Bukan Sekadar Job Fair, Puguh DPRD Jatim Minta Pemerintah Buka Lapangan Kerja

Penulis Syaiful Hidayat
Editor Syaiful Hidayat

- Author

Kamis, 29 Oktober 2026 - 04:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota Komisi E DPRD Jawa Timur, Puguh Wiji Pamungkas. (dok. Istimewa)

Anggota Komisi E DPRD Jawa Timur, Puguh Wiji Pamungkas. (dok. Istimewa)

Surabaya – Anggota Komisi E DPRD Jawa Timur, Puguh Wiji Pamungkas, menilai penanganan pengangguran tidak cukup hanya mengandalkan program bursa kerja atau job fair. Menurutnya, pemerintah perlu memperkuat kompetensi tenaga kerja sekaligus mendorong penciptaan lapangan kerja baru.

Puguh mengatakan, program seperti job fair selama ini lebih banyak berperan mempertemukan perusahaan yang membuka lowongan dengan masyarakat pencari kerja. Padahal, persoalan pengangguran juga berkaitan dengan kemampuan ekonomi dalam menyediakan lapangan kerja yang sebanding dengan pertumbuhan angkatan kerja.

“Di tengah jumlah angkatan kerja yang terus bertambah dari waktu ke waktu, pemerintah dituntut melakukan langkah yang jauh lebih mendasar,” ujar legislator PKS tersebut, kamis (29/10/2026).

Menurut Puguh, penurunan tingkat pengangguran secara persentase belum tentu menunjukkan persoalan ketenagakerjaan telah terselesaikan. Pemerintah tetap perlu memastikan ketersediaan lapangan kerja yang memadai dan sesuai dengan kompetensi masyarakat.

Karena itu, dia mendorong pemerintah menjalankan dua langkah secara bersamaan, yakni meningkatkan kesiapan tenaga kerja dan memperluas penciptaan lapangan kerja.

Untuk mendorong terbukanya lapangan kerja baru, pemerintah dinilai perlu memberikan stimulus serta menyusun kebijakan yang mendukung pertumbuhan industri dan meningkatkan iklim investasi. Langkah tersebut juga perlu dilakukan secara konsisten di berbagai daerah, termasuk Kabupaten Malang.

“Pemerintah perlu memberikan stimulus serta merumuskan paket kebijakan yang semakin mempermudah tumbuhnya industri dan mendongkrak iklim investasi,” jelas anggota DPRD Jatim dari daerah pemilihan Malang Raya itu.

Selain mendorong pertumbuhan industri, Puguh menekankan pentingnya data ketenagakerjaan yang akurat sebagai dasar penyusunan kebijakan. Pemerintah juga perlu menjalin koordinasi rutin dengan pelaku industri, baik di sektor formal maupun informal, untuk mengetahui kebutuhan tenaga kerja secara langsung.

Dia mengusulkan pembentukan forum berkala yang mempertemukan pemerintah, dunia industri, dan sektor pendidikan. Forum tersebut diharapkan dapat menjadi wadah bagi perusahaan untuk menyampaikan kebutuhan keterampilan dan kompetensi tenaga kerja.

BACA JUGA  Empat Parpol di Sidoarjo Kompak Kawal Pemkab, Banjir hingga Sampah Jadi Sorotan

Kebutuhan itu kemudian dapat diselaraskan dengan materi pendidikan dan pelatihan bagi generasi muda agar lulusan sekolah lebih siap memasuki dunia kerja.

“Kebutuhan kompetensi inilah yang kemudian diajarkan dan dipersiapkan kepada anak-anak muda di bangku sekolah, sehingga kesiapan tenaga kerja lokal dapat terjawab secara optimal,” katanya.

Puguh berharap kebijakan ketenagakerjaan tidak hanya berfokus pada penempatan pencari kerja. Pemerintah, menurutnya, juga perlu membangun ekosistem yang mendukung pertumbuhan industri, investasi, dan pembukaan lapangan kerja baru.

Dengan begitu, penanganan pengangguran diharapkan lebih terarah dan kebutuhan dunia usaha dapat diselaraskan dengan kompetensi tenaga kerja lokal.

Penulis : Syaiful Hidayat

Editor : Syaiful Hidayat

Follow WhatsApp Channel digitaljatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Politisi Muda PKB Rizza Ali Faizin Raih Penghargaan Tokoh Muda Nahdliyin Inspiratif 2026
KPU Jatim Berhasil Tekan Golput, Pantun Ning Lia Bikin Suasana Cair
Hari Sumpah Pemuda 2026, Kusumo DPRD Sidoarjo Ajak Anak Muda Perkuat Mental dan Persatuan
Empat Parpol di Sidoarjo Kompak Kawal Pemkab, Banjir hingga Sampah Jadi Sorotan
PC TIDAR Sidoarjo Bentuk 13 PAC, Bidik Anak Muda untuk Pilpres Tahun 2029
Peringatan Hari Santri Nasional 2026, Puguh DPRD Jatim Tekankan Nasionalisme dan Perjuangan Santri
Raperda Tibumtranmas Linmas Dibahas, Rizza DPRD Sidoarjo Soroti Bullying hingga Gangster Pelajar
Refleksi Dua Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran, Bangun DPRD Sidoarjo Soroti Daya Beli hingga Lapangan Kerja
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 21:53 WIB

KPU Jatim Berhasil Tekan Golput, Pantun Ning Lia Bikin Suasana Cair

Kamis, 29 Oktober 2026 - 04:06 WIB

Bukan Sekadar Job Fair, Puguh DPRD Jatim Minta Pemerintah Buka Lapangan Kerja

Rabu, 28 Oktober 2026 - 22:54 WIB

Hari Sumpah Pemuda 2026, Kusumo DPRD Sidoarjo Ajak Anak Muda Perkuat Mental dan Persatuan

Rabu, 28 Oktober 2026 - 17:31 WIB

Empat Parpol di Sidoarjo Kompak Kawal Pemkab, Banjir hingga Sampah Jadi Sorotan

Minggu, 25 Oktober 2026 - 18:08 WIB

PC TIDAR Sidoarjo Bentuk 13 PAC, Bidik Anak Muda untuk Pilpres Tahun 2029

Berita Terbaru

WhatsApp