Ulama Madura Mendukung KH Imaduddin Al-Bantani Menjadi Ketum PBNU

- Pewarta

Sabtu, 25 April 2026 - 18:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pamekasan – Sejumlah ulama Nahdliyin Madura di bawah koordinasi Abuya RKH Abdul Hamid Roqib Suryodirjo menyatakan keinginan dan kebulatan tekad mendukung KH Imaduddin Usman Al-Bantani sebagai Ketua Umum PBNU dalam Muktamar 2026.

“Saya dan beberapa teman kyai dari Madura berkeinginan dan berdoa agar KH Imaduddin Usman Al-Bantani menjadi Ketua Umum PBNU dalam muktamar 2026,” ucap munsib Bani Walisongo dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (25/4/2026).

Selain berupa doa, ia menyatakan juga berikhtiar untuk pencalonan KH Imaduddin Al-Bantani.

“Tentu saja bukan hanya keinginan dan doa, tapi juga ikhtiar akan kami lakukan semaksimal mungkin, karena jaringan kami banyak yang menjadi Ketua Cabang NU, yang tentu saja memiliki hak suara dalam Muktamar,” lanjut Trah Kraton Mataram dari jalur Bhuju’ Abdullah Jambul.

Pertimbangannya adalah untuk kesinambungan dakwah Walisongo.

“Alasan kami singkat namun jelas, yaitu untuk kesinambungan dakwah dan legacy walisongo. NU adalah ormas pewaris Walisongo, baik secara nasab, sanad maupun kemurnian ajaran, karena ada yang coba-coba membelokkan NU ke arah yang bukan-buka n, maka kami para pejuang Walisongo harus tampil memimpin NU. Semoga doa dan ikhtiar kami diridhoi dan dikabulkan oleh Allah SWT,” pungkas aktivis gerakan tarekat.

BACA JUGA  TPT Jatim Februari 2026 Turun Jadi 3,55 Persen, Gubernur Khofifah Sebut Ekonomi Tumbuh Inklusif

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor : Yoyok

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel digitaljatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jelang Pilkades, Kerawanan Politik Desa Jumput Rejo Jadi Sorotan Pemantau
Terbitnya Perda Nomor 1 Tahun 2026 Jadi Angin Segar bagi Relawan Bencana di Jatim
Penipu Gunakan Banyak Nomor, Advokat Muda Sidoarjo Imbau Masyarakat Jangan Mudah Percaya
Tiga Hari Hilang di Sungai Brantas, Tim SAR Gabungan Akhirnya Temukan Isnaini
Tim SAR Temukan Mustofa 35 Kilometer dari Lokasi Tenggelam di Sungai Brantas
Momen Gubernur Khofifah Temani Sheikh Afeefuddin Al Jailani Silaturahmi ke Ponpes Zainul Hasan Genggong
BRI Kanca Krian Salurkan 17 Unit Komputer untuk Dukung Pendidikan di MI Ar-Rosyad Prambon
Raker TBM Gunungkidul Susun Program 2026-2031, Dorong Literasi hingga Ekonomi Kreatif

Berita Terkait

Sabtu, 23 Mei 2026 - 17:39 WIB

Jelang Pilkades, Kerawanan Politik Desa Jumput Rejo Jadi Sorotan Pemantau

Jumat, 22 Mei 2026 - 19:14 WIB

Terbitnya Perda Nomor 1 Tahun 2026 Jadi Angin Segar bagi Relawan Bencana di Jatim

Rabu, 20 Mei 2026 - 23:10 WIB

Penipu Gunakan Banyak Nomor, Advokat Muda Sidoarjo Imbau Masyarakat Jangan Mudah Percaya

Rabu, 20 Mei 2026 - 16:46 WIB

Tiga Hari Hilang di Sungai Brantas, Tim SAR Gabungan Akhirnya Temukan Isnaini

Rabu, 20 Mei 2026 - 16:35 WIB

Tim SAR Temukan Mustofa 35 Kilometer dari Lokasi Tenggelam di Sungai Brantas

Berita Terbaru