Ustadz Khoirul Sampaikan Duka atas Wafatnya Ali Khamenei, Kutuk Serangan Israel–AS

- Pewarta

Senin, 2 Maret 2026 - 00:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sekretaris LD PWNU Jatim sekaligus Pengasuh Ponpes Darul Arqom Wonocolo Ustadz Dr. Moch. Khoirul Anwar. (Foto: Istimewa)

Sekretaris LD PWNU Jatim sekaligus Pengasuh Ponpes Darul Arqom Wonocolo Ustadz Dr. Moch. Khoirul Anwar. (Foto: Istimewa)

Surabaya – Situasi geopolitik dunia kian memanas. Konflik antara Israel dan Iran yang disebut-sebut melibatkan Amerika Serikat memicu reaksi dari berbagai pihak, termasuk kalangan dari Lembaga Dakwah (LD) Nadhlatul Ulama (NU) di Jawa Timur.

Sekretaris Lembaga Dakwah (LD) PWNU Jawa Timur Ustadz Dr. Moch. Khoirul Anwar menyampaikan duka cita atas wafatnya pemimpin agung Iran Ayotallah Ali Khamenei.

“Pertama, tentu kita ikut berbela sungkawa atas wafatnya Ayotallah Ali Khamenei, pemimpin agung di Iran. Sebagai sesama muslim, kita doakan beliau Husnul khatimah, diterima amal ibadahnya dan diampuni segala kesalahannya,” Ujar Ustadz Khoirul kepada wartawan DigitalJatim.com, Minggu (1/3/2026) malam.

Pengasuh Ponpes Darul Arqom Wonocolo itu juga mengutuk keras serangan yang dilakukan Israel – Amerika Serikat dan sekutunya. Menurutnya, kekerasan tidak akan pernah menjadi solusi atas konflik yang terjadi.

“Kami mengutuk keras tindakan tersebut. Bagaimanapun, kekerasan tidak akan bisa menyelesaikan masalah,” tegas dia.

Ustadz Khoirul mengajak umat Islam untuk melaksanakan qunut nazilah pada rakaat terakhir setiap salat fardu sebagai bentuk doa atas situasi yang terjadi. Seruan tersebut, kata dia, juga telah ditindaklanjuti melalui edaran dari Pengurus Besar Nadhlaltul Ulama (PBNU).

“Ini sebagai bentuk ikhtiar batin kita agar konflik segera berakhir,” imbuh Ustadz Khoirul.

Selain itu, Ustadz Khoirul berharap Pemerintah Indonesia dapat berperan aktif mendorong penyelesaian Konflik melalui jalur diplomasi. Ia pun menekankan pentingnya dukungan terhadap kemerdekaan Palestina sebagaimana amanat konstitusi.

“Konstitusi kita jelas mengamanatkan penjajaan diatas dunia harus dihapuskan. Karena itu, mendorong kemerdekaan Palestina menjadi bagian dari upaya mengahdirkan perdamaian,” terang dia.

“Dalam perspektif Islam, segala bentuk tindakan sewenang-wenang dan kekerasan bertentangan dengan prinsip ajaran agama yang menjunjung tinggi keadilan dan perdamaian,” pungkasnya.

BACA JUGA  Jelang Pilkades, Kerawanan Politik Desa Jumput Rejo Jadi Sorotan Pemantau

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Penulis : Syaiful Hidayat

Editor : Yoyok

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel digitaljatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jelang Pilkades, Kerawanan Politik Desa Jumput Rejo Jadi Sorotan Pemantau
Terbitnya Perda Nomor 1 Tahun 2026 Jadi Angin Segar bagi Relawan Bencana di Jatim
Penipu Gunakan Banyak Nomor, Advokat Muda Sidoarjo Imbau Masyarakat Jangan Mudah Percaya
Tiga Hari Hilang di Sungai Brantas, Tim SAR Gabungan Akhirnya Temukan Isnaini
Tim SAR Temukan Mustofa 35 Kilometer dari Lokasi Tenggelam di Sungai Brantas
Momen Gubernur Khofifah Temani Sheikh Afeefuddin Al Jailani Silaturahmi ke Ponpes Zainul Hasan Genggong
BRI Kanca Krian Salurkan 17 Unit Komputer untuk Dukung Pendidikan di MI Ar-Rosyad Prambon
Raker TBM Gunungkidul Susun Program 2026-2031, Dorong Literasi hingga Ekonomi Kreatif

Berita Terkait

Sabtu, 23 Mei 2026 - 17:39 WIB

Jelang Pilkades, Kerawanan Politik Desa Jumput Rejo Jadi Sorotan Pemantau

Jumat, 22 Mei 2026 - 19:14 WIB

Terbitnya Perda Nomor 1 Tahun 2026 Jadi Angin Segar bagi Relawan Bencana di Jatim

Rabu, 20 Mei 2026 - 23:10 WIB

Penipu Gunakan Banyak Nomor, Advokat Muda Sidoarjo Imbau Masyarakat Jangan Mudah Percaya

Rabu, 20 Mei 2026 - 16:46 WIB

Tiga Hari Hilang di Sungai Brantas, Tim SAR Gabungan Akhirnya Temukan Isnaini

Rabu, 20 Mei 2026 - 16:35 WIB

Tim SAR Temukan Mustofa 35 Kilometer dari Lokasi Tenggelam di Sungai Brantas

Berita Terbaru