KPU Sidoarjo Panaskan Mesin, Bahas Penyusunan Dapil Sebelum Tahapan Pemilu

Penulis Syaiful Hidayat
Editor Syaiful

- Author

Rabu, 26 Agustus 2026 - 21:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KPU Sidoarjo Panaskan Mesin, Bahas Penyusunan Dapil Sebelum Tahapan Pemilu. (Dok. Syaiful/DigitalJatim)

KPU Sidoarjo Panaskan Mesin, Bahas Penyusunan Dapil Sebelum Tahapan Pemilu. (Dok. Syaiful/DigitalJatim)

Sidoarjo – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sidoarjo menggelar bedah buku dan Focus Group Discussion (FGD) bertema “Partisipasi dalam Perancangan Dapil dan Alokasi Kursi DPRD Provinsi serta DPRD Kabupaten/Kota pada Pemilu 2024”.

Kegiatan tersebut berlangsung di Hall Lantai 2 Kantor KPU Sidoarjo, Rabu (26/8/2026), secara hybrid, yakni luring dan daring melalui Zoom Meeting.

Kegiatan ini dibuka oleh Ketua KPU Sidoarjo Fauzan Adim. Sejumlah pihak turut mengikuti kegiatan tersebut, di antaranya tokoh agama, perwakilan perempuan, perwakilan partai politik, Bawaslu, serta perwakilan Polresta Sidoarjo.

Koordinator Divisi Teknis dan Penyelenggaraan KPU Sidoarjo Haidar Munjid mengatakan, kegiatan tersebut digelar sebagai langkah awal untuk membahas penyusunan daerah pemilihan (dapil), meski tahapan resmi penyusunan dapil belum dimulai.

“Jadi, hari ini kita bedah buku dan Focus Group Discussion. Penyusunan dapil masih belum masuk tahapan. Kita mencoba mengawali atau memanaskan mesin,” kata Haidar saat ditemui awak media usai kegiatan tersebut. 

Menurutnya, KPU Sidoarjo sengaja memulai diskusi lebih awal karena waktu yang tersedia untuk penyusunan dapil ketika tahapan Pemilu dimulai relatif terbatas.

Haidar menyampaikan bahwa kondisi tersebut dikhawatirkan membuat partai politik tidak memiliki cukup waktu untuk melakukan kajian maupun berdiskusi dengan para pemangku kepentingan, termasuk calon anggota legislatif dari masing-masing partai.

“Ketika sudah masuk tahapan Pemilu, waktu penyusunan dapil itu sangat pendek. Sehingga, teman-teman partai politik tidak punya kesempatan untuk melakukan kajian dan diskusi dengan stakeholder lain maupun calon anggota Dewannya,” ujarnya.

Karena itu, kata Haidar, KPU Sidoarjo memilih mengawali proses diskusi dengan melibatkan berbagai stakeholder. Langkah tersebut sekaligus menjadi upaya memperkuat prinsip partisipasi dan transparansi dalam penyusunan dapil.

BACA JUGA  Ribuan KK di Madura Bergantung Air Bersih, Harisandi DPRD Jatim Minta Pemprov Bergerak Cepat

“Harapan kami, dengan adanya FGD ini kita bisa melakukan start lebih awal. Dalam prinsip penyusunan dapil itu ada partisipasi dan transparansi sebagai salah satu prinsip dasar,” jelasnya.

KPU Sidoarjo juga berencana melanjutkan forum diskusi dengan peserta Pemilu dan stakeholder lainnya setelah kegiatan tersebut.

Diskusi nantinya dapat dilakukan secara luring maupun daring. Skema hybrid dipilih salah satunya dengan mempertimbangkan efisiensi anggaran.

“Ke depan kita akan sering melakukan diskusi, baik secara daring maupun luring, dengan peserta Pemilu dan stakeholder lain yang berkepentingan,” kata Haidar. 

Haidar berharap kegiatan tersebut dapat mendorong partai politik dan stakeholder untuk mulai memberikan perhatian terhadap isu penyusunan dapil sejak dini.

“Jadi nanti kita mencoba menstimulasi teman-teman peserta Pemilu dan stakeholder agar bagaimana penyusunan dapil ini menjadi konsen kita bersama,” pungkasnya.

Penulis : Syaiful Hidayat

Editor : Syaiful

Follow WhatsApp Channel digitaljatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Apresiasi Kiprah di Dunia Demokrasi, Ning Lia Raih Penghargaan dari Ketik.com
FPKS DPRD Jatim Soroti Tarif Transportasi Berbasis Aplikasi, Pengemudi dan Pengguna Harus Terlindungi
Fraksi Demokrat Jatim Siap Terjemahkan Pesan AHY Lewat Kerja Nyata untuk Rakyat
Pesan AHY di HUT ke-25 Demokrat, Arbayanto: Harus Diwujudkan Lewat Kerja Nyata
Ribuan KK di Madura Bergantung Air Bersih, Harisandi DPRD Jatim Minta Pemprov Bergerak Cepat
AHY Instruksikan Kader Demokrat Kawal Pemerintahan Presiden Prabowo, Dokter Agung Mulyono Siapkan IKE di Jatim
Di HUT ke-25 Demokrat, Presiden Prabowo Ingatkan Perbedaan Politik Tak Boleh Picu Perpecahan
Rafi DPRD Sidoarjo Minta Penertiban PKL di Krembung Tetap Humanis
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 14:34 WIB

Apresiasi Kiprah di Dunia Demokrasi, Ning Lia Raih Penghargaan dari Ketik.com

Kamis, 10 September 2026 - 19:26 WIB

Fraksi Demokrat Jatim Siap Terjemahkan Pesan AHY Lewat Kerja Nyata untuk Rakyat

Kamis, 10 September 2026 - 19:13 WIB

Pesan AHY di HUT ke-25 Demokrat, Arbayanto: Harus Diwujudkan Lewat Kerja Nyata

Kamis, 10 September 2026 - 13:54 WIB

Ribuan KK di Madura Bergantung Air Bersih, Harisandi DPRD Jatim Minta Pemprov Bergerak Cepat

Kamis, 10 September 2026 - 11:58 WIB

AHY Instruksikan Kader Demokrat Kawal Pemerintahan Presiden Prabowo, Dokter Agung Mulyono Siapkan IKE di Jatim

Berita Terbaru

Peringatan Hari Radio Nasional, Gubernur Khofifah Tekankan Peran Radio Lawan Hoaks. (dok. Humas Pemprov)

Pemerintahan dan Kebijakan

Peringatan Hari Radio Nasional, Gubernur Khofifah Tekankan Peran Radio Lawan Hoaks

Jumat, 11 Sep 2026 - 16:20 WIB

WhatsApp