Satpol PP Panjat Tembok Bongkar Gubuk Diduga Tempat Prostitusi di Belakang Pasar Larangan Sidoarjo

Penulis Syaiful Hidayat
Editor -

- Author

Jumat, 31 Juli 2026 - 13:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Sidoarjo membongkar sebuah gubuk yang diduga menjadi lokasi praktik prostitusi terselubung di belakang Pasar Larangan, Kecamatan Candi, Sidoarjo. (Dok.Syaiful/digitaljatim)

Petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Sidoarjo membongkar sebuah gubuk yang diduga menjadi lokasi praktik prostitusi terselubung di belakang Pasar Larangan, Kecamatan Candi, Sidoarjo. (Dok.Syaiful/digitaljatim)

Sidoarjo – Petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Sidoarjo membongkar sebuah gubuk yang diduga menjadi lokasi praktik prostitusi terselubung di belakang Pasar Larangan, Kecamatan Candi, Jumat (31/7/2026). Untuk menjangkau lokasi, petugas harus memanjat dinding pembatas karena bangunan berada di kawasan sempit di sisi rel kereta api.

Gubuk berukuran sekitar 1,5 x 2 meter itu berdiri di atas lahan milik PT KAI. Penertiban dilakukan setelah Satpol PP menerima laporan masyarakat yang resah dengan dugaan aktivitas prostitusi di lokasi tersebut.

Sebelum pembongkaran, Satpol PP terlebih dahulu menyampaikan surat pemberitahuan kepada PT KAI sebagai pemilik aset tempat bangunan itu berdiri.

Saat petugas tiba di lokasi, tidak ditemukan penghuni maupun aktivitas di dalam gubuk. Setelah dilakukan pendataan, bangunan tersebut langsung dibongkar dan dimusnahkan agar tidak kembali dimanfaatkan untuk aktivitas yang diduga melanggar norma sosial maupun ketentuan peraturan daerah.

Kepala Satpol PP Kabupaten Sidoarjo, Yany Setyawan mengatakan penertiban merupakan tindak lanjut atas lapor warga sekaligus upaya menjaga ketertiban umum.

“Kami menerima laporan dari masyarakat terkait dugaan adanya aktivitas prostitusi di lokasi tersebut. Karena itu, kami melakukan penertiban terhadap gubuk yang diduga digunakan sebagai tempat praktik prostitusi,” kata Yany.

Yany menjelaskan, koordinasi dengan PT KAI dilakukan sebelum penertiban karena bangunan berdiri di atas aset perusahaan.

“Sebelum dilakukan pembongkaran, kami telah menyampaikan surat pemberitahuan kepada PT KAI. Gubuk ini kemudian dibongkar dan dimusnahkan agar tidak lagi digunakan untuk aktivitas serupa,” ujarnya.

Menurut Yany, pembongkaran dilakukan sebagai langkah pencegahan agar lokasi tersebut tidak kembali dimanfaatkan untuk aktivitas yang meresahkan masyarakat.

Selain itu, Satpol PP akan memperkuat koordinasi dengan kepolisian guna meningkatkan patroli dan pengawasan di sejumlah titik yang dinilai rawan pelanggaran ketertiban umum, termasuk dugaan praktik prostitusi terselubung.

BACA JUGA  Ali Mufthi Tinjau Pembangunan Bronjong Sungai Ngasinan, 70 Meter Tanggul Diperkuat

“Kami akan terus bersinergi dengan kepolisian untuk meningkatkan patroli dan pengawasan di titik-titik rawan sehingga potensi pelanggaran dapat dicegah sejak dini,” pungkasnya.

Penulis : Syaiful Hidayat

Editor : -

Follow WhatsApp Channel digitaljatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ali Mufthi Tinjau Pembangunan Bronjong Sungai Ngasinan, 70 Meter Tanggul Diperkuat
Puguh DPRD Jatim Soroti Banjir Sawojajar 2 Malang, Normalisasi Saluran Dikawal
Ning Lia: Gen Z Boleh Keren dan Modern, tapi Akhlak Rasulullah Harus Jadi Pegangan
Sebulan Tinggal di Pesantren, Ning Lia Datangi Mahasiswa Baru dan Dengarkan Cerita Mereka
Hadiri Maulid Nabi Bersama Kader PKK Pasuruan, Arumi Bachsin Tekankan Pentingnya Akhlak dalam Pengabdian Kepada Masyarakat
Kekeringan Pasuruan, Gubernur Khofifah Kirim 45 Tandon dan 500 Jeriken untuk Warga
Gubernur Khofifah Salurkan 120 Rit Air Bersih untuk 38.270 Keluarga Terdampak Kekeringan di Blitar
Tunggakan Empat TPS 3R ke TPA Griyo Mulyo Jabon Sidoarjo Capai Rp1,13 Miliar
Berita ini 29 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 02:59 WIB

Ali Mufthi Tinjau Pembangunan Bronjong Sungai Ngasinan, 70 Meter Tanggul Diperkuat

Rabu, 9 September 2026 - 21:48 WIB

Puguh DPRD Jatim Soroti Banjir Sawojajar 2 Malang, Normalisasi Saluran Dikawal

Rabu, 9 September 2026 - 04:52 WIB

Ning Lia: Gen Z Boleh Keren dan Modern, tapi Akhlak Rasulullah Harus Jadi Pegangan

Selasa, 8 September 2026 - 20:41 WIB

Sebulan Tinggal di Pesantren, Ning Lia Datangi Mahasiswa Baru dan Dengarkan Cerita Mereka

Senin, 7 September 2026 - 23:07 WIB

Hadiri Maulid Nabi Bersama Kader PKK Pasuruan, Arumi Bachsin Tekankan Pentingnya Akhlak dalam Pengabdian Kepada Masyarakat

Berita Terbaru

WhatsApp