Gubernur Khofifah Gelontorkan Rp 16,1 M untuk Bansos di Probolinggo, Dorong Pemulihan Pascabencana

Belum ada data penulis & editor

- Author

Jumat, 27 Februari 2026 - 01:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyalurkan bantuan sosial (bansos) Pemerintah Provinsi Jawa Timur untuk masyarakat di Kantor Bupati Probolinggo. (Foto : Adpim For digitalJatim)

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyalurkan bantuan sosial (bansos) Pemerintah Provinsi Jawa Timur untuk masyarakat di Kantor Bupati Probolinggo. (Foto : Adpim For digitalJatim)

Probolinggo – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyalurkan bantuan sosial (bansos) Pemerintah Provinsi Jawa Timur untuk masyarakat Kabupaten Probolinggo sebesar Rp 16.118.700.000 di Kantor Bupati Probolinggo, Senin (23/2/2026).

Penyaluran bansos ini menjadi upaya memberikan perlindungan dan bantalan sosial bagi masyarakat ekonomi rentan di Kab. Probolinggo. Tidak hanya itu, bansos yang disalurkan hari ini sekaligus sebagai upaya economy recovery pasca bencana.

“Ini adalah proses penyampaian bantuan sosial dan bantalan ekonomi, ada bantalan ekonomi ada yang bantuan sosial,” kata Gubernur Khofifah.

Bansos yang disalurkan tersebut terbagi dalam dua kanal perangkat daerah dan BUMD sebagai penyalur. Rincinya yaitu Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur senilai Rp 8.650.700.000, Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa senilai Rp 7.443.000.000 dan BUMD Prov. Jawa Timur senilai Rp 25.000.000.

Dari Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur bantuan sosial Program Keluarga Harapan Plus (PKH Plus) sebesar Rp 6.560.000.000 untuk 3.280 keluarga, bantuan sosial kemiskinan ekstrem senilai Rp 412.500.000 untuk 275 jiwa, dan bantuan sosial penyandang disabilitas Rp 849.600.000 untuk 236 jiwa.

“Yang bantalan sosial itu yang sifatnya charity untuk yang difabel untuk yang lansia,” sebutnya.

Sementara Bansos KIP Putri Jawara yang diberikan sebesar Rp 300.000.000 untuk 100 jiwa, bansos KIP PPKS JAWARA Rp 15.000.000 untuk 5 jiwa, BOP dan taliasih pilar-pilar sosial seperti SDM PKH plus, pendamping disabilitas, TKSK dan Tagana sebesar Rp 513.600.000.

Sedangkan dari BUMD Provinsi Jawa Timur disalurkan dalam bentuk zakat produktif senilai Rp 25.000.000 yang dibagikan untuk 50 orang penerima.

“Ada juga program kemandirian ekonomi, kemandirian ekonomi itu ada KIP Jawara, ada untuk pengentasan kemiskinan ekstrem, dan ada zakat produktif,” katanya.

BACA JUGA  Gubernur Khofifah Salurkan Bantuan Air Bersih untuk 196 KK Terdampak Kekeringan di Ngawi

Orang nomor satu di Jatim ini menjelaskan bahwa program kemandirian sosial yang disalurkan diharapkan dapat membantu masyarakat untuk meningkatkan taraf hidupnya. Bantuan untuk kemandirian sosial ini sedianya dapat dimanfaatkan untuk modal dan pengembangan usaha agar masyarakat semakin produktif.

“Yang sifatnya prosperity bagaimana menghadirkan kesejahateraan dengan kemandirian di masing masing keluarga,” imbuhnya.

Kemudian dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Prov. Jawa Timur Bumdesa untuk 1 desa senilai Rp 100.000.000, Desa Berdaya Rp 100.000.000 untuk 1 desa, Jatim Puspa Rp 604.500.000 untuk 3 desa dan BKK Desa Rp 6.638.500.000 untuk 38 desa.

“Kemudian ada dana untuk Bumdesa, ini menjadi bagian penguatan ketahanan masyarakat di desa ketahanan sosial di desa ketahanan keamanan di desa,” terangnya.

Gubernur Khofifah menuturkan Pemprov Jatim memiliki banyak program untuk memberdayakan masyarakat seperti di atas yang siap untuk dikolaborasikan dengan Pemerintah Kabupaten Kota di Jawa Timur. Ia pun berharap bantuan sosial dan bantalan ekonomi yang hari ini disalurkan dapat membantu masyarakat Kab. Probolinggo khususnya yang berada di wilayah terdampak banjir.

Diketahui masyarakat Kab. Probolinggo mengalami musibah bencana banjir sejak Sabtu (21/2) malam yang melanda 5 kecamatan. Diantaranya Kecamatan Kraksaan, Kotaanyar, Gading, Krejengan dan Besuk.

“Kita menyampaikan agak banyak bansos yang bisa menjadi bantalan sosial maupun bantalan ekonomi supaya economy recoverynya cepat,” ucapnya.

Salah satu penerima bantuan sistensi penyandang disabilitas Maimunah (38) menyampaikan terima kasih atas bantuan sembako dan asistensi penyandang disabilitas yang diberikan Gubernur Khofifah. Ia merasa bahagia menerima bantuan yang dapat dimanfaatkan untuk membelikan susu anaknya.

“Terima kasih pemerintah dan Ibu Gubernur atas bantuannya, saya senang sekali bisa saya gunakan untuk membeli susu anak saya, terima kasih banyak,” kata Maimunah.

BACA JUGA  Ning Lia Ajak Generasi Muda Jadikan Hari Santri Nasional sebagai Momentum Kebangkitan Peradaban
Follow WhatsApp Channel digitaljatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Gubernur Khofifah Pimpin Upacara Hari Santri Nasional 2026 di Ponpes Tremas Pacitan
600 Personel Gabungan Tertibkan 67 Bangunan Liar di Frontage Road Sidoarjo
Senator Lia Istifhama Soroti Keadilan Pembagian Dana Cukai untuk Madura
Ning Lia Ajak Generasi Muda Jadikan Hari Santri Nasional sebagai Momentum Kebangkitan Peradaban
Gubernur Khofifah Salurkan Bantuan Air Bersih untuk 196 KK Terdampak Kekeringan di Ngawi
Gubernur Khofifah Tinjau Karhutla Tahura R Soerjo di Pasuruan, Prioritaskan Keselamatan Petugas dan Relawan
Zahlul DPRD Sidoarjo Soroti Kedisiplinan 1.500 Pengendara dalam Motoran Santun
Senator Lia Istifhama Jadi Pembina Solidaritas KING, Dorong Potensi Lokal Nganjuk Makin Dikenal
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 03:40 WIB

Gubernur Khofifah Pimpin Upacara Hari Santri Nasional 2026 di Ponpes Tremas Pacitan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 10:28 WIB

Senator Lia Istifhama Soroti Keadilan Pembagian Dana Cukai untuk Madura

Kamis, 22 Oktober 2026 - 10:07 WIB

Ning Lia Ajak Generasi Muda Jadikan Hari Santri Nasional sebagai Momentum Kebangkitan Peradaban

Kamis, 22 Oktober 2026 - 00:47 WIB

Gubernur Khofifah Salurkan Bantuan Air Bersih untuk 196 KK Terdampak Kekeringan di Ngawi

Rabu, 21 Oktober 2026 - 23:38 WIB

Gubernur Khofifah Tinjau Karhutla Tahura R Soerjo di Pasuruan, Prioritaskan Keselamatan Petugas dan Relawan

Berita Terbaru

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meninjau pelaksanaan khitanan massal dan cek kesehatan gratis (CKG) di Pendopo Kabupaten Pacitan. (Dok. Humas Pemprov)

Pemerintahan dan Kebijakan

Sambut HSN 2026, Khofifah Pastikan Layanan Kesehatan Gratis Menyentuh Warga Pacitan

Jumat, 23 Okt 2026 - 03:31 WIB

Pansus IV DPRD Sidoarjo Bahas Raperda Tibumtranmas, Koordinasi Antar-OPD Jadi Sorotan. (Dok. Syaiful)

Pemerintahan dan Kebijakan

Pansus IV DPRD Sidoarjo Bahas Raperda Tibumtranmas, Koordinasi Antar-OPD Jadi Sorotan

Kamis, 22 Okt 2026 - 23:53 WIB

WhatsApp