Pekan ASI Sedunia 2026, Senator Lia Istifhama Ajak Semua Pihak Dukung ASI Eksklusif

Penulis Syaiful Hidayat
Editor -

- Author

Selasa, 4 Agustus 2026 - 16:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota DPD RI Lia Istifhama. (Dok. Pribadi)

Anggota DPD RI Lia Istifhama. (Dok. Pribadi)

Surabaya – Anggota DPD RI asal Jawa Timur, Lia Istifhama mengajak seluruh elemen masyarakat memperkuat dukungan terhadap pemberian Air Susu Ibu (ASI) eksklusif dalam peringatan Pekan ASI Sedunia 2026 yang berlangsung pada 1–7 Agustus. Menurutnya, keberhasilan menyusui bukan hanya tanggung jawab seorang ibu, melainkan membutuhkan peran keluarga, dunia kerja, pemerintah, hingga masyarakat.

Senator yang akrab disapa Ning Lia itu mengatakan peringatan Pekan ASI Sedunia menjadi momentum untuk mengingatkan pentingnya pemenuhan hak setiap bayi memperoleh ASI sebagai fondasi menciptakan generasi Indonesia yang sehat, cerdas, dan berkualitas.

“Saya mengucapkan Selamat Memperingati Pekan ASI Sedunia 2026 kepada seluruh ibu hebat di Indonesia. Terima kasih atas cinta, ketulusan, dan pengorbanan yang diberikan melalui ASI. Menyusui adalah ikhtiar mulia untuk membangun generasi bangsa yang sehat sejak hari pertama kehidupan,” ujar Senator Lia dalam keterangannya, Selasa (4/8/2026).

Senator Lia menilai tema Pekan ASI Sedunia tahun ini, “Bekerja Bersama untuk Keberlangsungan Pemberian ASI”, sangat relevan dengan tantangan yang dihadapi para ibu, terutama ibu bekerja. Menurutnya, keberhasilan ASI eksklusif tidak dapat dibebankan kepada ibu semata.

“Dukungan keluarga, suami, tenaga kesehatan, tempat kerja, dunia usaha, pemerintah, hingga masyarakat sangat dibutuhkan agar setiap ibu dapat menyusui dengan nyaman dan tanpa hambatan,” katanya.

Anggota Komite III DPD RI itu menjelaskan ASI merupakan makanan terbaik bagi bayi, terutama selama enam bulan pertama kehidupan. Kandungan nutrisi di dalamnya mampu memenuhi kebutuhan tumbuh kembang bayi sekaligus memperkuat sistem kekebalan tubuh.

“ASI bukan hanya sumber nutrisi, tetapi juga perlindungan alami bagi bayi. Pemberian ASI eksklusif menjadi langkah penting untuk mencegah stunting, meningkatkan kualitas kesehatan anak, sekaligus mendukung terwujudnya Generasi Emas Indonesia,” jelas Senator Lia.

BACA JUGA  Raperda Tibumtranmas Linmas Dibahas, Rizza DPRD Sidoarjo Soroti Bullying hingga Gangster Pelajar

Tak hanya bermanfaat bagi bayi, Senator Lia menyebut menyusui juga memberikan dampak positif bagi kesehatan ibu, mulai dari membantu proses pemulihan setelah melahirkan hingga menurunkan risiko sejumlah penyakit.

“Ketika seorang ibu menyusui, manfaatnya dirasakan oleh dua pihak sekaligus. Karena itu, budaya menyusui harus terus diperkuat melalui edukasi dan kebijakan yang berpihak kepada ibu,” tuturnya.

Senator Lia juga mendorong perusahaan maupun instansi pemerintah menyediakan ruang laktasi yang layak serta menciptakan lingkungan kerja yang ramah bagi ibu menyusui.

“Perempuan tidak boleh dipaksa memilih antara karier dan memberikan ASI kepada anaknya. Negara, dunia usaha, dan seluruh pemangku kepentingan harus menghadirkan kebijakan yang mendukung ibu menyusui,” tegasnya.

Menurut Senator Lia, peningkatan cakupan ASI eksklusif merupakan investasi jangka panjang dalam pembangunan sumber daya manusia Indonesia. Karena itu, edukasi mengenai pentingnya ASI harus terus diperluas hingga tingkat keluarga.

“Investasi terbaik bagi bangsa dimulai dari keluarga. Ketika bayi memperoleh haknya untuk mendapatkan ASI secara optimal, maka kita sedang membangun fondasi kesehatan, kecerdasan, dan kualitas sumber daya manusia Indonesia di masa depan,” jelasnya.

Pada kesempatan itu, Senator Lia juga mengajak para ayah mengambil peran lebih besar dalam mendukung proses menyusui.

“Peran ayah sangat penting. Dukungan emosional, perhatian, dan keterlibatan suami akan memberikan semangat bagi ibu untuk terus menyusui. Menyukseskan ASI eksklusif adalah tanggung jawab seluruh keluarga,” katanya.

Senator Lia berharap semangat Pekan ASI Sedunia menjadi pengingat bahwa keberhasilan menyusui hanya dapat terwujud melalui kolaborasi berbagai pihak.

“Semoga semakin banyak bayi Indonesia memperoleh haknya untuk mendapatkan ASI eksklusif. Mari bekerja bersama menciptakan lingkungan yang mendukung ibu menyusui demi melahirkan generasi Indonesia yang sehat, cerdas, tangguh, dan siap menyongsong Indonesia Emas 2045,” pungkasnya.

BACA JUGA  Peringatan Hari Santri Nasional 2026, Puguh DPRD Jatim Tekankan Nasionalisme dan Perjuangan Santri

Penulis : Syaiful Hidayat

Editor : -

Follow WhatsApp Channel digitaljatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Peringatan Hari Santri Nasional 2026, Puguh DPRD Jatim Tekankan Nasionalisme dan Perjuangan Santri
Raperda Tibumtranmas Linmas Dibahas, Rizza DPRD Sidoarjo Soroti Bullying hingga Gangster Pelajar
Refleksi Dua Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran, Bangun DPRD Sidoarjo Soroti Daya Beli hingga Lapangan Kerja
Belajar dari Kasus Tanah Fasum Sidoarjo, Sriatun DPRD Jatim Tekankan Digitalisasi Aset Desa
Ning Lia Apresiasi Transformasi Digital Pengadilan Tinggi Surabaya, Layak Jadi Percontohan Nasional
Gerakan Indonesia ASRI, PC TIDAR Sidoarjo Ajak Anak Muda Peduli Lingkungan Hidup
Dukung Gerakan Indonesia ASRI, DPC Partai Gerindra Sidoarjo Hijaukan Hutan Kota dan Bersihkan Sungai
Hadiri Paripurna Istimewa Hari Jadi ke-81 Jatim, Senator Lia Sebut Jatim Bangunan Politik Humanis
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:20 WIB

Peringatan Hari Santri Nasional 2026, Puguh DPRD Jatim Tekankan Nasionalisme dan Perjuangan Santri

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:23 WIB

Raperda Tibumtranmas Linmas Dibahas, Rizza DPRD Sidoarjo Soroti Bullying hingga Gangster Pelajar

Kamis, 22 Oktober 2026 - 02:39 WIB

Refleksi Dua Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran, Bangun DPRD Sidoarjo Soroti Daya Beli hingga Lapangan Kerja

Senin, 19 Oktober 2026 - 17:17 WIB

Belajar dari Kasus Tanah Fasum Sidoarjo, Sriatun DPRD Jatim Tekankan Digitalisasi Aset Desa

Minggu, 18 Oktober 2026 - 04:10 WIB

Ning Lia Apresiasi Transformasi Digital Pengadilan Tinggi Surabaya, Layak Jadi Percontohan Nasional

Berita Terbaru

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meninjau pelaksanaan khitanan massal dan cek kesehatan gratis (CKG) di Pendopo Kabupaten Pacitan. (Dok. Humas Pemprov)

Pemerintahan dan Kebijakan

Sambut HSN 2026, Khofifah Pastikan Layanan Kesehatan Gratis Menyentuh Warga Pacitan

Jumat, 23 Okt 2026 - 03:31 WIB

Pansus IV DPRD Sidoarjo Bahas Raperda Tibumtranmas, Koordinasi Antar-OPD Jadi Sorotan. (Dok. Syaiful)

Pemerintahan dan Kebijakan

Pansus IV DPRD Sidoarjo Bahas Raperda Tibumtranmas, Koordinasi Antar-OPD Jadi Sorotan

Kamis, 22 Okt 2026 - 23:53 WIB

WhatsApp