Edukasi Pola Hidup Sehat Saat Puasa, Prime Foundation Gelar Talkshow Kesehatan di Ponpes Nurul Huda

Belum ada data penulis & editor

- Author

Kamis, 5 Maret 2026 - 18:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pengurus Prime Foundation bersama santriwan dan santriwati di Ponpes Nurul Huda Surabaya. (Foto: Syaiful/DigitalJatim)

Pengurus Prime Foundation bersama santriwan dan santriwati di Ponpes Nurul Huda Surabaya. (Foto: Syaiful/DigitalJatim)

Surabaya – Prime Foundation menggelar program Ramadan Berbagi berupa talkshow kesehatan dan santunan anak yatim di Pondok Pesantren Nurul Huda Sencaki, Surabaya, Kamis (5/3/2026) sore. Kegiatan ini diikuti puluhan santri dan santriwati.

Acara yang berlangsung di lantai 3 ponpes tersebut diisi dengan talkshow bertema Ramadan Sehat bersama CEO Apotek Kantong apt. Ariyo Handono Putro. Selain itu, juga digelar pembagian takjil, buka puasa bersama, serta santunan kepada anak yatim.

Ketua Prime Foundation Abdul Rauf mengatakan kegiatan ini bertujuan untuk berbagi sekaligus memberikan edukasi kesehatan kepada para santri.

“Saat ini kami menggelar talkshow tentang kesehatan. Sebagaimana kita ketahui, banyak santri yang belum memahami secara mendalam mengenai pola hidup sehat, termasuk pengaturan pola makan saat Ramadan,” ujarnya.

Rauf menambahkan, dalam kegiatan tersebut pihaknya juga memberikan santunan kepada anak yatim.

“Selain talkshow, kami juga memberikan santunan kepada 15 anak yatim. Sementara peserta talkshow sekitar 30 orang. Total peserta sekitar 45 orang,” katanya.

Ia berharap kegiatan tersebut dapat memberikan manfaat dan menambah wawasan para santri, khususnya dalam menjaga kesehatan selama Ramadan.

“Semoga para santri dapat meningkatkan pengetahuan, pengalaman, serta ilmu yang bisa dipersiapkan untuk masa depan,” harapnya.

Sementara itu, Kepala Pondok Pesantren Nurul Huda Sencaki Gus Ahmad Syauqi mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari program Ramadan Berbagi yang digelar Prime Foundation bersama ponpes Nurul Huda.

“Kebetulan saya juga bagian dari Prime Foundation. Ini adalah yayasan yang diinisiasi oleh alumni Gontor angkatan 2010,” kata Gus Syauqi.

Ia berharap kolaborasi semacam ini terus terjalin dengan berbagai pihak.

“Spirit Prime Foundation adalah membangun sinergi dengan semua pihak. Dengan berbagi kebahagiaan, harapannya semua bisa mengambil manfaat dan menjadi sesuatu yang berguna bagi umat,” imbuhnya.

BACA JUGA  Senator Lia Istifhama Jadi Pembina Solidaritas KING, Dorong Potensi Lokal Nganjuk Makin Dikenal

Senada, CEO Apotek Kantong apt. Ariyo Handono Putro menekankan pentingnya menjaga pola hidup sehat selama menjalankan ibadah puasa. Menurutnya, Ramadan merupakan momentum untuk mengontrol diri, termasuk dalam mengatur pola makan.

“Ramadan ini menurut saya adalah momentum untuk mengontrol nafsu. Walaupun makanan yang tersedia banyak dan enak, kita tetap harus mampu mengontrol diri agar puasa tetap sehat,” jelasnya.

Ia juga menyarankan pola konsumsi air putih dengan rumus 2-4-2 selama Ramadan yakni dua gelas saat berbuka, empat gelas pada malam hari, dan dua gelas saat sahur.

“Kita tetap membutuhkan hidrasi yang cukup. Karena siang hari kita tidak bisa minum, maka kebutuhan cairan harus dipenuhi saat malam hari,” terang dia.

Selain itu, ia menyarankan agar berbuka dengan makanan ringan terlebih dahulu, seperti kurma, untuk mencegah risiko hipoglikemia.

“Kurma mengandung glukosa yang baik untuk mengembalikan energi. Konsumsi gula juga perlu secukupnya agar tidak berlebihan,” tambahnya.

Ariyo juga berpesan agar para santri tetap aktif selama Ramadan, termasuk berolahraga dengan porsi yang disesuaikan.

“Jangan jadikan Ramadan sebagai halangan untuk beraktivitas. Tetap beraktivitas dan olahraga, namun porsinya diatur serta diimbangi dengan asupan gizi dan pola tidur yang baik,” pesannya.

Ia berharap para santri dapat terus berkembang dan berkontribusi di berbagai bidang. “Santri tidak harus selalu menjadi kiai atau ustaz. Santri juga bisa menjadi dokter, apoteker, insinyur, dan profesi lainnya yang memberi manfaat bagi bangsa,” pungkasnya. (Syaiful/Yoyok)

Follow WhatsApp Channel digitaljatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Gubernur Khofifah Pimpin Upacara Hari Santri Nasional 2026 di Ponpes Tremas Pacitan
600 Personel Gabungan Tertibkan 67 Bangunan Liar di Frontage Road Sidoarjo
Senator Lia Istifhama Soroti Keadilan Pembagian Dana Cukai untuk Madura
Ning Lia Ajak Generasi Muda Jadikan Hari Santri Nasional sebagai Momentum Kebangkitan Peradaban
Gubernur Khofifah Salurkan Bantuan Air Bersih untuk 196 KK Terdampak Kekeringan di Ngawi
Gubernur Khofifah Tinjau Karhutla Tahura R Soerjo di Pasuruan, Prioritaskan Keselamatan Petugas dan Relawan
Zahlul DPRD Sidoarjo Soroti Kedisiplinan 1.500 Pengendara dalam Motoran Santun
Senator Lia Istifhama Jadi Pembina Solidaritas KING, Dorong Potensi Lokal Nganjuk Makin Dikenal
Berita ini 82 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 03:40 WIB

Gubernur Khofifah Pimpin Upacara Hari Santri Nasional 2026 di Ponpes Tremas Pacitan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 10:28 WIB

Senator Lia Istifhama Soroti Keadilan Pembagian Dana Cukai untuk Madura

Kamis, 22 Oktober 2026 - 10:07 WIB

Ning Lia Ajak Generasi Muda Jadikan Hari Santri Nasional sebagai Momentum Kebangkitan Peradaban

Kamis, 22 Oktober 2026 - 00:47 WIB

Gubernur Khofifah Salurkan Bantuan Air Bersih untuk 196 KK Terdampak Kekeringan di Ngawi

Rabu, 21 Oktober 2026 - 23:38 WIB

Gubernur Khofifah Tinjau Karhutla Tahura R Soerjo di Pasuruan, Prioritaskan Keselamatan Petugas dan Relawan

Berita Terbaru

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meninjau pelaksanaan khitanan massal dan cek kesehatan gratis (CKG) di Pendopo Kabupaten Pacitan. (Dok. Humas Pemprov)

Pemerintahan dan Kebijakan

Sambut HSN 2026, Khofifah Pastikan Layanan Kesehatan Gratis Menyentuh Warga Pacitan

Jumat, 23 Okt 2026 - 03:31 WIB

Pansus IV DPRD Sidoarjo Bahas Raperda Tibumtranmas, Koordinasi Antar-OPD Jadi Sorotan. (Dok. Syaiful)

Pemerintahan dan Kebijakan

Pansus IV DPRD Sidoarjo Bahas Raperda Tibumtranmas, Koordinasi Antar-OPD Jadi Sorotan

Kamis, 22 Okt 2026 - 23:53 WIB

WhatsApp