BUMDes Desa Paberasan Sukses, Program Penggemukan Sapi Melonjak dari 15 Menjadi 60 Ekor dalam 3 Tahun

Penulis Syaiful Hidayat
Editor -

- Author

Kamis, 23 Juli 2026 - 23:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Desa Paberasan, Rahman Saleh. (dok. Istimewa)

Kepala Desa Paberasan, Rahman Saleh. (dok. Istimewa)

Sumenep – Desa Paberasan, Kecamatan Kota Sumenep, Kabupaten Sumenep, memiliki potensi besar di sektor pertanian dan peternakan. Selain dikenal sebagai daerah penghasil beras, desa ini juga berhasil mengembangkan usaha peternakan sapi melalui Badan Usaha Milik Desa (BUMDes).

Kepala Desa Paberasan, Rahman Saleh mengatakan program penggemukan sapi yang dikelola BUMDes menjadi salah satu usaha unggulan desa. Program tersebut dinilai mampu meningkatkan perekonomian masyarakat sekaligus memperkuat pendapatan desa.

“Bayangkan saja, dalam waktu tiga tahun program penggemukan sapi yang awalnya hanya memiliki 15 ekor, kini berkembang menjadi 60 ekor. Ke depan tentu masih sangat berpotensi untuk terus dikembangkan,” ujar Rahman Saleh, dikutip dari laman resmi Pemkab Sumenep, Kamis (23/7/2026).

Saleh menjelaskan, keberhasilan program tersebut tidak lepas dari perencanaan yang matang, terutama dalam menentukan waktu pembelian dan penjualan sapi. Menurutnya, sapi bakalan dibeli sebelum Hari Raya Idulfitri, sedangkan penjualannya dilakukan menjelang Hari Raya Iduladha ketika harga pasar meningkat.

“Hanya dalam waktu sekitar empat bulan masa penggemukan, keuntungan yang diperoleh hampir mencapai setengah dari modal awal. Misalnya, sapi dibeli seharga Rp13 juta, lalu empat bulan kemudian dapat dijual hingga Rp20 juta,” jelasnya.

Ia menilai banyak program bantuan ternak sebelumnya tidak berjalan optimal karena sapi langsung diserahkan kepada penerima tanpa sistem pengelolaan yang berkelanjutan. Akibatnya, bantuan tersebut tidak lagi berkembang dalam beberapa bulan atau tahun.

Karena itu, BUMDes menerapkan pola kemitraan dengan melibatkan Rukun Tetangga (RT). RT bertugas menunjuk warga yang benar-benar memiliki kemampuan dan komitmen untuk menggemukkan sapi. Keuntungan usaha kemudian dibagi secara proporsional, yakni 60 persen untuk peternak, 20 persen untuk RT, dan 20 persen menjadi dana simpanan sebagai tambahan modal usaha berikutnya.

BACA JUGA  Gubernur Khofifah Dampingi Wapres Gibran Kunjungi Pabrik Sepeda di Sidoarjo, Bangga Produk Lokal Tembus Pasar Ekspor

“Alhamdulillah, dengan komitmen semua pihak hasilnya bisa dirasakan bersama. BUMDes memperoleh keuntungan, RT mendapatkan tambahan pemasukan, dan masyarakat peternak juga memperoleh penghasilan yang baik,” katanya.

Saleh berharap model penggemukan sapi yang diterapkan di Desa Paberasan dapat menjadi contoh bagi pemerintah, dinas terkait, maupun pelaku usaha dalam mengembangkan sektor peternakan berbasis kemitraan.

“Melalui pola bagi hasil yang jelas dan berkeadilan, usaha peternakan tidak hanya berkembang, tetapi juga mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya.

Penulis : Syaiful Hidayat

Editor : -

Follow WhatsApp Channel digitaljatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Gubernur Khofifah Salurkan Bantuan Air Bersih untuk 196 KK Terdampak Kekeringan di Ngawi
Gubernur Khofifah Tinjau Karhutla Tahura R Soerjo di Pasuruan, Prioritaskan Keselamatan Petugas dan Relawan
Zahlul DPRD Sidoarjo Soroti Kedisiplinan 1.500 Pengendara dalam Motoran Santun
Senator Lia Istifhama Jadi Pembina Solidaritas KING, Dorong Potensi Lokal Nganjuk Makin Dikenal
Anak Disabilitas Jadi Korban Perundungan hingga Meninggal, Senator Lia Istifhama Soroti Pentingnya Deteksi Dini
Gubernur Khofifah Dampingi Wapres Gibran Kunjungi Pabrik Sepeda di Sidoarjo, Bangga Produk Lokal Tembus Pasar Ekspor
Senator Lia Istifhama Dorong Penguatan JLS dan Trans Jatim untuk Konektivitas Wilayah Selatan
Generasi Muda Garuda Keadilan Jadi Changemakers, Puguh DPRD Jatim Dorong Aksi Nyata
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 00:47 WIB

Gubernur Khofifah Salurkan Bantuan Air Bersih untuk 196 KK Terdampak Kekeringan di Ngawi

Rabu, 21 Oktober 2026 - 23:38 WIB

Gubernur Khofifah Tinjau Karhutla Tahura R Soerjo di Pasuruan, Prioritaskan Keselamatan Petugas dan Relawan

Rabu, 21 Oktober 2026 - 17:03 WIB

Zahlul DPRD Sidoarjo Soroti Kedisiplinan 1.500 Pengendara dalam Motoran Santun

Rabu, 21 Oktober 2026 - 00:00 WIB

Senator Lia Istifhama Jadi Pembina Solidaritas KING, Dorong Potensi Lokal Nganjuk Makin Dikenal

Selasa, 20 Oktober 2026 - 12:57 WIB

Anak Disabilitas Jadi Korban Perundungan hingga Meninggal, Senator Lia Istifhama Soroti Pentingnya Deteksi Dini

Berita Terbaru

WhatsApp