Komisi PDUF MUI Jatim Gandeng Trimegah Sekuritas dan Danapathi Perkuat Kemandirian Pesantren Lewat Dana Abadi

Penulis Syaiful Hidayat
Editor -

- Author

Rabu, 29 Juli 2026 - 20:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Umum MUI Provinsi Jawa Timur, Prof. Dr. KH. Abdul Halim Soebahar hadir dan membuka Sosialisasi Pengelolaan Dana Abadi Pesantren di aula kantor MUI Jatim. (Dok. pduf-muijatim)

Ketua Umum MUI Provinsi Jawa Timur, Prof. Dr. KH. Abdul Halim Soebahar hadir dan membuka Sosialisasi Pengelolaan Dana Abadi Pesantren di aula kantor MUI Jatim. (Dok. pduf-muijatim)

Surabaya – Komisi Pengembangan Dana Umat dan Filantropi (PDUF) Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Jawa Timur bekerja sama dengan Trimegah Sekuritas dan Danapathi sukses menyelenggarakan Sosialisasi Pengelolaan Dana Abadi Pesantren. Kegiatan ini diikuti oleh para pengasuh dan pengurus pondok pesantren dari berbagai daerah di Jawa Timur sebagai upaya memperkuat kemandirian ekonomi pesantren melalui pengelolaan dana abadi yang profesional, transparan, dan berkelanjutan.

Kegiatan dibuka oleh Ketua Umum MUI Provinsi Jawa Timur, Prof. Dr. KH. Abdul Halim Soebahar, yang menegaskan bahwa pesantren memiliki peran strategis sebagai pusat pendidikan, dakwah, dan pemberdayaan umat. Menurutnya, sudah saatnya pesantren mulai membangun sumber pembiayaan jangka panjang agar mampu berkembang secara mandiri.

“Pesantren merupakan benteng peradaban umat. Oleh karena itu, keberlanjutan pembiayaannya harus dipersiapkan dengan baik. Dana Abadi Pesantren menjadi salah satu ikhtiar strategis untuk memperkuat kemandirian pesantren demi kemaslahatan umat,” ujar Prof. Halim, Selasa (28/7/2026).

Ketua Komisi PDUF MUI Jawa Timur, KH. Miftah Jauhari, S.E., mengatakan bahwa program Dana Abadi Pesantren merupakan salah satu agenda prioritas Komisi PDUF dalam membangun ekosistem filantropi Islam yang berkelanjutan.

“Kami ingin mendorong pesantren tidak hanya kuat dalam pendidikan dan dakwah, tetapi juga memiliki kemandirian ekonomi melalui pengelolaan dana yang profesional. Kolaborasi dengan berbagai mitra menjadi langkah strategis untuk mewujudkan hal tersebut,” tutur KH. Miftah Jauhari dalam keterangannya, Rabu (29/7/2026).

Sementara itu, Wakil Ketua Komisi PDUF MUI Jawa Timur, M. Syafi’i, menilai bahwa literasi keuangan dan investasi merupakan bekal penting bagi pengelola pesantren dalam menghadapi tantangan masa depan.

“Pesantren memiliki modal sosial yang sangat besar. Dengan tata kelola yang baik dan pemahaman mengenai instrumen investasi yang tepat, Dana Abadi Pesantren dapat menjadi fondasi bagi keberlanjutan lembaga dan kemanfaatan yang terus mengalir bagi umat,” ungkapnya.

BACA JUGA  Generasi Muda Garuda Keadilan Jadi Changemakers, Puguh DPRD Jatim Dorong Aksi Nyata

Dalam sesi pemaparan materi, Hasbie Sukaton, Head of Mutual Fund and Partnership Strategy Trimegah Sekuritas, menjelaskan pentingnya pengelolaan dana investasi secara disiplin, transparan, dan berorientasi jangka panjang.

“Dana abadi bukan sekadar mengumpulkan dana, tetapi bagaimana dana tersebut dikelola secara profesional agar terus berkembang dan memberikan manfaat yang berkelanjutan. Edukasi seperti ini penting untuk meningkatkan literasi investasi di lingkungan pesantren,” jelas Hasbie.

Senada dengan itu, Direktur Danapathi, Dedy Hendrawan, menyampaikan bahwa sinergi antara lembaga keagamaan dan sektor jasa keuangan menjadi langkah penting dalam membangun kemandirian ekonomi umat.

“Kami percaya pesantren memiliki potensi besar untuk menjadi pusat pemberdayaan ekonomi. Danapathi siap mendukung melalui edukasi, pendampingan, dan penguatan tata kelola sehingga pengelolaan Dana Abadi Pesantren dapat berjalan secara aman, profesional, dan berkelanjutan,” kata Dedy Hendrawan.

Antusiasme pesantren terhadap kegiatan ini sangat tinggi. Meskipun kuota peserta pada pelaksanaan perdana terbatas, minat yang besar dari berbagai pondok pesantren di Jawa Timur mendorong Komisi PDUF MUI Jawa Timur bersama Trimegah Sekuritas dan Danapathi untuk kembali menyelenggarakan Batch 2 Sosialisasi Pengelolaan Dana Abadi Pesantren pada bulan mendatang. Kegiatan lanjutan tersebut diharapkan dapat menjangkau lebih banyak pesantren agar semakin siap membangun Dana Abadi sebagai fondasi kemandirian ekonomi dan keberlanjutan lembaga.

Melalui kolaborasi ini, Komisi PDUF MUI Jawa Timur berharap lahir semakin banyak pesantren yang mampu mengelola dana umat secara profesional, transparan, dan akuntabel, sehingga dapat terus memberikan manfaat bagi pendidikan, dakwah, dan pemberdayaan masyarakat.

Penulis : Syaiful Hidayat

Editor : -

Follow WhatsApp Channel digitaljatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

600 Personel Gabungan Tertibkan 67 Bangunan Liar di Frontage Road Sidoarjo
Senator Lia Istifhama Soroti Keadilan Pembagian Dana Cukai untuk Madura
Ning Lia Ajak Generasi Muda Jadikan Hari Santri Nasional sebagai Momentum Kebangkitan Peradaban
Gubernur Khofifah Salurkan Bantuan Air Bersih untuk 196 KK Terdampak Kekeringan di Ngawi
Gubernur Khofifah Tinjau Karhutla Tahura R Soerjo di Pasuruan, Prioritaskan Keselamatan Petugas dan Relawan
Zahlul DPRD Sidoarjo Soroti Kedisiplinan 1.500 Pengendara dalam Motoran Santun
Senator Lia Istifhama Jadi Pembina Solidaritas KING, Dorong Potensi Lokal Nganjuk Makin Dikenal
Anak Disabilitas Jadi Korban Perundungan hingga Meninggal, Senator Lia Istifhama Soroti Pentingnya Deteksi Dini
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 12:07 WIB

600 Personel Gabungan Tertibkan 67 Bangunan Liar di Frontage Road Sidoarjo

Kamis, 22 Oktober 2026 - 10:28 WIB

Senator Lia Istifhama Soroti Keadilan Pembagian Dana Cukai untuk Madura

Kamis, 22 Oktober 2026 - 10:07 WIB

Ning Lia Ajak Generasi Muda Jadikan Hari Santri Nasional sebagai Momentum Kebangkitan Peradaban

Kamis, 22 Oktober 2026 - 00:47 WIB

Gubernur Khofifah Salurkan Bantuan Air Bersih untuk 196 KK Terdampak Kekeringan di Ngawi

Rabu, 21 Oktober 2026 - 23:38 WIB

Gubernur Khofifah Tinjau Karhutla Tahura R Soerjo di Pasuruan, Prioritaskan Keselamatan Petugas dan Relawan

Berita Terbaru

WhatsApp