Surabaya – Lions Club Surabaya Patria bersama Sanggar Merah Merdeka menggelar bakti sosial kesehatan mata dan gigi bagi masyarakat di kawasan Wonokromo, Surabaya, Minggu (11/10/2026). Kegiatan ini melayani 105 warga untuk pemeriksaan mata dan 53 anak dalam pelayanan kesehatan gigi.
Bakti sosial tersebut berlangsung pukul 08.00-12.00 WIB di Sanggar Merah Merdeka, Jalan Tales III/1 A, Surabaya. Kegiatan ini merupakan bagian dari dukungan terhadap Week of Service bertema “Vision” Lions International Indonesia District 307 C yang berlangsung pada 11-18 Oktober 2026.
Sebanyak 105 warga berusia 33-84 tahun mengikuti pemeriksaan mata. Dari kegiatan tersebut, sebanyak 98 kacamata baca dibagikan sesuai kebutuhan penglihatan penerima manfaat.
Kacamata yang dibagikan terdiri atas lensa +1.00 sebanyak 30 unit, +1.50 sebanyak 19 unit, +2.00 sebanyak 20 unit, dan +2.50 sebanyak 29 unit.
Pelayanan ini menjadi bagian dari Program Mataku Jendelaku 2026 Multi District Lions International D307. Program tersebut didukung donasi kacamata baca dari Yayasan Lions Indonesia dan OneSight EssilorLuxottica Foundation.
Program ini bertujuan membantu masyarakat, khususnya kelompok usia dewasa hingga lanjut usia, agar dapat membaca dan menjalankan aktivitas sehari-hari dengan lebih nyaman serta mandiri.
Selain pemeriksaan mata, bakti sosial tersebut menyediakan pelayanan kesehatan gigi bagi anak-anak. Tercatat 53 pasien anak mendapatkan pelayanan dengan berbagai hasil pemeriksaan dan tindakan.
Dari pelayanan tersebut, dilakukan 15 tindakan scaling, sembilan pencabutan gigi, dan 17 penambalan gigi. Sementara itu, delapan anak menolak tindakan dan empat anak lainnya tidak menjalani tindakan perawatan.
Dengan demikian, terdapat 41 tindakan perawatan gigi yang terlaksana dalam kegiatan tersebut.
Project Officer kegiatan, drg. FX. Sony Ganadhi, menekankan pentingnya mencegah kerusakan gigi sejak dini. Menurutnya, pencegahan perlu dilakukan sebelum kerusakan semakin parah dan membutuhkan penanganan lebih kompleks.
“Kalau memang kita ada hati dan budget lebih, mari kita kerjakan tanpa menunda. Karena kerusakan gigi bersifat permanen, irreversible, dan dapat terjadi secara masif. Lebih baik kita cegah sebelum semuanya menjadi terlambat,” ujar Sony dalam keterangannya, Senin (12/10/2026).
Dia mengibaratkan kerusakan gigi seperti kerusakan komponen kendaraan. Jika tidak segera ditangani, kerusakan dapat meluas sehingga membutuhkan waktu dan biaya perawatan yang lebih besar. Peluang pemulihan juga semakin terbatas ketika kondisi sudah parah.
Sekretaris Lions Club Surabaya Patria, Jeffrey Wibisono V., mengatakan keberhasilan bakti sosial tidak hanya diukur dari jumlah penerima manfaat atau tindakan medis yang dilakukan. Menurutnya, dampak nyata yang dirasakan masyarakat menjadi hal yang lebih penting.
“We Serve bukan sekadar slogan. Ketika seorang anak mendapatkan perawatan gigi dan seorang lansia kembali terbantu membaca dengan jelas, di situlah pelayanan menemukan maknanya. Kita tidak sekadar membagikan kacamata atau melakukan tindakan medis, tetapi menghadirkan kenyamanan, kemandirian, dan kualitas hidup yang lebih baik,” kata Jeffrey.
Dia menambahkan, kolaborasi antara organisasi pelayanan, tenaga kesehatan, dan komunitas masyarakat menjadi fondasi penting dalam membangun kepedulian sosial yang berkelanjutan.
“Di balik setiap angka terdapat manusia, keluarga, dan harapan. Pelayanan yang bermakna dimulai dari kesediaan untuk hadir, memahami kebutuhan, dan melakukan sesuatu yang nyata. Itulah semangat Together, We Serve. Unity in Service,” tandasnya.
Secara keseluruhan, kegiatan bakti sosial ini menjangkau 158 peserta dari dua kelompok layanan, dengan asumsi tidak ada peserta yang tercatat pada kedua kelompok tersebut.
Rinciannya, sebanyak 105 warga mengikuti pemeriksaan mata dan 98 di antaranya menerima kacamata baca. Sementara itu, 53 anak mendapatkan pelayanan kesehatan gigi dengan total 41 tindakan perawatan berupa scaling, pencabutan, dan penambalan.
Melalui kegiatan ini, Lions Club Surabaya Patria bersama Sanggar Merah Merdeka menegaskan komitmen untuk menghadirkan pelayanan kesehatan yang inklusif dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
Melihat lebih jelas, tersenyum lebih sehat, dan hidup lebih berkualitas menjadi semangat pelayanan yang diusung melalui kegiatan tersebut.
Penulis : Syaiful Hidayat
Editor : Syaiful Hidayat