Reses di Kota Malang, Puguh DPRD Jatim Soroti Akurasi DTSEN dan Ancaman Darurat Sampah

Penulis Syaiful Hidayat
Editor -

- Author

Rabu, 29 Juli 2026 - 00:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota DPRD Jawa Timur dari Daerah Pemilihan (Dapil) Malang Raya, Puguh Wiji Pamungkas melakukan reses masa sidang III di Kecamatan Klojen dan Blimbing, Kota Malang. (Dok. Istimewa)

Anggota DPRD Jawa Timur dari Daerah Pemilihan (Dapil) Malang Raya, Puguh Wiji Pamungkas melakukan reses masa sidang III di Kecamatan Klojen dan Blimbing, Kota Malang. (Dok. Istimewa)

Malang – Akurasi Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN), persoalan sampah, hingga sulitnya mengakses program bedah rumah menjadi aspirasi utama warga dalam reses Anggota DPRD Jawa Timur dari Daerah Pemilihan (Dapil) Malang Raya, Puguh Wiji Pamungkas, di Kecamatan Klojen dan Blimbing, Kota Malang, Jumat (25/7/2026).

Dalam kegiatan serap aspirasi Masa Sidang III Tahun 2026 itu, Anggota Komisi E DPRD Jatim menerima berbagai masukan dari tokoh masyarakat, perwakilan warga, dan sejumlah elemen masyarakat mengenai persoalan yang mereka hadapi sehari-hari.

Puguh mengatakan, keluhan yang paling banyak disampaikan masyarakat berkaitan dengan validitas DTSEN yang menjadi acuan penyaluran berbagai program bantuan pemerintah.

“Banyak warga merasa seharusnya berhak menerima bantuan, tetapi justru masuk kelompok desil 6 sampai 10 sehingga tidak bisa mengakses berbagai program bantuan. Ketika mereka mengurus perubahan data, prosesnya juga masih dirasakan cukup sulit,” ujar Sekretaris Fraksi PKS DPRD Jawa Timur tersebut.

Menurut dia, persoalan tersebut harus menjadi perhatian serius pemerintah. Sebab, ketepatan data menjadi kunci agar bantuan sosial benar-benar diterima masyarakat yang berhak.

Puguh mendukung langkah pemerintah yang saat ini melakukan ground checking secara masif untuk memastikan akurasi data penerima bantuan.

“Ground checking yang sedang dilakukan pemerintah harus benar-benar dimanfaatkan untuk menyelesaikan berbagai persoalan DTSEN sehingga bantuan sosial tepat sasaran dan diterima masyarakat yang memang berhak,” katanya dalam keterangannya, Selasa (28/7/2026).

Selain persoalan data sosial, Puguh juga menyoroti pengelolaan sampah di Kota Malang yang dinilai masih membutuhkan pembenahan.

Menurutnya, persoalan sampah dapat diatasi apabila pemerintah memiliki komitmen membangun sistem pengelolaan yang terintegrasi, mulai dari penyediaan infrastruktur hingga penguatan edukasi kepada masyarakat.

“Saya meyakini masyarakat akan lebih disiplin membuang sampah apabila pemerintah menyiapkan infrastruktur yang memadai. Tempat sampah harus tersedia, armada pengangkut mencukupi, TPS layak, dan masyarakat terus diedukasi untuk memilah sampah sejak dari rumah,” jelasnya.

BACA JUGA  Gubernur Khofifah Dampingi Wapres Gibran Kunjungi Pabrik Sepeda di Sidoarjo, Bangga Produk Lokal Tembus Pasar Ekspor

Ia menyebut masih terdapat sejumlah titik yang menjadi perhatian masyarakat karena dipenuhi tumpukan sampah, di antaranya kawasan Muharto di sekitar jembatan serta Jalan Borobudur.

Kondisi tersebut, lanjut Puguh, tidak hanya mengganggu kenyamanan warga, tetapi juga berpotensi menurunkan citra Kota Malang sebagai kota pendidikan sekaligus destinasi wisata.

“Kalau pengelolaan sampah tidak segera dibenahi, tentu akan menimbulkan kesan yang kurang baik bagi masyarakat maupun wisatawan yang datang ke Kota Malang,” tegasnya.

Dalam reses itu, warga juga menyampaikan aspirasi terkait program bedah rumah. Sejumlah masyarakat mengaku membutuhkan bantuan perbaikan rumah, namun belum dapat mengakses program karena tidak masuk dalam kategori desil penerima bantuan.

Puguh menegaskan seluruh aspirasi yang dihimpun akan diperjuangkan agar menjadi bahan evaluasi pemerintah daerah maupun pemerintah pusat dalam menyusun kebijakan yang lebih tepat sasaran.

“Reses menjadi momentum penting untuk memastikan suara masyarakat benar-benar sampai kepada pemerintah. Aspirasi ini akan kami perjuangkan agar kebijakan yang diambil benar-benar menjawab kebutuhan riil masyarakat, baik terkait validitas data sosial, pengelolaan sampah, maupun akses terhadap program-program bantuan pemerintah,” pungkasnya.

Penulis : Syaiful Hidayat

Editor : -

Follow WhatsApp Channel digitaljatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Gubernur Khofifah Pimpin Upacara Hari Santri Nasional 2026 di Ponpes Tremas Pacitan
600 Personel Gabungan Tertibkan 67 Bangunan Liar di Frontage Road Sidoarjo
Senator Lia Istifhama Soroti Keadilan Pembagian Dana Cukai untuk Madura
Ning Lia Ajak Generasi Muda Jadikan Hari Santri Nasional sebagai Momentum Kebangkitan Peradaban
Gubernur Khofifah Salurkan Bantuan Air Bersih untuk 196 KK Terdampak Kekeringan di Ngawi
Gubernur Khofifah Tinjau Karhutla Tahura R Soerjo di Pasuruan, Prioritaskan Keselamatan Petugas dan Relawan
Zahlul DPRD Sidoarjo Soroti Kedisiplinan 1.500 Pengendara dalam Motoran Santun
Senator Lia Istifhama Jadi Pembina Solidaritas KING, Dorong Potensi Lokal Nganjuk Makin Dikenal
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 03:40 WIB

Gubernur Khofifah Pimpin Upacara Hari Santri Nasional 2026 di Ponpes Tremas Pacitan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 10:28 WIB

Senator Lia Istifhama Soroti Keadilan Pembagian Dana Cukai untuk Madura

Kamis, 22 Oktober 2026 - 10:07 WIB

Ning Lia Ajak Generasi Muda Jadikan Hari Santri Nasional sebagai Momentum Kebangkitan Peradaban

Kamis, 22 Oktober 2026 - 00:47 WIB

Gubernur Khofifah Salurkan Bantuan Air Bersih untuk 196 KK Terdampak Kekeringan di Ngawi

Rabu, 21 Oktober 2026 - 23:38 WIB

Gubernur Khofifah Tinjau Karhutla Tahura R Soerjo di Pasuruan, Prioritaskan Keselamatan Petugas dan Relawan

Berita Terbaru

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meninjau pelaksanaan khitanan massal dan cek kesehatan gratis (CKG) di Pendopo Kabupaten Pacitan. (Dok. Humas Pemprov)

Pemerintahan dan Kebijakan

Sambut HSN 2026, Khofifah Pastikan Layanan Kesehatan Gratis Menyentuh Warga Pacitan

Jumat, 23 Okt 2026 - 03:31 WIB

Pansus IV DPRD Sidoarjo Bahas Raperda Tibumtranmas, Koordinasi Antar-OPD Jadi Sorotan. (Dok. Syaiful)

Pemerintahan dan Kebijakan

Pansus IV DPRD Sidoarjo Bahas Raperda Tibumtranmas, Koordinasi Antar-OPD Jadi Sorotan

Kamis, 22 Okt 2026 - 23:53 WIB

WhatsApp