Bupati Subandi Ungkap Perubahan APBD Sidoarjo 2026, Pendapatan Turun Rp83 Miliar

Penulis Syaiful Hidayat
Editor Syaiful

- Author

Senin, 31 Agustus 2026 - 19:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Sidoarjo Subandi dalam sidang paripurna penyampaian nota penjelasan Raperda tentang Perubahan APBD Kabupaten Sidoarjo Tahun Anggaran 2026 di Ruang Paripurna DPRD Sidoarjo. (Dok. Syaiful/DigitalJatim)

Bupati Sidoarjo Subandi dalam sidang paripurna penyampaian nota penjelasan Raperda tentang Perubahan APBD Kabupaten Sidoarjo Tahun Anggaran 2026 di Ruang Paripurna DPRD Sidoarjo. (Dok. Syaiful/DigitalJatim)

Sidoarjo – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo mengajukan perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2026. Perubahan dilakukan karena adanya perkembangan kondisi yang tidak sesuai dengan asumsi dan kebijakan umum APBD yang telah ditetapkan sebelumnya.

Hal tersebut disampaikan Bupati Sidoarjo Subandi dalam sidang paripurna penyampaian nota penjelasan Raperda tentang Perubahan APBD Kabupaten Sidoarjo Tahun Anggaran 2026 di Ruang Paripurna DPRD Sidoarjo, Senin (31/8/2026).

“Perubahan APBD dilakukan antara lain karena perkembangan yang tidak sesuai dengan asumsi dan kebijakan umum APBD,” kata Subandi.

Menurut Subandi, Pemkab Sidoarjo bersama DPRD Sidoarjo sebelumnya telah menyepakati Perubahan Kebijakan Umum APBD (KUA) serta Perubahan Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Tahun Anggaran 2026.

Kesepakatan tersebut menjadi dasar dalam penyusunan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Perubahan APBD Kabupaten Sidoarjo Tahun Anggaran 2026.

“Penyusunan rancangan perubahan APBD juga telah diselaraskan dengan proses perencanaan pembangunan daerah,” ujarnya.

Bupati Subandi menegaskan, pengelolaan keuangan daerah harus dilakukan secara hati-hati dengan mempertimbangkan kondisi fiskal serta kemampuan sumber daya manusia. 

Menurutnya, pengelolaan keuangan yang baik diperlukan untuk memperkuat fiskal daerah sekaligus memastikan pemerintah daerah mampu merespons berbagai perubahan dan kebutuhan pembangunan.

“Pengelolaan keuangan harus dilakukan dengan penuh kehati-hatian. Dengan begitu, fiskal daerah semakin kokoh dan mampu menjawab berbagai perubahan yang ada,” jelasnya.

Dalam nota penjelasan tersebut, Bupati Subandi memaparkan sejumlah perubahan target dalam struktur APBD Sidoarjo 2026.

Target pendapatan daerah setelah perubahan ditetapkan sekitar Rp1,96 triliun. Angka tersebut turun Rp83,44 miliar dibandingkan target sebelumnya yang mencapai sekitar Rp2,04 triliun.

Sementara itu, anggaran belanja daerah setelah perubahan menjadi sekitar Rp5,61 triliun. Nilai tersebut turun sekitar Rp102,79 miliar dari anggaran sebelumnya sebesar Rp5,72 triliun.

BACA JUGA  Sekda Sidoarjo Tegaskan Pemecatan Kepala SPPG dan Suspend MBG Bukan Wewenang Pemkab

Untuk target pembiayaan daerah setelah perubahan tercatat sekitar Rp656,36 miliar. Angka itu turun sekitar Rp19,34 miliar dibandingkan target sebelumnya yang mencapai sekitar Rp675,71 miliar.

Bupati Subandi berharap nota penjelasan perubahan APBD tersebut dapat menjadi bahan pembahasan bersama antara pihak eksekutif dan legislatif.

Pembahasan tersebut diharapkan menghasilkan persetujuan bersama sebelum Raperda Perubahan APBD Kabupaten Sidoarjo Tahun Anggaran 2026 ditetapkan menjadi peraturan daerah.

“Selanjutnya dilakukan pembahasan bersama untuk dapat disetujui guna menjadi peraturan daerah,” pungkasnya. 

Penulis : Syaiful Hidayat

Editor : Syaiful

Follow WhatsApp Channel digitaljatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Peringatan Hari Radio Nasional, Gubernur Khofifah Tekankan Peran Radio Lawan Hoaks
Sekda Sidoarjo Tegaskan Pemecatan Kepala SPPG dan Suspend MBG Bukan Wewenang Pemkab
Wabup Mimik Serahkan Bansos untuk 300 Janda Perintis Kemerdekaan dan Warakawuri
Gubernur Khofifah Optimistis Tambahan Modal Jamkrida Rp100 Miliar Perkuat Akses Permodalan UMKM Jatim
Bangun Winarso Ingatkan Pemkab Sidoarjo Siapkan Antisipasi Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Mengarah ke Jatim
Bupati Subandi Gerak Cepat Evaluasi MBG Sidoarjo, Kepala SPPG Diminta Perketat Pengawasan
Hujan Mulai Turun di Enam Kabupaten, Pemprov Jatim Operasi Modifikasi Cuaca Tekan Karhutla
FPKS Jatim Setujui Penyertaan Modal Jamkrida Rp100 Miliar, Tekankan Manfaat untuk UMKM
Berita ini 33 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 16:20 WIB

Peringatan Hari Radio Nasional, Gubernur Khofifah Tekankan Peran Radio Lawan Hoaks

Selasa, 8 September 2026 - 23:20 WIB

Sekda Sidoarjo Tegaskan Pemecatan Kepala SPPG dan Suspend MBG Bukan Wewenang Pemkab

Selasa, 8 September 2026 - 21:42 WIB

Wabup Mimik Serahkan Bansos untuk 300 Janda Perintis Kemerdekaan dan Warakawuri

Selasa, 8 September 2026 - 15:50 WIB

Gubernur Khofifah Optimistis Tambahan Modal Jamkrida Rp100 Miliar Perkuat Akses Permodalan UMKM Jatim

Selasa, 8 September 2026 - 14:40 WIB

Bangun Winarso Ingatkan Pemkab Sidoarjo Siapkan Antisipasi Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Mengarah ke Jatim

Berita Terbaru

Peringatan Hari Radio Nasional, Gubernur Khofifah Tekankan Peran Radio Lawan Hoaks. (dok. Humas Pemprov)

Pemerintahan dan Kebijakan

Peringatan Hari Radio Nasional, Gubernur Khofifah Tekankan Peran Radio Lawan Hoaks

Jumat, 11 Sep 2026 - 16:20 WIB

WhatsApp