Ditemukan Mengapung di Sungai Brantas, Korban Tenggelam Asal Mojokerto Meninggal

Penulis Syaiful Hidayat
Editor Syaiful

- Author

Selasa, 18 Agustus 2026 - 12:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ditemukan Mengapung di Sungai Brantas, Korban Tenggelam Asal Mojokerto Meninggal. (Dok. Tim Basarnas Surabaya)

Ditemukan Mengapung di Sungai Brantas, Korban Tenggelam Asal Mojokerto Meninggal. (Dok. Tim Basarnas Surabaya)

Sidoarjo – Tim SAR gabungan menemukan Dicky Alfarizi W (22), warga Kelurahan Gedongan, Kecamatan Magersari, Kota Mojokerto, yang sebelumnya dilaporkan tenggelam di Sungai Brantas, Kecamatan Tarik, Kabupaten Sidoarjo.

Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Selasa (18/8/2026) sekitar pukul 01.35 WIB. Jenazah ditemukan tidak jauh dari lokasi awal korban dilaporkan tenggelam.

Kepala Kantor SAR Kelas A Surabaya Nanang Sigit P.H. selaku SAR Mission Coordinator (SMC) mengatakan, korban ditemukan setelah warga melihat jenazah mengapung di aliran Sungai Brantas.

“Setelah mendapat informasi dari warga, selanjutnya tim SAR gabungan melakukan pengecekan dan evakuasi terhadap korban,” kata Nanang.

Petugas kemudian mengevakuasi jenazah ke daratan. Selanjutnya, korban dibawa ke RS Bhayangkara Porong menggunakan ambulans PMI Mojokerto untuk penanganan lebih lanjut.

Nanang menjelaskan, tim rescue Kantor SAR Kelas A Surabaya bersama unsur SAR gabungan telah melakukan pencarian sejak Senin (17/8/2026), setelah laporan korban tenggelam diterima.

Pada awal pencarian, petugas menyisir area sekitar lokasi kejadian menggunakan satu unit perahu karet. Operasi kemudian diperluas dengan menambah satu unit perahu karet dan satu speedboat.

Penyisiran dilakukan di permukaan sungai secara bergantian. Petugas juga melakukan manuver perahu untuk menciptakan gelombang air dengan harapan dapat membantu mengangkat atau memunculkan korban yang diduga masih berada di dalam sungai.

Selain menyisir permukaan, tim penyelam turut dikerahkan untuk mencari korban di dalam sungai.

Komandan Tim Rescue Basarnas Fajar Ismucahyo mengatakan pencarian menghadapi kendala berupa jarak pandang yang sangat terbatas bagi penyelam saat berada di dalam air.

“Jarak pandang penyelam ketika berada di dalam air sangat terbatas,” ujar Fajar.

Dalam operasi pencarian dan evakuasi tersebut, sejumlah unsur terlibat. Di antaranya tim rescue Kantor SAR Kelas A Surabaya, BPBD Jawa Timur, BPBD Kabupaten Sidoarjo, BPBD Kabupaten Mojokerto, BPBD Kota Mojokerto, PMI Kota Mojokerto, PMI Kabupaten Mojokerto, Polsek Tarik, Koramil Tarik, Inafis Polresta Sidoarjo, warga sekitar, serta unsur SAR lainnya.

BACA JUGA  Hadiri Maulid Nabi Bersama Kader PKK Pasuruan, Arumi Bachsin Tekankan Pentingnya Akhlak dalam Pengabdian Kepada Masyarakat

Penulis : Syaiful Hidayat

Editor : Syaiful

Follow WhatsApp Channel digitaljatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ali Mufthi Tinjau Pembangunan Bronjong Sungai Ngasinan, 70 Meter Tanggul Diperkuat
Puguh DPRD Jatim Soroti Banjir Sawojajar 2 Malang, Normalisasi Saluran Dikawal
Ning Lia: Gen Z Boleh Keren dan Modern, tapi Akhlak Rasulullah Harus Jadi Pegangan
Sebulan Tinggal di Pesantren, Ning Lia Datangi Mahasiswa Baru dan Dengarkan Cerita Mereka
Hadiri Maulid Nabi Bersama Kader PKK Pasuruan, Arumi Bachsin Tekankan Pentingnya Akhlak dalam Pengabdian Kepada Masyarakat
Kekeringan Pasuruan, Gubernur Khofifah Kirim 45 Tandon dan 500 Jeriken untuk Warga
Gubernur Khofifah Salurkan 120 Rit Air Bersih untuk 38.270 Keluarga Terdampak Kekeringan di Blitar
Tunggakan Empat TPS 3R ke TPA Griyo Mulyo Jabon Sidoarjo Capai Rp1,13 Miliar
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 02:59 WIB

Ali Mufthi Tinjau Pembangunan Bronjong Sungai Ngasinan, 70 Meter Tanggul Diperkuat

Rabu, 9 September 2026 - 21:48 WIB

Puguh DPRD Jatim Soroti Banjir Sawojajar 2 Malang, Normalisasi Saluran Dikawal

Rabu, 9 September 2026 - 04:52 WIB

Ning Lia: Gen Z Boleh Keren dan Modern, tapi Akhlak Rasulullah Harus Jadi Pegangan

Selasa, 8 September 2026 - 20:41 WIB

Sebulan Tinggal di Pesantren, Ning Lia Datangi Mahasiswa Baru dan Dengarkan Cerita Mereka

Senin, 7 September 2026 - 23:07 WIB

Hadiri Maulid Nabi Bersama Kader PKK Pasuruan, Arumi Bachsin Tekankan Pentingnya Akhlak dalam Pengabdian Kepada Masyarakat

Berita Terbaru

WhatsApp