Sidoarjo – Suasana hangat dan penuh gelak tawa mewarnai Balai RW 08 Griya Kebunagung 1, Sukodono, Minggu (26/4/2026) pagi. Puluhan ibu-ibu tampil anggun dengan busana bernuansa Kartini. Mereka tampak antusias mengikuti lomba kreasi gethuk yang digelar TP PKK RW 08 dalam rangka memperingati Hari Kartini 2026.
Sebanyak 12 RT ambil bagian dalam lomba tersebut. Menariknya, setiap kelompok hanya diberi batasan anggaran maksimal Rp 50 ribu. Namun, keterbatasan itu justru memantik kreativitas. Singkong yang dikenal sebagai bahan sederhana, disulap menjadi beragam sajian unik dan menggugah selera.
Ketua TP PKK RW 08, Nur Ali mengatakan kegiatan ini menjadi sarana menggali potensi sekaligus memperkuat peran perempuan di lingkungan masyarakat.
“Kami ingin menunjukkan bahwa perempuan bisa mandiri, kreatif, dan tetap berbudaya, sejalan dengan semangat Hari Kartini menuju Indonesia Emas 2045,” ujarnya.
Ia mengaku bangga dengan hasil karya para peserta. Menurutnya, inovasi yang ditampilkan jauh di luar ekspektasi. Beragam olahan, kata dia, modern berbahan dasar gethuk bermunculan, mulai dari pizza gethuk, pie gethuk, gethuk goreng, hingga tumpeng gethuk berwarna-warni.
“Ini membuktikan bahwa makanan tradisional bisa diolah menjadi sajian kekinian yang menarik,” imbuh Nur.
Penilaian dilakukan secara objektif oleh dua juri, yakni Fina Charismawati dari Puskesmas Sukodono dan ahli gizi Wiwik Parwati. Aspek yang dinilai meliputi cita rasa, kreativitas, teknik penyajian, hingga kebersihan.
Wiwik Parwati menilai seluruh peserta tampil impresif. Bahkan, beberapa kreasi dinilai berhasil mengubah citra gethuk menjadi makanan yang lebih modern dan diminati berbagai kalangan.
“Biasanya gethuk identik dengan camilan tradisional. Di sini, tampilannya lebih menarik dan cocok untuk anak-anak,” jelasnya.
Setelah melalui penilaian ketat, dewan juri menetapkan para pemenang. Juara pertama diraih RT 28 dengan kreasi Bola-Bola Kres. Disusul RT 27 sebagai juara kedua lewat Gethuk Zamrud Khatulistiwa, serta RT 30 di posisi ketiga dengan Gethuk Buah Naga. Sementara itu, Harapan 1 diraih RT 26 dengan Gethuk Vla Buah dan Harapan 2 oleh RT 34 dengan Gethuk Anggur.
Sebelum lomba dimulai, warga terlebih dahulu mengikuti senam pagi bersama yang semakin mempererat kebersamaan. Kegiatan ini pun tak sekadar ajang lomba, tetapi juga menjadi ruang silaturahmi, ekspresi kreativitas, serta perwujudan semangat Kartini yang hidup di tengah masyarakat.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Editor : Yoyok











