Gubernur Khofifah Gencarkan Strategi Jaga Daya Beli, Warga Kota Pasuruan Antusias Serbu Pasar Murah

Penulis Syaiful Hidayat
Editor -

- Author

Minggu, 9 Agustus 2026 - 02:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Khofifah Gencarkan Strategi Jaga Daya Beli, Warga Kota Pasuruan Antusias Serbu Pasar Murah. (Dok. Humas Pemprov)

Gubernur Khofifah Gencarkan Strategi Jaga Daya Beli, Warga Kota Pasuruan Antusias Serbu Pasar Murah. (Dok. Humas Pemprov)

Pasuruan – Ratusan warga menyerbu Pasar Murah Pengendalian Inflasi dan Ketahanan Pangan Jawa Timur 2026 yang digelar Pemerintah Provinsi Jawa Timur di Kota Pasuruan dan Porong, Sidoarjo. Sejumlah bahan pokok dijual di bawah harga pasar.

Pasar murah digelar di depan Kantor Kelurahan Mayangan, Kota Pasuruan, pada Rabu (5/8/2026) dan di Porong, Sidoarjo, Jumat (7/8/2026). Warga, mayoritas ibu rumah tangga, telah memadati lokasi sejak sebelum kegiatan dimulai.

Kedatangan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa disambut warga yang mengantre untuk membeli kebutuhan pokok. Khofifah turut menyapa warga dan memastikan pelaksanaan pasar murah berjalan tertib.

Pasar Murah di Kota Pasuruan merupakan pelaksanaan ke-91, sedangkan di Porong menjadi pelaksanaan ke-92. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya Pemprov Jatim mengendalikan inflasi, menjaga stabilitas harga pangan, dan memperkuat daya beli masyarakat.

Sejumlah komoditas dijual dengan harga lebih murah dibandingkan harga pasar. Beras premium dijual Rp14 ribu per kilogram, beras medium Rp11 ribu per kilogram, minyak goreng Rp13 ribu per liter, gula pasir Rp14 ribu per kilogram, dan tepung terigu Rp10 ribu per kilogram.

Kemudian telur ayam ras Rp20 ribu per kemasan, bawang merah dan bawang putih masing-masing Rp6 ribu per 250 gram, paket cabai Rp5 ribu per 200 gram, serta daging ayam ras Rp30 ribu per kemasan.

Beras SPHP kemasan 5 kilogram juga dijual Rp55 ribu per sak. Harga tersebut lebih rendah dibandingkan harga di pasaran yang berkisar Rp65 ribu hingga Rp67 ribu.

Khofifah mengatakan pasar murah menjadi salah satu langkah Pemprov Jatim untuk menjaga keterjangkauan harga bahan pokok sekaligus daya beli masyarakat.

“Pasar Murah ini terus kami lakukan sebagai bentuk kehadiran pemerintah dalam menjaga keterjangkauan harga dan daya beli masyarakat. Kami ingin memastikan kebutuhan pokok tetap tersedia dengan harga yang terjangkau,” kata Khofifah dalam keterangannya, Minggu (9/8/2026)

Menurutnya, pengendalian inflasi tidak cukup dilakukan melalui kebijakan makro. Pemerintah juga perlu melakukan intervensi langsung agar manfaatnya dapat dirasakan masyarakat.

“Pengendalian inflasi harus dilakukan secara kolaboratif dan berkesinambungan. Melalui Pasar Murah, kami berharap masyarakat dapat memperoleh bahan pangan berkualitas dengan harga yang lebih terjangkau, sekaligus menjaga stabilitas harga di pasar,” ujarnya.

Khofifah menambahkan, pasar murah juga bertujuan menjaga keseimbangan pasokan dan permintaan, memperlancar distribusi pangan, serta mengantisipasi gejolak harga komoditas strategis.

Pemprov Jatim, lanjut dia, akan terus memperluas pelaksanaan pasar murah di berbagai daerah dengan mempertimbangkan kebutuhan masyarakat dan perkembangan harga pangan di lapangan.

“InsyaAllah, Pasar Murah akan terus kami gencarkan sebagai bagian dari komitmen Pemprov Jatim dalam menjaga stabilitas harga, memperkuat ketahanan pangan, dan memastikan masyarakat dapat memenuhi kebutuhan pokok dengan harga yang terjangkau,” tegasnya.

Salah seorang warga, Sarifah, mengaku membeli tiga sak Beras SPHP kemasan 5 kilogram. Ia menyebut harga beras dalam pasar murah lebih hemat sekitar Rp10 ribu hingga Rp12 ribu per sak dibandingkan harga pasar.

“Alhamdulillah sangat terbantu. Harganya lebih murah dibandingkan di pasaran, jadi bisa menghemat belanja rumah tangga,” ujar Sarifah.

Warga lainnya, Ismawati, membeli Minyakita seharga Rp13 ribu per liter. Harga tersebut lebih murah sekitar Rp3 ribu hingga Rp4.500 dibandingkan harga di pasaran yang mencapai Rp16 ribu-Rp17.500 per liter.

“Kalau bisa lebih sering lagi diadakan. Selisih uang belanja ini bisa kami gunakan untuk kebutuhan rumah tangga yang lain,” katanya.

Selain pasar murah, Khofifah juga menyerahkan bantuan paket sembako kepada para tukang becak di sekitar lokasi kegiatan. Bantuan tersebut diberikan sebagai bentuk kepedulian kepada masyarakat yang menggantungkan penghasilan dari sektor informal.

Penulis : Syaiful Hidayat

Editor : -

Follow WhatsApp Channel digitaljatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wagub Emil Buka Pekan Raya Jatim 2026, Optimistis UMKM Makin Berkembang
EJIF 2026 Catat Komitmen Investasi Rp2,4 Triliun, Wagub Emil Dorong Industri Jatim Naik Kelas
Gubernur Khofifah Pimpin Misi Dagang Jatim-Sumut, Transaksi Tembus Rp2,843 Triliun
FESyar Regional Jawa 2026 Resmi Ditutup, Wagub Emil Dorong Penguatan UMKM Syariah
Emil Kembali Pimpin MES Jatim, Ning Lia Optimistis Ekonomi Syariah Makin Berdampak
Gubernur Khofifah Pimpin Misi Dagang Jatim-Arab Saudi, Potensi Transaksi Tembus Rp6,71 Triliun
Berawal dari Bantuan Pokir, Vike Dorong Telur Omega 3 Sukodono Tembus Pasar Retail
Gubernur Khofifah Gelar Pasar Murah ke-139 di Mojokerto, Bahan Pokok Terjangkau untuk Warga
Berita ini 26 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 11 Oktober 2026 - 14:26 WIB

Wagub Emil Buka Pekan Raya Jatim 2026, Optimistis UMKM Makin Berkembang

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 02:49 WIB

EJIF 2026 Catat Komitmen Investasi Rp2,4 Triliun, Wagub Emil Dorong Industri Jatim Naik Kelas

Rabu, 30 September 2026 - 11:40 WIB

Gubernur Khofifah Pimpin Misi Dagang Jatim-Sumut, Transaksi Tembus Rp2,843 Triliun

Senin, 28 September 2026 - 22:05 WIB

FESyar Regional Jawa 2026 Resmi Ditutup, Wagub Emil Dorong Penguatan UMKM Syariah

Minggu, 27 September 2026 - 18:13 WIB

Emil Kembali Pimpin MES Jatim, Ning Lia Optimistis Ekonomi Syariah Makin Berdampak

Berita Terbaru

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meninjau pelaksanaan khitanan massal dan cek kesehatan gratis (CKG) di Pendopo Kabupaten Pacitan. (Dok. Humas Pemprov)

Pemerintahan dan Kebijakan

Sambut HSN 2026, Khofifah Pastikan Layanan Kesehatan Gratis Menyentuh Warga Pacitan

Jumat, 23 Okt 2026 - 03:31 WIB

Pansus IV DPRD Sidoarjo Bahas Raperda Tibumtranmas, Koordinasi Antar-OPD Jadi Sorotan. (Dok. Syaiful)

Pemerintahan dan Kebijakan

Pansus IV DPRD Sidoarjo Bahas Raperda Tibumtranmas, Koordinasi Antar-OPD Jadi Sorotan

Kamis, 22 Okt 2026 - 23:53 WIB

WhatsApp