Ketua TP PKK Jatim Arumi Bachsin Dorong Perempuan Jatim Kembangkan Usaha Lewat Kreasi Produk Hantaran

Penulis Syaiful Hidayat
Editor Syaiful

- Author

Rabu, 12 Agustus 2026 - 12:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua TP PKK Jawa Timur Arumi Bachsin Dardak saat menghadiri pelatihan kreasi hantaran yang digelar anggota dan kader Pokja 2 PKK Kabupaten Sidoarjo di Kantor Dinas Koperasi dan UKM Jatim. (Dok.Humas Pemprov)

Ketua TP PKK Jawa Timur Arumi Bachsin Dardak saat menghadiri pelatihan kreasi hantaran yang digelar anggota dan kader Pokja 2 PKK Kabupaten Sidoarjo di Kantor Dinas Koperasi dan UKM Jatim. (Dok.Humas Pemprov)

Sidoarjo – Ketua Tim Penggerak PKK Jawa Timur Arumi Bachsin mendorong perempuan di Sidoarjo memanfaatkan keterampilan membuat hantaran sebagai peluang usaha untuk meningkatkan ekonomi keluarga.

Hal itu disampaikan Arumi saat menghadiri pelatihan kreasi hantaran yang digelar anggota dan kader Pokja 2 PKK Kabupaten Sidoarjo di Kantor Dinas Koperasi dan UKM Jatim, Selasa (11/8/2026).

Menurut Arumi, tidak semua perempuan harus bekerja di sektor perkantoran. Sebagian justru dapat mengembangkan usaha dari keterampilan sederhana, salah satunya membuat hantaran untuk acara pernikahan.

“Bidang usaha atau peluang yang sederhana, tetapi insyaallah long lasting karena setiap pernikahan, baik skala besar maupun sederhana, selalu ada hantaran,” kata Arumi dalam keterangannya, Rabu (12/8/2026).

Arumi menilai pelatihan tersebut bukan sekadar kegiatan berkumpul. Menurutnya, keterampilan membuat hantaran dapat menjadi bagian dari upaya pemberdayaan ekonomi keluarga.

Dia juga menekankan pentingnya kemasan produk. Packaging yang menarik dinilai dapat meningkatkan nilai jual sekaligus memberikan kesan lebih profesional.

“Sentuhan kecil memiliki pengaruh yang luar biasa,” ujarnya.

Apalagi, lanjut Arumi, perkembangan media sosial membuka peluang lebih luas bagi pelaku usaha untuk memasarkan produk. Produk hantaran yang memiliki nilai seni dan dikemas menarik dapat menjadi materi konten sekaligus sarana promosi.

“Seni membuat hantaran telah menjadi peluang bisnis yang sangat menjanjikan. Ilmu hiasan hantaran menjadi pondasi bisnis dan banyak sekali market yang bisa dimasuki,” jelasnya.

Arumi berharap peserta tidak berhenti setelah mengikuti pelatihan. Keterampilan yang diperoleh diharapkan dapat dipraktikkan dan ditularkan kepada kader PKK, lansia, pemuda hingga penyandang disabilitas di lingkungan masing-masing.

“Saya berharap para peserta menyerap ilmu dari narasumber dan mengubah kreativitas menjadi model usaha untuk meningkatkan pendapatan keluarga sekaligus menggerakkan ekonomi kreatif di Jawa Timur, khususnya Kabupaten Sidoarjo,” tuturnya.

Menurut Arumi, hasil pelatihan juga dapat disosialisasikan melalui berbagai kegiatan masyarakat, seperti posyandu maupun kegiatan bersama anak-anak dan remaja. Langkah tersebut dinilai penting untuk menambah keterampilan dan membuka peluang usaha.

“Zaman sekarang peluang kerja di Indonesia semakin sempit sehingga sebagian orang dituntut mengasah skill untuk berwirausaha,” tambahnya.

Sementara itu, Sekretaris Dinas Koperasi dan UKM Jatim Arina Nur Fauziyah mengatakan pelatihan tersebut diikuti 60 peserta dari tiga kecamatan di Kabupaten Sidoarjo.

Sebanyak 30 peserta mengikuti pelatihan kreasi hantaran, sedangkan 30 peserta lainnya mengikuti pelatihan membuat hantaran berbahan batik.

“Hantaran dipilih karena identik dengan keindahan. Ibu-ibu itu kalau melihat yang indah-indah cocok dan sangat mudah ditularkan ke komunitasnya,” pungkas Arina.

Penulis : Syaiful Hidayat

Editor : Syaiful

Follow WhatsApp Channel digitaljatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wagub Emil Buka Pekan Raya Jatim 2026, Optimistis UMKM Makin Berkembang
EJIF 2026 Catat Komitmen Investasi Rp2,4 Triliun, Wagub Emil Dorong Industri Jatim Naik Kelas
Gubernur Khofifah Pimpin Misi Dagang Jatim-Sumut, Transaksi Tembus Rp2,843 Triliun
FESyar Regional Jawa 2026 Resmi Ditutup, Wagub Emil Dorong Penguatan UMKM Syariah
Emil Kembali Pimpin MES Jatim, Ning Lia Optimistis Ekonomi Syariah Makin Berdampak
Gubernur Khofifah Pimpin Misi Dagang Jatim-Arab Saudi, Potensi Transaksi Tembus Rp6,71 Triliun
Berawal dari Bantuan Pokir, Vike Dorong Telur Omega 3 Sukodono Tembus Pasar Retail
Gubernur Khofifah Gelar Pasar Murah ke-139 di Mojokerto, Bahan Pokok Terjangkau untuk Warga
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 11 Oktober 2026 - 14:26 WIB

Wagub Emil Buka Pekan Raya Jatim 2026, Optimistis UMKM Makin Berkembang

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 02:49 WIB

EJIF 2026 Catat Komitmen Investasi Rp2,4 Triliun, Wagub Emil Dorong Industri Jatim Naik Kelas

Rabu, 30 September 2026 - 11:40 WIB

Gubernur Khofifah Pimpin Misi Dagang Jatim-Sumut, Transaksi Tembus Rp2,843 Triliun

Senin, 28 September 2026 - 22:05 WIB

FESyar Regional Jawa 2026 Resmi Ditutup, Wagub Emil Dorong Penguatan UMKM Syariah

Minggu, 27 September 2026 - 18:13 WIB

Emil Kembali Pimpin MES Jatim, Ning Lia Optimistis Ekonomi Syariah Makin Berdampak

Berita Terbaru

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meninjau pelaksanaan khitanan massal dan cek kesehatan gratis (CKG) di Pendopo Kabupaten Pacitan. (Dok. Humas Pemprov)

Pemerintahan dan Kebijakan

Sambut HSN 2026, Khofifah Pastikan Layanan Kesehatan Gratis Menyentuh Warga Pacitan

Jumat, 23 Okt 2026 - 03:31 WIB

Pansus IV DPRD Sidoarjo Bahas Raperda Tibumtranmas, Koordinasi Antar-OPD Jadi Sorotan. (Dok. Syaiful)

Pemerintahan dan Kebijakan

Pansus IV DPRD Sidoarjo Bahas Raperda Tibumtranmas, Koordinasi Antar-OPD Jadi Sorotan

Kamis, 22 Okt 2026 - 23:53 WIB

WhatsApp