Wabup Mimik Sidak Sungai Porong Kanal, Temukan Pintu Air Rusak Sudah 4 Tahun

- Pewarta

Rabu, 8 April 2026 - 18:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Bupati Sidoarjo Mimik Idayana meninjau langsung proses normalisasi tersebut. (Foto: Istimewa)

Wakil Bupati Sidoarjo Mimik Idayana meninjau langsung proses normalisasi tersebut. (Foto: Istimewa)

Sidoarjo – Pemerintah Kabupeten (Pemkab) Sidoarjo terus mengebut normalisasi Sungai Porong Kanal. Satu unit alat berat diterjunkan untuk mengeruk sedimentasi di sepanjang aliran sungai yang membentang hingga 31 kilometer.

Wakil Bupati Sidoarjo Mimik Idayana meninjau langsung proses normalisasi tersebut pada Rabu (8/4/2026) pagi. Saat ini, pengerjaan telah memasuki wilayah Kecamatan Krembung, tepatnya di sekitar pintu Air Krembung.

Mimik mengatakan, normalisasi Sungai Porong Kanal akan dilanjutkan hingga wilayah Kecamatan Prambon. Saat ini, alat berat milik Dinas PU Bina Marga dan SDA Sidoarjo masih difokuskan untuk membersihkan endapan lumpur serta sampah di wilayah Krembung.

“Di sini sebenarnya sudah selesai, hanya tinggal sedikit sampah yang perlu dibersihkan,” kata Mimik di lokasi.

Ia menegaskan, keberadaan Sungai Porong Kanal sangat vital bagi sektor pertanian di Sidoarjo. Setidaknya ada tiga kecamatan yang bergantung pada aliran air dari sungai tersebut, yakni Krembung, Porong, dan Jabon.

“Tiga kecamatan ini sangat membutuhkan aliran air dari sungai ini,” ujarnya.

Dalam sidaknya, Mimik juga menemukan kerusakan pada ulir pengatur pintu air di Krembung. Dari total empat ulir, dua diantaranya dilaporkan hilang dan kondisi tersebut telah berlangsung sekitar empat tahun.

Menurutnya, perbaikan akan segera dikoordinasikan dengan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Brantas, mengingat pintu air tersebut berada di bawah kewenangan BBWS sebagai bagian dari jaringan irigasi Delta Brantas.

“Kalau pintu air macet dan tidak bisa dibuka tutup, tentu akan berdampak pada pertanian di tiga kecamatan,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Pengairan Dinas PU Bina Marga dan SDA Sidoarjo Prayit menjelaskan, pengerjaan normalisasi dilakukan bertahap dari hilir ke hulu. Hingga kini, progres pengerjaan telah mencapai sekitar 7 kilometer.

BACA JUGA  Jelang Pilkades, Kerawanan Politik Desa Jumput Rejo Jadi Sorotan Pemantau

“Normalisasi dimulai dari wilayah Porong hingga saat ini sudah sampai Krembung,” kata Prayit.

Ia menambahkan, total pengerjaan yang ditargetkan melalui skema swakelola mencapai 9 kilometer dan diperkirakan rampung dalam waktu satu bulan. Selain itu, proyek normalisasi juga akan melibatkan pihak swasta dengan panjang sekitar 2,5 kilometer yang saat ini masih dalam proses lelang.

“Pekerjaan ini rutin kami lakukan untuk menjaga kelancaran aliran air, terutama saat musim kemarau,” pungkasnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor : Yoyok

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel digitaljatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jelang Pilkades, Kerawanan Politik Desa Jumput Rejo Jadi Sorotan Pemantau
Terbitnya Perda Nomor 1 Tahun 2026 Jadi Angin Segar bagi Relawan Bencana di Jatim
Penipu Gunakan Banyak Nomor, Advokat Muda Sidoarjo Imbau Masyarakat Jangan Mudah Percaya
Tiga Hari Hilang di Sungai Brantas, Tim SAR Gabungan Akhirnya Temukan Isnaini
Tim SAR Temukan Mustofa 35 Kilometer dari Lokasi Tenggelam di Sungai Brantas
Momen Gubernur Khofifah Temani Sheikh Afeefuddin Al Jailani Silaturahmi ke Ponpes Zainul Hasan Genggong
BRI Kanca Krian Salurkan 17 Unit Komputer untuk Dukung Pendidikan di MI Ar-Rosyad Prambon
Raker TBM Gunungkidul Susun Program 2026-2031, Dorong Literasi hingga Ekonomi Kreatif

Berita Terkait

Sabtu, 23 Mei 2026 - 17:39 WIB

Jelang Pilkades, Kerawanan Politik Desa Jumput Rejo Jadi Sorotan Pemantau

Jumat, 22 Mei 2026 - 19:14 WIB

Terbitnya Perda Nomor 1 Tahun 2026 Jadi Angin Segar bagi Relawan Bencana di Jatim

Rabu, 20 Mei 2026 - 23:10 WIB

Penipu Gunakan Banyak Nomor, Advokat Muda Sidoarjo Imbau Masyarakat Jangan Mudah Percaya

Rabu, 20 Mei 2026 - 16:46 WIB

Tiga Hari Hilang di Sungai Brantas, Tim SAR Gabungan Akhirnya Temukan Isnaini

Rabu, 20 Mei 2026 - 16:35 WIB

Tim SAR Temukan Mustofa 35 Kilometer dari Lokasi Tenggelam di Sungai Brantas

Berita Terbaru