Kediri Bakal Punya Unit Siaga SAR, Respons Darurat di 4 Daerah Dipercepat

Penulis Syaiful Hidayat
Editor Syaiful

- Author

Rabu, 19 Agustus 2026 - 23:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Surabaya Nanang Sigit P.H. saat berkoordinasi dengan Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati di Pemkot Kediri. (Dok. Istimewa)

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Surabaya Nanang Sigit P.H. saat berkoordinasi dengan Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati di Pemkot Kediri. (Dok. Istimewa)

Kediri – Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Surabaya berencana membentuk Unit Siaga SAR (USS) di Kota Kediri. Langkah ini dinilai penting untuk mempercepat penanganan kondisi kedaruratan di wilayah Kediri dan sekitarnya.

Rencana tersebut disampaikan Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Surabaya Nanang Sigit P.H. saat berkoordinasi dengan Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati, Rabu (19/8/2026).

Dalam pertemuan itu, Nanang menjelaskan cakupan pelayanan Basarnas di Jawa Timur. Menurutnya, keberadaan USS di Kediri nantinya dapat mempercepat respons SAR di Kota Kediri, Kabupaten Kediri, Kabupaten Nganjuk, hingga Kabupaten Jombang. Selama ini, ketika terjadi kondisi kedaruratan di wilayah tersebut, personel rescue dikerahkan dari Pos SAR Trenggalek maupun Kantor SAR Surabaya.

“Harapannya dengan adanya USS Kediri, personel dan alut bisa disiagakan di wilayah Kediri sehingga penanganan SAR dapat lebih cepat,” kata Nanang.

Rencana pembentukan USS Kediri telah mempertimbangkan sejumlah faktor, mulai dari data statistik operasi SAR, kondisi geografis, hingga perkembangan transportasi di wilayah tersebut.

Nanang mencontohkan sejumlah kejadian yang pernah ditangani, salah satunya orang tenggelam di Sungai Brantas yang melintasi wilayah Kabupaten dan Kota Kediri.

“Kami beberapa kali menangani kasus kedaruratan, yaitu orang tenggelam di Sungai Brantas yang melewati Kabupaten dan Kota Kediri. Akan lebih baik bila Basarnas bisa menyiagakan personel dan alut di wilayah Kediri untuk mempercepat penanganan SAR di wilayah ini,” ujarnya.

Selain kejadian di sungai, potensi kedaruratan juga dapat terjadi di kawasan padat penduduk maupun lokasi wisata. Beberapa operasi SAR sebelumnya antara lain penanganan bangunan runtuh dan orang tenggelam di sumur.

Kepala Subbagian Umum Kantor SAR Surabaya, M. Zaenal Arifin, turut menyoroti aspek keselamatan transportasi udara. Menurutnya, kembali beroperasinya Bandara Dhoho Kediri membutuhkan kesiapsiagaan dalam menghadapi potensi kedaruratan penerbangan.

BACA JUGA  Generasi Muda Garuda Keadilan Jadi Changemakers, Puguh DPRD Jatim Dorong Aksi Nyata

Sementara itu, Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati menyambut positif rencana pembentukan USS tersebut. Ia berharap keberadaan unit tersebut dapat memperkuat kesiapsiagaan penanganan kedaruratan di wilayah Kediri.

Hal senada disampaikan Kepala Pelaksana BPBD Kota Kediri Joko Arianto. Menurutnya, kebutuhan terhadap layanan kedaruratan semakin beragam setelah Pemerintah Kota Kediri menjalankan program Lapor Mbak Wali 112.

“Setelah adanya program Lapor Mbak Wali 112, jenis laporan kedaruratan yang masuk kian bertambah dan beragam,” kata Joko.

Nanang berharap dukungan Pemerintah Kota Kediri dapat mempercepat realisasi pembentukan USS Kediri. “Keberadaan unit tersebut diharapkan mampu meningkatkan kesiapsiagaan sekaligus mempercepat respons terhadap berbagai kondisi darurat di Kediri dan wilayah sekitarnya,” pungkasnya. 

Penulis : Syaiful Hidayat

Editor : Syaiful

Follow WhatsApp Channel digitaljatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Gubernur Khofifah Pimpin Upacara Hari Santri Nasional 2026 di Ponpes Tremas Pacitan
600 Personel Gabungan Tertibkan 67 Bangunan Liar di Frontage Road Sidoarjo
Senator Lia Istifhama Soroti Keadilan Pembagian Dana Cukai untuk Madura
Ning Lia Ajak Generasi Muda Jadikan Hari Santri Nasional sebagai Momentum Kebangkitan Peradaban
Gubernur Khofifah Salurkan Bantuan Air Bersih untuk 196 KK Terdampak Kekeringan di Ngawi
Gubernur Khofifah Tinjau Karhutla Tahura R Soerjo di Pasuruan, Prioritaskan Keselamatan Petugas dan Relawan
Zahlul DPRD Sidoarjo Soroti Kedisiplinan 1.500 Pengendara dalam Motoran Santun
Senator Lia Istifhama Jadi Pembina Solidaritas KING, Dorong Potensi Lokal Nganjuk Makin Dikenal
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 03:40 WIB

Gubernur Khofifah Pimpin Upacara Hari Santri Nasional 2026 di Ponpes Tremas Pacitan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 10:28 WIB

Senator Lia Istifhama Soroti Keadilan Pembagian Dana Cukai untuk Madura

Kamis, 22 Oktober 2026 - 10:07 WIB

Ning Lia Ajak Generasi Muda Jadikan Hari Santri Nasional sebagai Momentum Kebangkitan Peradaban

Kamis, 22 Oktober 2026 - 00:47 WIB

Gubernur Khofifah Salurkan Bantuan Air Bersih untuk 196 KK Terdampak Kekeringan di Ngawi

Rabu, 21 Oktober 2026 - 23:38 WIB

Gubernur Khofifah Tinjau Karhutla Tahura R Soerjo di Pasuruan, Prioritaskan Keselamatan Petugas dan Relawan

Berita Terbaru

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meninjau pelaksanaan khitanan massal dan cek kesehatan gratis (CKG) di Pendopo Kabupaten Pacitan. (Dok. Humas Pemprov)

Pemerintahan dan Kebijakan

Sambut HSN 2026, Khofifah Pastikan Layanan Kesehatan Gratis Menyentuh Warga Pacitan

Jumat, 23 Okt 2026 - 03:31 WIB

Pansus IV DPRD Sidoarjo Bahas Raperda Tibumtranmas, Koordinasi Antar-OPD Jadi Sorotan. (Dok. Syaiful)

Pemerintahan dan Kebijakan

Pansus IV DPRD Sidoarjo Bahas Raperda Tibumtranmas, Koordinasi Antar-OPD Jadi Sorotan

Kamis, 22 Okt 2026 - 23:53 WIB

WhatsApp