Bangun Kepercayaan Pasar, Norman Kasa Husada Pilih Perkuat Sinergi UMKM dari Bawah

- Publisher

Sabtu, 14 Februari 2026 - 13:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

inergi pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM) Jawa Timur  bertemu dengan manajemen PT Kasa Husada Wira Jatim di Varna Culture Hotel, Jalan Tunjungan, Surabaya. (Foto: Istimewa)

inergi pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM) Jawa Timur  bertemu dengan manajemen PT Kasa Husada Wira Jatim di Varna Culture Hotel, Jalan Tunjungan, Surabaya. (Foto: Istimewa)

DigitalJatim.com – Sinergi pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM) Jawa Timur  bertemu dengan manajemen PT Kasa Husada Wira Jatim di Varna Culture Hotel, Jalan Tunjungan, Surabaya, Jumat (13/2/2026).

Direktur PT Kasa Husada Wira Jatim Norman Fauzi mengatakan kegiatan ini bukan sekadar silaturahmi biasa. Menurutnya, ada kesamaan visi antara Kasa Husada dengan para pelaku UMKM di Jawa Timur.

“Kami ingin mengajak pelaku UMKM di Jawa Timur bertukar pikiran dan mencari peluang bersama. Kami sepaham, tujuannya sama yaitu meningkatkan perekonomian Jawa Timur,” ujar Norman saat ditemui Wakil Pempred Digitaljatim.com di ruang Direktur PT Kasa Husada, Surabaya, Sabtu (14/2/2026).

Norman menyampaikan bahwa melalui forum tersebut, kami terbuka sejumlah peluang kerja sama.  Diantaranya, UMKM dapat membeli produk dari Kasa Husada untuk dipasarkan kembali. Sebaliknya, Kasa Husada juga membuka ruang distribusi bagi produk UMKM tersebut.

“Selain itu. Kasa Husada juga menawarkan skema pekerjaan rumahan dengan standar perusahaan. Para pelaku UMKM dapat menyiapkan dus dan inner dus dalam kondisi sudah terlipat serta siap pakai sebelum dikirim ke Kasa Husada untuk proses pengemasan,” jelasnya.

“Antusiasme teman-teman UMKM ini luar biasa. Ini akan kami lanjutkan, termasuk dengan agenda buka puasa bersama agar kolaborasi semakin luas,” tambah Norman.

Dalam pertemuan tersebut, ia menjelaskan ada sekitar 27 pelaku UMKM hadir. Mereka berasal dari berbagai daerah diantaranya Surabaya, Sidoarjo, Malang, Mojokerto hingga Pasuruan. Norman mengakui pihaknya tengah berupaya membangun kembali kepercayaan pasar, termasuk setelah menghadapi tantangan askes perbankan pada masa lalu. Karena itu, Kasa Husada memilih memperkuat jejaring dari bawah.

“Kami tidak menunggu air hujan dari atas. Kami mencari sumber-sumber kecil di sekitar kami. Kalau dikumpulkan, ini bisa menjadi kekuatan besar bagi Kasa Husada dan pelaku UMKM,” tegas dia.

BACA JUGA  Wagub Emil Ungkap Penyebab Harga Telur Anjlok, Bukan Semata Ulah Middleman

Norman juga mengapresiasi perkembangan pelaku UMKM di Jawa Timur yang dinilainya semakin profesional. Banyak diantaranya sudah menerapkan digitalisasi dan menjalin kemitraan dengan koperasi. Menurutnya, dorongan Pemerintah Provinsi dibawah kepemimpinan Gubernur Jawa TImur Khofifah Indar Parawansa dan Wakil Gubernur Emil Elestianto Dardak telah memberi dampak nyata terhadap pertumbuhan ekonomi kerakyatan.

“Lima tahun kedepan, para pelaku UMKM ini bisa menjadi kekuatan besar. Tapi, harus terus dibina. Kami melihat mereka sebagai potensi dan mereka juga melihat Kasa Husada sebagai peluang. Disitulah titik temu kerja sama,” tuturnya.

Lebih lanjut, Norman menuturkan bahwa kami dari Kasa Husada menargetkan kolaborasi dengan pelaku UMKM ini sudah mulai berjalan sepanjang 2026, meski belum sepenuhnya dalam formal.

“Langkah ini kami berharap bisa menjadi model penguatan ekonomi berbasis komunitas yang berkelanjutan di Jawa Timur,” pungkasnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Penulis : Syaiful Hidayat

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel digitaljatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Gekrafs Surabaya Perkuat Literasi Hukum, Pelaku Ekonomi Kreatif Diminta Tak Takut Berkarya
Wagub Emil Ungkap Penyebab Harga Telur Anjlok, Bukan Semata Ulah Middleman
Gubernur Khofifah Perkuat Pengendalian Inflasi Lewat Pasar Murah dan Dorong UMKM di Desa Bulukandang Pasuruan
Bank UMKM Jatim Perkuat Ekosistem Pembiayaan UMKM Bersama Bank Jatim dan Jamkrida
Wapres Gibran Beri Apresiasi untuk Gubernur Khofifah, Jatim Lampaui Pertumbuhan Nasional dan Pimpin Produksi Padi
Wabup Mimik Ajak HIPMI Perkuat Kolaborasi, Dorong Pertumbuhan Ekonomi Sidoarjo
Gubernur Khofifah Pimpin Panen dan Tanam Tebu Serentak di Malang, Targetkan 54.897 Hektar Bongkar Ratoon 2026
Gubernur Khofifah Resmikan Al-Akbar FishTech, Panen Ratusan Melon IoT Jadi Contoh Ketahanan Pangan Masjid

Berita Terkait

Rabu, 8 Juli 2026 - 00:31 WIB

Gekrafs Surabaya Perkuat Literasi Hukum, Pelaku Ekonomi Kreatif Diminta Tak Takut Berkarya

Selasa, 7 Juli 2026 - 19:29 WIB

Wagub Emil Ungkap Penyebab Harga Telur Anjlok, Bukan Semata Ulah Middleman

Minggu, 5 Juli 2026 - 22:15 WIB

Gubernur Khofifah Perkuat Pengendalian Inflasi Lewat Pasar Murah dan Dorong UMKM di Desa Bulukandang Pasuruan

Selasa, 30 Juni 2026 - 16:23 WIB

Bank UMKM Jatim Perkuat Ekosistem Pembiayaan UMKM Bersama Bank Jatim dan Jamkrida

Senin, 29 Juni 2026 - 20:43 WIB

Wapres Gibran Beri Apresiasi untuk Gubernur Khofifah, Jatim Lampaui Pertumbuhan Nasional dan Pimpin Produksi Padi

Berita Terbaru

Anggota DPD RI Lia Istifhama saat menghadiri Deklarasi dan Pelantikan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) MADAS Kabupaten Malang di Pendopo Kabupaten Malang. (Dok. Istimewa)

Komunitas/Organisasi

DPD RI Lia Istifhama Dorong MADAS Sedarah Ambil Peran Bangun Ekonomi Bangsa

Rabu, 8 Jul 2026 - 08:49 WIB