersebut juga diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat perdesaan.

“Termasuk kita bicara bagaimana Indonesia memiliki mimpi besar oleh Bapak Presiden Prabowo Subianto untuk kedaulatan pangan, maka kita sama-sama menjadi saksi bahwa Ibu Gubernur Khofifah sangat rutin memberikan alsintan untuk pertanian,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Ning Lia menilai pembangunan Jatim juga perlu dilihat dari upaya menekan kemiskinan ekstrem dan memperluas kemandirian desa. Ia menyebut tren penurunan kemiskinan ekstrem dan bertambahnya desa mandiri sebagai indikator positif yang perlu dipertahankan.

Menurutnya, penanganan kemiskinan ekstrem membutuhkan upaya berkelanjutan, mulai dari pemberdayaan ekonomi, peningkatan akses terhadap layanan dasar, hingga penguatan kapasitas masyarakat desa.

Sementara itu, pengembangan desa mandiri diharapkan mampu mendorong aktivitas ekonomi lokal sekaligus mengurangi kesenjangan antardaerah.

“Kemiskinan ekstrem itu secara konsisten selalu menurun dan menurun, sebaliknya desa mandiri selalu bertambah. Jadi memang semuanya itu progresif banget,” katanya.

Ning Lia menegaskan, capaian pembangunan harus menghasilkan perubahan nyata dalam kehidupan masyarakat. Karena itu, sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan seluruh pemangku kepentingan perlu terus diperkuat agar program yang telah berjalan dapat memberikan manfaat berkelanjutan.

“Memasuki usia ke-81, Jawa Timur memiliki peluang untuk semakin memperkuat perannya sebagai salah satu motor ekonomi nasional,” tambahnya.

Ia mengatakan, tantangan pembangunan ke depan tidak hanya menjaga pertumbuhan ekonomi dan produktivitas pertanian, tetapi juga memastikan pemerataan kesejahteraan, penguatan usaha masyarakat, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia.

BACA JUGA  Refleksi Dua Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran, Bangun DPRD Sidoarjo Soroti Daya Beli hingga Lapangan Kerja

Ning Lia berharap berbagai program pembangunan yang telah berjalan dapat terus dikembangkan untuk mendukung terwujudnya Jawa Timur sebagai lumbung pangan Nusantara.

“Kami juga mengajak masyarakat untuk mengambil bagian dalam pembangunan melalui dukungan, partisipasi, dan pengawasan terhadap pelaksanaan kebijakan pemerintah,” pungkasnya.

Penulis : Syaiful Hidayat

Editor : Syaiful Hidayat

Follow WhatsApp Channel digitaljatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Raperda Tibumtranmas Linmas Dibahas, Rizza DPRD Sidoarjo Soroti Bullying hingga Gangster Pelajar
Refleksi Dua Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran, Bangun DPRD Sidoarjo Soroti Daya Beli hingga Lapangan Kerja
Belajar dari Kasus Tanah Fasum Sidoarjo, Sriatun DPRD Jatim Tekankan Digitalisasi Aset Desa
Ning Lia Apresiasi Transformasi Digital Pengadilan Tinggi Surabaya, Layak Jadi Percontohan Nasional
Gerakan Indonesia ASRI, PC TIDAR Sidoarjo Ajak Anak Muda Peduli Lingkungan Hidup
Dukung Gerakan Indonesia ASRI, DPC Partai Gerindra Sidoarjo Hijaukan Hutan Kota dan Bersihkan Sungai
Hadiri Paripurna Istimewa Hari Jadi ke-81 Jatim, Senator Lia Sebut Jatim Bangunan Politik Humanis
Hari Jadi ke-81 Jatim, Puguh DPRD Jatim Tekankan Pertumbuhan Ekonomi Harus Sejahterakan Rakyat
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:23 WIB

Raperda Tibumtranmas Linmas Dibahas, Rizza DPRD Sidoarjo Soroti Bullying hingga Gangster Pelajar

Kamis, 22 Oktober 2026 - 02:39 WIB

Refleksi Dua Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran, Bangun DPRD Sidoarjo Soroti Daya Beli hingga Lapangan Kerja

Senin, 19 Oktober 2026 - 17:17 WIB

Belajar dari Kasus Tanah Fasum Sidoarjo, Sriatun DPRD Jatim Tekankan Digitalisasi Aset Desa

Minggu, 18 Oktober 2026 - 04:10 WIB

Ning Lia Apresiasi Transformasi Digital Pengadilan Tinggi Surabaya, Layak Jadi Percontohan Nasional

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 12:25 WIB

Gerakan Indonesia ASRI, PC TIDAR Sidoarjo Ajak Anak Muda Peduli Lingkungan Hidup

Berita Terbaru

WhatsApp