Diingatkan Perjuangan Berat, Anggota DPD RI Lia Istifhama Pilih Loyal pada Amanah Masyarakat

Editor Yoyok

- Author

Rabu, 22 April 2026 - 20:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota DPD RI Lia Istifhama.

Anggota DPD RI Lia Istifhama.

Editor: Yoyok

Banyuwangi – Proses panjang penuh perjuangan menjadi pengingat kuat bagi seorang wakil daerah untuk tidak mengkhianati amanah masyarakat. Dari titik nol hingga dipercaya duduk di kursi parlemen, komitmen untuk tetap berpihak pada rakyat menjadi prinsip yang terus dijaga.

Itulah yang membuat Anggota DPD RI asal Jawa Timur, Lia Istifhama tetap komitmen untuk menjaga amanah masyarakat dengan terus turun langsung menyerap aspirasi.

Perempuan yang akrab disapa Ning Lia itu mengaku tidak ingin mengkhianati kepercayaan publik, mengingat proses panjang dan penuh perjuangan yang telah dilaluinya hingga berada di posisi saat ini.

“Perjuangan menuju titik ini tidak mudah. Karena itu, amanah masyarakat harus dijaga dengan sungguh-sungguh, bukan hanya janji,” ujarnya saat kegiatan serap aspirasi di Masjid Besar Arraudlah, Desa Kalibaruwetan, Kecamatan Kalibaru, Banyuwangi, Minggu (19/4/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Ning Lia juga membagikan kisah perjuangan hidupnya yang penuh perjuangan. Ia mengaku pernah berada di titik nol secara finansial, namun tetap berusaha membantu orang lain.

“Saya pernah di posisi tidak punya uang sama sekali, nol rupiah. Tapi dalam kondisi itu, saya tetap berusaha memberi kepada orang lain semampu saya,” ungkapnya.

Perempyan yang juga Keponakan Gubernur Jatim Khofifah itu menceritakan bagaimana sejak muda sudah terbiasa bekerja keras demi memenuhi kebutuhan hidup dan pendidikan.

“Saya pernah menjual kertas berkas verval untuk menambal kebutuhan sehari-hari. Bahkan saat kuliah, saya menjalani tiga kampus sekaligus, sambil tetap bekerja mengajar kursus privat,” tuturnya.

Menurutnya, pengalaman hidup tersebut menjadi pengingat agar tidak lalai terhadap amanah yang kini diemban.

“Kalau kita ingat proses jatuh bangunnya, kita tidak akan mudah tergoda untuk mengkhianati kepercayaan masyarakat,” tegasnya.

BACA JUGA  Ning Lia Ajak Generasi Muda Jadikan Hari Santri Nasional sebagai Momentum Kebangkitan Peradaban

Dalam kegiatan tersebut, Ning Lia menegaskan pentingnya pola jemput bola untuk mendengar langsung kebutuhan masyarakat, terutama di wilayah yang jauh dari pusat pemerintahan.

“Kami hadir untuk memastikan suara masyarakat benar-benar sampai ke pusat dan diperjuangkan dalam kebijakan,” imbuhnya.

Ia juga mengajak masyarakat untuk tetap optimistis dalam menghadapi berbagai tantangan kehidupan, seraya mengingatkan bahwa setiap kesulitan pasti disertai kemudahan.

Selain itu, Lia menekankan pentingnya integritas dalam kehidupan sosial dan kepemimpinan. Nilai kejujuran, keikhlasan, serta menjauhi sifat kikir, dusta, dan munafik menjadi fondasi dalam menjaga kepercayaan publik.

“Kepercayaan adalah hal paling mahal. Sekali dikhianati, akan sulit kembali. Karena itu, amanah harus dijaga sebaik-baiknya,” ujarnya.

Dalam sambutannya, Ning Lia juga mengutip hadis riwayat Bukhari tentang pentingnya menjaga kejujuran dan menjauhi sifat munafik sebagai bagian dari akhlak seorang pemimpin.

Kegiatan ini dihadiri sejumlah tokoh agama dan masyarakat setempat, di antaranya KH Iskandar Dzulkarnain, KH Ir Achmad Wahyudi, SH, MH, serta tokoh muda seperti Gus Fathan dan Lora Masykuri. Turut hadir pula unsur Muspika Kalibaru, termasuk Kapolsek dan Danramil.

Ketua Yayasan Masjid Besar Arraudlah, melalui perwakilan H Mashuri, menyampaikan bahwa lembaga pendidikan di bawah yayasan terus berkembang dan memberikan dampak positif bagi masyarakat.

“Alhamdulillah, lembaga pendidikan kami semakin maju. Banyak tenaga pengajar yang kini telah tersertifikasi dan memberikan layanan pendidikan yang lebih baik,” ujarnya.

Sementara itu, KH Ir. Achmad Wahyudi mengapresiasi kehadiran Lia Istifhama di wilayah Kalibaru. Ia menilai kehadiran wakil daerah secara langsung di tengah masyarakat menjadi langkah penting dalam membangun komunikasi dua arah yang produktif.

Menurutnya, sinergi antara wakil rakyat dan masyarakat harus terus dijaga agar melahirkan kebijakan yang benar-benar berpihak pada kepentingan publik.

BACA JUGA  Senator Lia Istifhama Masuk Tiga Besar DPD RI Awards 2026, Angkat Kiprah Pembatik Lamongan

Dalam kesempatan itu, KH Ir. Achmad Wahyudi juga menekankan pentingnya penerapan meritokrasi dalam sistem pemerintahan. Ia menjelaskan bahwa meritokrasi merupakan sistem yang menempatkan seseorang berdasarkan kemampuan, prestasi, kompetensi, dan integritas, bukan karena kedekatan, kekayaan, atau koneksi politik.

“Dengan meritokrasi, birokrasi akan berjalan lebih efisien, adil, dan transparan. Ini yang harus terus kita dorong bersama agar kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah semakin kuat,” ujarnya.

Editor : Yoyok

Follow WhatsApp Channel digitaljatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Senator Lia Istifhama Kunjungi Sanggar Mbah Guru, Terpukau Pesona Batik Alami Lamongan
Senator Lia Istifhama Masuk Tiga Besar DPD RI Awards 2026, Angkat Kiprah Pembatik Lamongan
Dugaan Pelecehan Seksual di MTs Hasanuddin, Komisi D DPRD Sidoarjo Dorong Penanganan Sesuai Hukum
Gubernur Khofifah Resmikan Jalan Gerilya Jenderal Sudirman dan Infrastruktur Jalan-Jembatan di Pacitan
Gubernur Khofifah Pimpin Upacara Hari Santri Nasional 2026 di Ponpes Tremas Pacitan
600 Personel Gabungan Tertibkan 67 Bangunan Liar di Frontage Road Sidoarjo
Senator Lia Istifhama Soroti Keadilan Pembagian Dana Cukai untuk Madura
Ning Lia Ajak Generasi Muda Jadikan Hari Santri Nasional sebagai Momentum Kebangkitan Peradaban
Berita ini 23 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 14:18 WIB

Senator Lia Istifhama Kunjungi Sanggar Mbah Guru, Terpukau Pesona Batik Alami Lamongan

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 14:08 WIB

Senator Lia Istifhama Masuk Tiga Besar DPD RI Awards 2026, Angkat Kiprah Pembatik Lamongan

Jumat, 23 Oktober 2026 - 15:53 WIB

Dugaan Pelecehan Seksual di MTs Hasanuddin, Komisi D DPRD Sidoarjo Dorong Penanganan Sesuai Hukum

Jumat, 23 Oktober 2026 - 12:55 WIB

Gubernur Khofifah Resmikan Jalan Gerilya Jenderal Sudirman dan Infrastruktur Jalan-Jembatan di Pacitan

Jumat, 23 Oktober 2026 - 03:40 WIB

Gubernur Khofifah Pimpin Upacara Hari Santri Nasional 2026 di Ponpes Tremas Pacitan

Berita Terbaru

WhatsApp