Tekan Inflasi Jelang Idul Fitri, Khofifah Turun Langsung Gelar Pasar Murah di Pare

- Publisher

Rabu, 4 Maret 2026 - 19:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menggelar Pasar Murah di Halaman Gedung Serbaguna, Kelurahan Pare, Kabupaten Kediri. (Foto : Adpim For DigitalJatim)

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menggelar Pasar Murah di Halaman Gedung Serbaguna, Kelurahan Pare, Kabupaten Kediri. (Foto : Adpim For DigitalJatim)

Kediri – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa terus mengintensifkan langkah intervensi untuk mengendalikan inflasi serta menjaga daya beli masyarakat dan stabilitas harga bahan pokok selama Bulan Suci Ramadan serta menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah.

Salah satu upaya konkret tersebut dengan menghadirkan Pasar Murah di Halaman Gedung Serbaguna, Kelurahan Pare, Kabupaten Kediri, Minggu (1/3/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Khofifah menegaskan bahwa Pasar Murah merupakan instrumen strategis Pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam menjaga keterjangkauan harga serta memastikan akses pangan masyarakat tetap terjaga di tengah meningkatnya permintaan selama Ramadhan.

“Pasar Murah ini merupakan upaya untuk pengendalian inflasi sekaligus stabilisasi harga. Jadi kalau ayam hari ini rata-rata Rp40.000 per kilo, di sini dijual Rp30.000. Kalau telur rata-rata dijual Rp30.000, di sini dijual Rp22.000,” ujarnya dalam keterangan tertulisnya, Rabu (4/3/2026).

Ia menambahkan, program Pasar Murah yang digelar Pemprov Jatim bersifat komplementer terhadap langkah yang dilakukan pemerintah kabupaten/kota. Sinergi lintas level pemerintahan ini diharapkan mampu memperluas jangkauan intervensi serta memperkuat efektivitas pengendalian inflasi daerah.

“Jadi harapannya keterjangkauan pemenuhan kebutuhan masyarakat relatif kita bisa support. Program ini adalah subtitusi dari apa yang dilakukan kabupaten/kota, yang dilakukan Pemprov adalah intervensi secara komplementaritas,” tambahnya.

Selain Pasar Murah, menjelang Idul Fitri Pemprov Jawa Timur bersama Bank Indonesia juga meluncurkan Mobil EPIK (Etalase Pengendalian Inflasi Kabupaten/Kota). Program ini menjadi bagian dari penguatan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) dengan pendekatan strategi 4K, yakni keterjangkauan harga, ketersediaan pasokan, kelancaran distribusi, dan komunikasi efektif.

“Mobil EPIK membawa komoditas seperti beras, gula, dan MinyaKita, serta berkeliling ke berbagai kabupaten/kota. Ini bagian dari integrasi pengendalian inflasi Jawa Timur agar distribusi pasokan tetap lancar dan harga tetap terkendali,” jelasnya.

BACA JUGA  DPD RI Lia Istifhama: Perpres 111/2025 Jadi Langkah Preventif Cegah Penyebaran LGBTQ

Khofifah berharap berbagai ikhtiar tersebut mampu menjaga stabilitas pasokan dan harga, sehingga inflasi tetap terkendali serta masyarakat dapat menjalankan ibadah Ramadan dengan lebih tenang tanpa terbebani lonjakan harga kebutuhan pokok.

Menurutnya, Pasar Murah memiliki peran strategis di tengah fluktuasi harga yang lazim terjadi menjelang hari besar keagamaan. Dengan menyediakan komoditas di bawah harga pasar, masyarakat memperoleh alternatif belanja yang lebih hemat.

“Harapan kami supaya program serupa seperti ini bisa terus dimasifkan supaya bisa menjangkau masyarakat secara langsung, meringankan beban belanja mereka dan membantu menjaga daya beli masyarakat wilayah Pare Kabupaten Kediri,” ucapnya.

Gubernur Khofifah juga mengapresiasi tingginya antusiasme masyarakat setiap kali Pasar Murah digelar, baik di wilayah perkotaan maupun kabupaten.

“Alhamdulillah antusiasme masyarakat ke pasar murah selalu tinggi, ramai dipenuhi masyarakat yang ingin berbelanja kebutuhan pokok sehari-hari,” ungkapnya.

Dalam Pasar Murah tersebut, berbagai komoditas strategis dijual di bawah harga pasar. Beras premium dijual Rp14.000 per kilogram, beras medium Rp11.000 per kilogram, MinyaKita Rp13.000 per liter, telur ayam ras Rp22.000 per kemasan, serta tepung terigu Rp10.000 per kilogram.

Selain itu, gula pasir dijual Rp14.000 per kilogram, bawang putih Rp6.000 per 250 gram, bawang merah Rp7.000 per 250 gram, cabai rawit merah Rp4.000 per 100 gram, cabai merah besar Rp2.000 per 100 gram, serta daging ayam ras Rp30.000 per kemasan.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Penulis : Syaiful

Editor : Yoyok

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel digitaljatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Gekrafs Surabaya Perkuat Literasi Hukum, Pelaku Ekonomi Kreatif Diminta Tak Takut Berkarya
Wagub Emil Ungkap Penyebab Harga Telur Anjlok, Bukan Semata Ulah Middleman
Gubernur Khofifah Perkuat Pengendalian Inflasi Lewat Pasar Murah dan Dorong UMKM di Desa Bulukandang Pasuruan
Bank UMKM Jatim Perkuat Ekosistem Pembiayaan UMKM Bersama Bank Jatim dan Jamkrida
Wapres Gibran Beri Apresiasi untuk Gubernur Khofifah, Jatim Lampaui Pertumbuhan Nasional dan Pimpin Produksi Padi
Wabup Mimik Ajak HIPMI Perkuat Kolaborasi, Dorong Pertumbuhan Ekonomi Sidoarjo
Gubernur Khofifah Pimpin Panen dan Tanam Tebu Serentak di Malang, Targetkan 54.897 Hektar Bongkar Ratoon 2026
Gubernur Khofifah Resmikan Al-Akbar FishTech, Panen Ratusan Melon IoT Jadi Contoh Ketahanan Pangan Masjid

Berita Terkait

Rabu, 8 Juli 2026 - 00:31 WIB

Gekrafs Surabaya Perkuat Literasi Hukum, Pelaku Ekonomi Kreatif Diminta Tak Takut Berkarya

Selasa, 7 Juli 2026 - 19:29 WIB

Wagub Emil Ungkap Penyebab Harga Telur Anjlok, Bukan Semata Ulah Middleman

Minggu, 5 Juli 2026 - 22:15 WIB

Gubernur Khofifah Perkuat Pengendalian Inflasi Lewat Pasar Murah dan Dorong UMKM di Desa Bulukandang Pasuruan

Selasa, 30 Juni 2026 - 16:23 WIB

Bank UMKM Jatim Perkuat Ekosistem Pembiayaan UMKM Bersama Bank Jatim dan Jamkrida

Senin, 29 Juni 2026 - 20:43 WIB

Wapres Gibran Beri Apresiasi untuk Gubernur Khofifah, Jatim Lampaui Pertumbuhan Nasional dan Pimpin Produksi Padi

Berita Terbaru

Anggota DPD RI Lia Istifhama saat menghadiri Deklarasi dan Pelantikan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) MADAS Kabupaten Malang di Pendopo Kabupaten Malang. (Dok. Istimewa)

Komunitas/Organisasi

DPD RI Lia Istifhama Dorong MADAS Sedarah Ambil Peran Bangun Ekonomi Bangsa

Rabu, 8 Jul 2026 - 08:49 WIB