Ning Lia Lepas Tukik di Tanjung Penyu: Ayo, Lautan Menunggumu

Penulis Syaiful Hidayat
Editor Syaiful Hidayat

- Author

Senin, 28 September 2026 - 11:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota DPD RI asal Jawa Timur, Dr Lia Istifhama, mengikuti Safari Perhutanan Sosial di kawasan Wisata Alam Pantai Tanjung Penyu, Kabupaten Malang. (Dok. Istimewa)

Anggota DPD RI asal Jawa Timur, Dr Lia Istifhama, mengikuti Safari Perhutanan Sosial di kawasan Wisata Alam Pantai Tanjung Penyu, Kabupaten Malang. (Dok. Istimewa)

Malang – Anggota DPD RI asal Jawa Timur, Dr Lia Istifhama, mengikuti Safari Perhutanan Sosial di kawasan Wisata Alam Pantai Tanjung Penyu, Kabupaten Malang. Dalam kegiatan itu, Lia turut melepasliarkan tukik atau anak penyu ke habitat alaminya.

Kegiatan berlangsung pada Sabtu (26/9/2026). Lia yang akrab disapa Ning Lia turun langsung ke bibir pantai untuk melepas tukik.

Dengan hati-hati, Lia meletakkan batok kelapa berisi tukik di atas pasir. Perhatiannya tertuju pada anak penyu yang perlahan bergerak menuju laut.

“Ayo, tukik sayang, cepat keluar. Lautan menunggumu,” ucap Ning Lia sembari menyemangati tukik yang mulai bergerak menuju deburan ombak dalam keterangannya, Senin (28/9/2026).

Pelepasliaran tukik menjadi bagian dari rangkaian Safari Perhutanan Sosial yang mempertemukan pemerintah pusat, Pemprov Jawa Timur, pemerintah daerah, kelompok perhutanan sosial, dan masyarakat.

Menurut Ning Lia, pelepasliaran tukik bukan sekadar seremoni. Menjaga satwa dan habitatnya merupakan bagian dari tanggung jawab bersama dalam menjaga kelestarian lingkungan.

“Pelepasan tukik ini sederhana, tetapi pesannya besar. Kita sedang mengembalikan kehidupan ke habitatnya. Menjaga alam tidak bisa dilakukan sendiri, harus melibatkan masyarakat agar konservasi berjalan dan manfaatnya juga dirasakan bersama,” ujar Ning Lia.

Dia menilai upaya konservasi akan semakin kuat jika melibatkan masyarakat di sekitar kawasan hutan dan pesisir. Masyarakat, kata dia, bukan hanya menjadi penonton, tetapi dapat berperan langsung dalam menjaga alam secara berkelanjutan.

Safari Perhutanan Sosial di Tanjung Penyu memadukan pemberdayaan masyarakat dengan konservasi lingkungan. Pelepasliaran tukik menjadi salah satu bentuk pesan bahwa pemanfaatan kawasan harus berjalan beriringan dengan perlindungan fungsi ekologis.

Kegiatan tersebut dihadiri Direktur Pengembangan Usaha Perhutanan Sosial Direktorat Jenderal Perhutanan Sosial Kementerian Kehutanan RI Apri Dwi Sumarah, Anggota DPRD Jawa Timur Hj Jajuk Rendra Kresna dan Hj Anik Maslachah, Kepala Dinas Kehutanan Jawa Timur Jumadi, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Jawa Timur Sherlita Ratna Dewi Agustin, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Jawa Timur Dr Nurkholis, serta Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Malang Firmando H Matondang.

BACA JUGA  Gubernur Khofifah Salurkan Bantuan Air Bersih untuk 196 KK Terdampak Kekeringan di Ngawi

Vokalis Slank, Akhadi Wira Satriaji atau Kaka Slank, juga turut hadir dalam rangkaian Safari Perhutanan Sosial tersebut. Ia ikut menyuarakan pentingnya menjaga kelestarian alam.

Kepala Dinas Kehutanan Jawa Timur Jumadi berharap kegiatan Safari Perhutanan Sosial di Tanjung Penyu menjadi awal penguatan kegiatan serupa di wilayah lain di Jawa Timur.

“Mudah-mudahan acara Safari Perhutanan Sosial ini menjadi titik pertama yang akan bergeser ke timur, bergeser ke barat,” kata Jumadi.

Ning Lia mengatakan pelepasliaran tukik menjadi pengingat bahwa kelestarian alam membutuhkan keterlibatan bersama. Dari Pantai Tanjung Penyu, upaya itu dimulai dengan memberi kesempatan bagi satwa untuk kembali ke habitatnya.

Penulis : Syaiful Hidayat

Editor : Syaiful Hidayat

Follow WhatsApp Channel digitaljatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Gubernur Khofifah Pimpin Upacara Hari Santri Nasional 2026 di Ponpes Tremas Pacitan
600 Personel Gabungan Tertibkan 67 Bangunan Liar di Frontage Road Sidoarjo
Senator Lia Istifhama Soroti Keadilan Pembagian Dana Cukai untuk Madura
Ning Lia Ajak Generasi Muda Jadikan Hari Santri Nasional sebagai Momentum Kebangkitan Peradaban
Gubernur Khofifah Salurkan Bantuan Air Bersih untuk 196 KK Terdampak Kekeringan di Ngawi
Gubernur Khofifah Tinjau Karhutla Tahura R Soerjo di Pasuruan, Prioritaskan Keselamatan Petugas dan Relawan
Zahlul DPRD Sidoarjo Soroti Kedisiplinan 1.500 Pengendara dalam Motoran Santun
Senator Lia Istifhama Jadi Pembina Solidaritas KING, Dorong Potensi Lokal Nganjuk Makin Dikenal
Berita ini 24 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 03:40 WIB

Gubernur Khofifah Pimpin Upacara Hari Santri Nasional 2026 di Ponpes Tremas Pacitan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 10:28 WIB

Senator Lia Istifhama Soroti Keadilan Pembagian Dana Cukai untuk Madura

Kamis, 22 Oktober 2026 - 10:07 WIB

Ning Lia Ajak Generasi Muda Jadikan Hari Santri Nasional sebagai Momentum Kebangkitan Peradaban

Kamis, 22 Oktober 2026 - 00:47 WIB

Gubernur Khofifah Salurkan Bantuan Air Bersih untuk 196 KK Terdampak Kekeringan di Ngawi

Rabu, 21 Oktober 2026 - 23:38 WIB

Gubernur Khofifah Tinjau Karhutla Tahura R Soerjo di Pasuruan, Prioritaskan Keselamatan Petugas dan Relawan

Berita Terbaru

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meninjau pelaksanaan khitanan massal dan cek kesehatan gratis (CKG) di Pendopo Kabupaten Pacitan. (Dok. Humas Pemprov)

Pemerintahan dan Kebijakan

Sambut HSN 2026, Khofifah Pastikan Layanan Kesehatan Gratis Menyentuh Warga Pacitan

Jumat, 23 Okt 2026 - 03:31 WIB

Pansus IV DPRD Sidoarjo Bahas Raperda Tibumtranmas, Koordinasi Antar-OPD Jadi Sorotan. (Dok. Syaiful)

Pemerintahan dan Kebijakan

Pansus IV DPRD Sidoarjo Bahas Raperda Tibumtranmas, Koordinasi Antar-OPD Jadi Sorotan

Kamis, 22 Okt 2026 - 23:53 WIB

WhatsApp