Gubernur Khofifah Cek Harga Bahan Pokok di Pasar Tambakrejo, Pastikan Tak Ada Lonjakan Jelang Ramadan

- Publisher

Senin, 16 Februari 2026 - 23:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa melakukan sidak harga dan ketersediaan bahan pokok di Pasar Tambahrejo, Surabaya. (Foto: Adpim For Digitaljatim.com)

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa melakukan sidak harga dan ketersediaan bahan pokok di Pasar Tambahrejo, Surabaya. (Foto: Adpim For Digitaljatim.com)

DigitalJatim.com – Menjelang Bulan Suci Ramadan, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa melakukan sidak harga dan ketersediaan bahan pokok di Pasar Tambahrejo, Surabaya, Minggu (15/2/2026) pagi.

Langkah ini dilakukan untuk memastikan stok kebutuhan pokok masyarakat dalam kondisi aman serta menjaga stabilitas harga di tengah peningkatan konsumsi rumah tangga menjelang awal puasa.

Dalam peninjauan tersebut, Gubernur Khofifah berinteraksi langsung dengan para pedagang dan pembeli guna memantau kondisi riil di lapangan, khususnya kesiapan pasokan untuk dua hingga tiga hari pertama Ramadhan yang umumnya mengalami lonjakan permintaan.

“Biasanya jika menjelang Ramadan ada kebutuhan-kebutuhan yang perlu disiapkan untuk keluarga mungkin untuk 2-3 hari di awal ramadhan. Ketika permintaan meningkat dan supply nya standard maka kecenderungan beberapa item mengalami kenaikan,” ujar Khofifah dalam keterangan tertulisnya, Senin (16/2/2026).

Berdasarkan hasil pemantauannya, Gubernur Khofifah menyebut bahwa terjadi beberapa lonjakan harga akibat naiknya permintaan masyarakat. Seperti komoditas cabai rawit, daging ayam dan telur ayam.

Per Minggu (15/2) tercatat harga daging ayam ras sekitar Rp40.000 per kilogram sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET), telur ayam ras Rp32.000 per kilogram dengan HET Rp30.000 per kilogram, serta cabai rawit merah Rp85.000 per kilogram atau berada di atas kisaran HET Rp40.000–57.000 per kilogram.

“Yang paling dirasakan adalah cabai rawit, daging ayam dan telur ayam. Sementara daging sapi di Pasar Tambakrejo ini masih stabil dengan harga 120 ribu/kg untuk daging terbaik. Sedangkan gula ada kenaikan Rp 500 – Rp 800,” ungkap Khofifah.

Adapun sejumlah komoditas lainnya terpantau dalam kondisi relatif stabil, di antaranya beras premium di kisaran Rp16.500 per kilogram, beras SPHP Rp12.200 per kilogram, serta gula pasir sekitar Rp17.000 per kilogram.

BACA JUGA  Gekrafs Surabaya Perkuat Literasi Hukum, Pelaku Ekonomi Kreatif Diminta Tak Takut Berkarya

Khofifah juga memberikan perhatian khusus terhadap ketersediaan minyak goreng, terutama MinyaKita, agar volume pasokannya dapat ditingkatkan di pasar tradisional. Menurutnya, intervensi distribusi yang tepat sasaran dan penambahan suplai menjadi langkah strategis untuk menjaga stabilitas harga dalam waktu singkat.

Ia menambahkan bahwa momen megengan yang berlangsung hari ini dan esok hari turut memengaruhi peningkatan pembelian masyarakat. Namun secara historis, harga cenderung kembali stabil setelah memasuki awal Ramadan.

“Apalagi hari ini momen megengan, hari ini dan besok. Jadi memang masyarakat ada yang menyetok untuk 2-3 hari ke depan. Tapi biasanya di awal Ramadhan akan kembali normal,” tuturnya.

Untuk itu, Khofifah menegaskan bahwa pihaknya akan berupaya mengambil langkah intervensi guna menjaga stabilisasi harga bahan pokok. Komitmen ini ditegaskan guna memberikan rasa tenang bagi masyarakat dalam menyambut bulan penuh berkah tersebut, di tengah dinamika pasar yang kerap berfluktuasi akibat peningkatan konsumsi rumah tangga.

“Mudah-mudahan stabilisasi harga bisa segera dilakukan dengan supply yang bisa memenuhi kebutuhan masyarakat,” tegasnya.

Di sela-sela sidak, Khofifah juga melarisi dagangan kue apem milik pedagang di pasar tersebut. Ia menjelaskan bahwa kue apem memiliki makna filosofis dalam tradisi Megengan masyarakat Jawa sebagai simbol permohonan maaf dan ungkapan syukur dalam menyongsong bulan suci.

“Nanti kita akan melaksanakan Megengan di Masjid Al Akbar Surabaya. Karena kebutuhannya sangat banyak dan proses pembuatannya cukup menguras tenaga, saya sengaja membeli apem di pasar ini untuk disiapkan bagi para tamu serta masyarakat yang hadir,” pungkasnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Penulis : Syaiful Hidayat

Editor : Syaiful Hidayat

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel digitaljatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Gekrafs Surabaya Perkuat Literasi Hukum, Pelaku Ekonomi Kreatif Diminta Tak Takut Berkarya
Wagub Emil Ungkap Penyebab Harga Telur Anjlok, Bukan Semata Ulah Middleman
Gubernur Khofifah Perkuat Pengendalian Inflasi Lewat Pasar Murah dan Dorong UMKM di Desa Bulukandang Pasuruan
Bank UMKM Jatim Perkuat Ekosistem Pembiayaan UMKM Bersama Bank Jatim dan Jamkrida
Wapres Gibran Beri Apresiasi untuk Gubernur Khofifah, Jatim Lampaui Pertumbuhan Nasional dan Pimpin Produksi Padi
Wabup Mimik Ajak HIPMI Perkuat Kolaborasi, Dorong Pertumbuhan Ekonomi Sidoarjo
Gubernur Khofifah Pimpin Panen dan Tanam Tebu Serentak di Malang, Targetkan 54.897 Hektar Bongkar Ratoon 2026
Gubernur Khofifah Resmikan Al-Akbar FishTech, Panen Ratusan Melon IoT Jadi Contoh Ketahanan Pangan Masjid

Berita Terkait

Rabu, 8 Juli 2026 - 00:31 WIB

Gekrafs Surabaya Perkuat Literasi Hukum, Pelaku Ekonomi Kreatif Diminta Tak Takut Berkarya

Selasa, 7 Juli 2026 - 19:29 WIB

Wagub Emil Ungkap Penyebab Harga Telur Anjlok, Bukan Semata Ulah Middleman

Minggu, 5 Juli 2026 - 22:15 WIB

Gubernur Khofifah Perkuat Pengendalian Inflasi Lewat Pasar Murah dan Dorong UMKM di Desa Bulukandang Pasuruan

Selasa, 30 Juni 2026 - 16:23 WIB

Bank UMKM Jatim Perkuat Ekosistem Pembiayaan UMKM Bersama Bank Jatim dan Jamkrida

Senin, 29 Juni 2026 - 20:43 WIB

Wapres Gibran Beri Apresiasi untuk Gubernur Khofifah, Jatim Lampaui Pertumbuhan Nasional dan Pimpin Produksi Padi

Berita Terbaru

Anggota DPD RI Lia Istifhama saat menghadiri Deklarasi dan Pelantikan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) MADAS Kabupaten Malang di Pendopo Kabupaten Malang. (Dok. Istimewa)

Komunitas/Organisasi

DPD RI Lia Istifhama Dorong MADAS Sedarah Ambil Peran Bangun Ekonomi Bangsa

Rabu, 8 Jul 2026 - 08:49 WIB