Jakarta – Anggota Fraksi Partai Demokrat DPRD Jawa Timur, Mochamad Arbayanto, mendorong agar arahan Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) diterjemahkan menjadi kebijakan konkret di daerah. Menurutnya, pesan AHY dalam peringatan HUT ke-25 Partai Demokrat harus diwujudkan melalui kerja nyata para kader, khususnya yang duduk di parlemen.
Arbayanto menyampaikan hal itu usai mengikuti pembukaan Bimbingan Teknis dan peringatan HUT ke-25 Partai Demokrat di Jakarta, Senin (7/9/2026). Ia menilai pidato politik AHY tidak sekadar menjadi sambutan seremonial, melainkan menjadi arahan yang harus dijalankan kader di seluruh tingkatan.
“Sebagai anggota DPRD Provinsi Jawa Timur dari Fraksi Partai Demokrat, saya memandang arahan Ketua Umum AHY melalui pidato politik dalam memperingati HUT Partai Demokrat ke-25 tahun sebagai sebuah tanggung jawab yang harus diwujudkan melalui kerja nyata,” ujar Arbayanto, dalam keterangannya, kamis (10/9/2026).
Dalam pidatonya, AHY menekankan tiga agenda besar perjuangan Partai Demokrat, yakni memajukan ekonomi, menegakkan keadilan, dan menjaga demokrasi.
Arbayanto mengatakan tiga agenda tersebut harus diterjemahkan ke dalam pelaksanaan fungsi legislasi, pengawasan, dan penganggaran di DPRD.
“Tiga agenda yang disampaikan Ketum AHY, yakni memajukan ekonomi, menegakkan keadilan, dan menjaga demokrasi, harus diterjemahkan menjadi kebijakan, pengawasan, dan penganggaran yang benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat,” jelasnya.
Menurut mantan Komisioner KPU Jatim itu, implementasi tiga agenda tersebut harus menyentuh langsung persoalan yang dihadapi masyarakat Jawa Timur. Ia menilai legislator tidak boleh hanya hadir saat masyarakat memberikan suara dalam pemilu, tetapi juga harus hadir ketika masyarakat membutuhkan solusi.
Arbayanto menyebut sejumlah sektor yang perlu mendapat perhatian, mulai dari pembukaan lapangan pekerjaan, penguatan UMKM dan ekonomi lokal, peningkatan kesejahteraan petani serta pelaku usaha, hingga perluasan akses pendidikan dan kesehatan.
“Kita harus memastikan pembangunan berjalan secara adil,” tegas politikus dari Dapil Malang Raya tersebut.
Selain tiga agenda perjuangan Demokrat, Arbayanto turut menyoroti pesan AHY mengenai etika dalam menggunakan kekuasaan. Menurutnya, kekuasaan merupakan amanah rakyat yang memiliki batas waktu.
Pesan tersebut, kata Arbayanto, menjadi pengingat bagi dirinya maupun seluruh anggota DPRD agar menjadikan jabatan sebagai sarana pengabdian kepada masyarakat.
“Pesan Ketum AHY bahwa kekuasaan adalah amanah rakyat dan memiliki batas waktu juga menjadi pengingat bagi kami di parlemen. Jabatan bukan tujuan akhir, melainkan ruang untuk mengabdi,” katanya.
Anggota Komisi B DPRD Jatim itu menegaskan setiap kewenangan yang dimiliki legislator harus digunakan sebesar-besarnya untuk kepentingan masyarakat. Ia juga menekankan pentingnya menjaga integritas dan transparansi dalam menjalankan tugas.
“Karena itu, setiap kewenangan harus digunakan untuk kepentingan masyarakat, dengan menjaga integritas, transparansi, dan keberpihakan kepada rakyat,” ungkap Arbayanto.
Memasuki usia ke-25 tahun, Arbayanto menyebut Partai Demokrat telah memiliki perjalanan panjang dalam demokrasi Indonesia. Namun, seperempat abad perjalanan partai dinilai bukan sekadar menjadi catatan sejarah, melainkan momentum untuk meningkatkan kerja politik ke depan.
“Selamat HUT ke-25 Partai Demokrat. 25 tahun adalah sejarah yang kita banggakan. 25 tahun ke depan adalah tanggung jawab yang harus kita buktikan,” imbuhnya.
Arbayanto memastikan Fraksi Demokrat DPRD Jatim akan terus mengawal program pemerintah pusat maupun Pemerintah Provinsi Jawa Timur agar selaras dengan tiga agenda yang disampaikan AHY.
“Pengawasan terhadap penggunaan anggaran dan kebijakan pemerintah akan diperkuat, terutama untuk memastikan kebijakan yang diambil benar-benar berpihak kepada kepentingan masyarakat,” pungkasnya.
Penulis : Syaiful Hidayat
Editor : Syaiful Hidayat