Moncer! Wisatawan Jatim Capai 5,31 Juta Saat Lebaran, Gubernur Khofifah: Destinasi Favorit

- Publisher

Senin, 30 Maret 2026 - 09:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Surabaya – Kunjungan wisatawan ke berbagai destinasi di Jawa Timur selama libur Lebaran 2026 mengalami lonjakan signifikan mencapai 18% dibanding tahun sebelumnya berdasarkan data Disbudpar Jatim per tanggal 29 Maret 2026.

Pada periode tersebut jumlah wisatawan yang berkunjung ke Daya Tarik Wisata (DTW) di Jawa Timur tercatat mencapai lebih dari 5,31 juta wisatawan atau tepatnya sekitar 5.314.000 wisatawan. Sumber data tersebut dari Kabupaten dan Kota di Jawa Timur, dan masih akan mengalami pergerakan sampai tanggal 5 April 2026 mendatang.

Kondisi ini menunjukkan wisata di Jawa Timur menjadi tujuan favorit liburan bagi masyarakat baik dari luar maupun wisatawan lokal di Jawa Timur.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyebut capaian ini sebagai indikator kuat bahwa sektor pariwisata Jawa Timur semakin menggeliat dan menjadi tujuan favorit masyarakat pada saat liburan.

“Alhamdulillah, kunjungan wisatawan selama libur Lebaran tahun ini menunjukkan tren yang sangat positif. Ini menjadi sinyal bahwa pariwisata Jawa Timur memiliki banyak destinasi favorit dan memiliki daya tarik yang kuat,” ujarnya di Surabaya, Senin (30/3/2026).

Dari total 5,31 juta wisatawan tersebut, sebanyak 5,3 juta adalah wisatawan nusantara (wisnus) dan sisanya 14 ribu merupakan wisatawan mancanegara (wisman).

Tidak hanya itu, pergerakan wisatawan selama periode Lebaran 2026 hingga 29 Maret 2026 diproyeksikan mencapai 19 juta mobilitas, mencerminkan tingginya aktivitas masyarakat dalam memanfaatkan momentum liburan.

“Pergerakan wisatawan yang tinggi ini tidak hanya berdampak pada sektor pariwisata, tetapi juga menggerakkan ekonomi daerah, khususnya UMKM dan pelaku usaha di sekitar destinasi wisata,” imbuhnya.

Gubernur Khofifah menjelaskan, sejumlah destinasi unggulan di Jawa Timur menjadi magnet utama wisatawan baik domestik maupun mancanegara.

BACA JUGA  Wagub Emil: SiLPA APBD Jatim 2025 Rp 3,38 Triliun Bukan karena Serapan Anggaran Rendah

Untuk wisatawan mancanegara, lima destinasi teratas yang paling diminati antara lain Air Terjun Tumpak Sewu Semeru Lumajang, Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (Kab. Malang, Kab. Pasuruan, Kab. Probolinggo, Kab. Lumajang), Kawah Ijen (Kab. Bondowoso, Kab. Banyuwangi), Kampung Warna-Warni Kota Malang, dan Kampung Tridi Kesatrian Kota Malang.

Sementara itu, untuk wisatawan nusantara, destinasi favorit didominasi wisata alam dan keluarga seperti Telaga Sarangan Magetan, Kebun Binatang Surabaya, Pantai Klayar Pacitan, Monumen Simpang Lima Gumul Kediri, dan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (Kab. Malang, Kab. Pasuruan, Kab. Probolinggo, Kab. Lumajang).

“Tren ini menunjukkan bahwa wisata berbasis keluarga dan alam masih menjadi pilihan utama masyarakat, terutama saat momentum Lebaran ketika banyak keluarga berkumpul,” kata Khofifah.

Gubernur Khofifah mengungkapkan, demi memberikan kenyamanan dan keamanan para wisatawan, Pemprov Jatim berkomitmen bersama seluruh pemangku kepentingan memperkuat sistem pengawasan di berbagai destinasi wisata, khususnya terkait aspek keselamatan dan potensi kebencanaan.

Sebab menurutnya, keamanan dan kenyamanan wisatawan menjadi prioritas utama, sehingga pengawasan harus dilakukan secara terpadu dengan melibatkan berbagai pihak.

“Kami ingin memastikan bahwa seluruh wisatawan dapat menikmati liburan dengan aman, nyaman, dan menyenangkan. Ini bagian dari komitmen kami dalam menjaga kualitas pariwisata Jawa Timur,” tegasnya.

Gubernur Khofifah mengaku optimis tren positif ini akan terus berlanjut dan menjadi momentum kebangkitan sektor pariwisata Jawa Timur yang berkelanjutan.

“InsyaAllah, dengan kolaborasi yang kuat, pariwisata Jawa Timur akan terus tumbuh dan memberikan manfaat luas bagi masyarakat,” pungkasnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor : Yoyok

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel digitaljatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Gubernur Khofifah Catatkan Transaksi Rp 1 Triliun Saat Pimpin Misi Dagang Jatim-Riau
Gekrafs Surabaya Perkuat Literasi Hukum, Pelaku Ekonomi Kreatif Diminta Tak Takut Berkarya
Wagub Emil Ungkap Penyebab Harga Telur Anjlok, Bukan Semata Ulah Middleman
Wagub Emil: SiLPA APBD Jatim 2025 Rp 3,38 Triliun Bukan karena Serapan Anggaran Rendah
Gubernur Khofifah Perkuat Pengendalian Inflasi Lewat Pasar Murah dan Dorong UMKM di Desa Bulukandang Pasuruan
Berhasil Turunkan Stunting Jadi 14,7 Persen, Gubernur Khofifah Raih Penghargaan Persatuan Ahli Gizi Indonesia
Gubernur Khofifah Tutup PKN II Angkatan II 2026, Tekankan Kepemimpinan Adaptif untuk Tingkatkan Layanan Publik
Gubernur Khofifah dan Menteri Haji Sambut Kepulangan Jamaah Kloter Terakhir Debarkasi Surabaya

Berita Terkait

Rabu, 8 Juli 2026 - 22:45 WIB

Gubernur Khofifah Catatkan Transaksi Rp 1 Triliun Saat Pimpin Misi Dagang Jatim-Riau

Rabu, 8 Juli 2026 - 00:31 WIB

Gekrafs Surabaya Perkuat Literasi Hukum, Pelaku Ekonomi Kreatif Diminta Tak Takut Berkarya

Selasa, 7 Juli 2026 - 19:29 WIB

Wagub Emil Ungkap Penyebab Harga Telur Anjlok, Bukan Semata Ulah Middleman

Selasa, 7 Juli 2026 - 00:01 WIB

Wagub Emil: SiLPA APBD Jatim 2025 Rp 3,38 Triliun Bukan karena Serapan Anggaran Rendah

Minggu, 5 Juli 2026 - 22:15 WIB

Gubernur Khofifah Perkuat Pengendalian Inflasi Lewat Pasar Murah dan Dorong UMKM di Desa Bulukandang Pasuruan

Berita Terbaru

Anggota DPD RI Lia Istifhama saat menghadiri Deklarasi dan Pelantikan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) MADAS Kabupaten Malang di Pendopo Kabupaten Malang. (Dok. Istimewa)

Komunitas/Organisasi

DPD RI Lia Istifhama Dorong MADAS Sedarah Ambil Peran Bangun Ekonomi Bangsa

Rabu, 8 Jul 2026 - 08:49 WIB