Antusiasme Warga Membludak di Pasar Murah Masjid Al-Akbar, Khofifah Tegaskan Komitmen Stabilkan Harga

- Publisher

Senin, 16 Februari 2026 - 17:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

atusan warga memadati kawasan Masjid Nasional Al-Akbar Surabaya yang digelar Pasar Murah bersama Gubernur Khofifah. (Foto : Adpim For Digitaljatim.com)

atusan warga memadati kawasan Masjid Nasional Al-Akbar Surabaya yang digelar Pasar Murah bersama Gubernur Khofifah. (Foto : Adpim For Digitaljatim.com)

DigitalJatim.com – Ratusan warga memadati kawasan Masjid Nasional Al-Akbar Surabaya untuk mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau pada kegiatan Pasar Murah yang digelar Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Minggu (15/2/2026).

Antusiasme tinggi terlihat sejak siang hari, ratusan warga, terutama ibu rumah tangga, memadati lokasi kegiatan dan mengantre secara tertib untuk mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau dibandingkan harga pasar.

Pelaksanaan Pasar Murah kali ini terasa istimewa karena digelar hanya beberapa hari sebelum umat Muslim memasuki bulan puasa. Yang mana Pasar Murah menjadi bagian dari upaya pengendalian inflasi dan stabilisasi harga bahan pokok menjelang Bulan Suci Ramadan.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menegaskan, pasar murah merupakan langkah konkret pemerintah dalam menjaga daya beli masyarakat sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah di tengah meningkatnya kebutuhan konsumsi rumah tangga menjelang Ramadhan.

“Supply aman, stok aman namun antusiasme ini karena kebutuhan meningkat menjelang Bulan Suci Ramadhan dan Puasa,” ujarnya.

Dalam Pasar Murah tersebut, sejumlah komoditas dijual dengan harga di bawah harga pasar, antara lain beras premium Rp14.000 per kilogram, beras medium Rp11.000 per kilogram, minyak goreng Rp13.000 per liter, telur ayam ras Rp22.000 per pack, tepung terigu Rp10.000 per kilogram, serta gula pasir Rp14.000 per kilogram.

Selain itu, tersedia pula bawang putih Rp6.000 per 250 gram, bawang merah Rp7.000 per 250 gram, cabai rawit merah Rp4.000 per 100 gram, cabai merah besar Rp2.000 per 100 gram, serta daging ayam ras Rp30.000 per pack.

“Harga ayam di pasaran 1 kg sudah menembus harga Rp40.000 per kg sedangkan di Pasar Murah kali ini di harga Rp30.000 per kg, Cabe Merah di pasaran seharga Rp40.000 di Pasar Murah ini Rp20.000. Sementara komoditi Cabai Rawit di pasar harganya saat ini Rp. 80.000 per kg, harga di pasar murah Rp40.000 per kg,” jelasnya.

BACA JUGA  Gekrafs Surabaya Perkuat Literasi Hukum, Pelaku Ekonomi Kreatif Diminta Tak Takut Berkarya

Khofifah berharap langkah ini mampu membantu stabilisasi harga khususnya pada periode krusial menjelang Ramadhan serta memastikan kebutuhan pokok masyarakat terpenuhi dengan baik. Ia juga meminta distributor dan pemasok mempercepat distribusi guna menjaga keseimbangan antara permintaan dan pasokan.

Menurutnya, pasar murah merupakan bagian strategi pengendalian inflasi daerah sekaligus bukti kehadiran pemerintah di tengah masyarakat. Pemprov Jatim akan terus memperkuat koordinasi dengan pemerintah kabupaten/kota, distributor, serta pelaku usaha guna memastikan distribusi pangan berjalan lancar dan stok tetap aman hingga Idul Fitri.

“Masyarakat biasanya menstock lebih banyak Bahan Pokok selama Bulan Ramadhan,” ungkapnya.

Selama Bulan Ramadhan, Pemprov Jatim juga berkomitmen untuk menggencarkan operasi pasar dan pasar murah di berbagai daerah sebagai langkah konkret menjaga stabilitas ekonomi serta memberikan rasa tenang bagi masyarakat dalam menjalankan ibadah puasa.

“Insya Allah, stabilitas harga terus kita jaga agar masyarakat dapat menyambut dan menjalankan Ramadhan dengan khusyuk, tenang, dan penuh keberkahan,” pungkasnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Penulis : Syaiful Hidayat

Editor : Syaiful Hidayat

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel digitaljatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Gekrafs Surabaya Perkuat Literasi Hukum, Pelaku Ekonomi Kreatif Diminta Tak Takut Berkarya
Wagub Emil Ungkap Penyebab Harga Telur Anjlok, Bukan Semata Ulah Middleman
Gubernur Khofifah Perkuat Pengendalian Inflasi Lewat Pasar Murah dan Dorong UMKM di Desa Bulukandang Pasuruan
Bank UMKM Jatim Perkuat Ekosistem Pembiayaan UMKM Bersama Bank Jatim dan Jamkrida
Wapres Gibran Beri Apresiasi untuk Gubernur Khofifah, Jatim Lampaui Pertumbuhan Nasional dan Pimpin Produksi Padi
Wabup Mimik Ajak HIPMI Perkuat Kolaborasi, Dorong Pertumbuhan Ekonomi Sidoarjo
Gubernur Khofifah Pimpin Panen dan Tanam Tebu Serentak di Malang, Targetkan 54.897 Hektar Bongkar Ratoon 2026
Gubernur Khofifah Resmikan Al-Akbar FishTech, Panen Ratusan Melon IoT Jadi Contoh Ketahanan Pangan Masjid

Berita Terkait

Rabu, 8 Juli 2026 - 00:31 WIB

Gekrafs Surabaya Perkuat Literasi Hukum, Pelaku Ekonomi Kreatif Diminta Tak Takut Berkarya

Selasa, 7 Juli 2026 - 19:29 WIB

Wagub Emil Ungkap Penyebab Harga Telur Anjlok, Bukan Semata Ulah Middleman

Minggu, 5 Juli 2026 - 22:15 WIB

Gubernur Khofifah Perkuat Pengendalian Inflasi Lewat Pasar Murah dan Dorong UMKM di Desa Bulukandang Pasuruan

Selasa, 30 Juni 2026 - 16:23 WIB

Bank UMKM Jatim Perkuat Ekosistem Pembiayaan UMKM Bersama Bank Jatim dan Jamkrida

Senin, 29 Juni 2026 - 20:43 WIB

Wapres Gibran Beri Apresiasi untuk Gubernur Khofifah, Jatim Lampaui Pertumbuhan Nasional dan Pimpin Produksi Padi

Berita Terbaru

Anggota DPD RI Lia Istifhama saat menghadiri Deklarasi dan Pelantikan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) MADAS Kabupaten Malang di Pendopo Kabupaten Malang. (Dok. Istimewa)

Komunitas/Organisasi

DPD RI Lia Istifhama Dorong MADAS Sedarah Ambil Peran Bangun Ekonomi Bangsa

Rabu, 8 Jul 2026 - 08:49 WIB