Basarnas Surabaya Simulasikan Evakuasi Korban Gempa di Bangunan Runtuh, Asah Kemampuan Tim Urban SAR

Penulis Syaiful Hidayat
Editor -

- Author

Jumat, 24 Juli 2026 - 23:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Basarnas Surabaya Simulasikan Evakuasi Korban Gempa di Bangunan Runtuh. (Dok.Humas Basarnas Surabaya)

Basarnas Surabaya Simulasikan Evakuasi Korban Gempa di Bangunan Runtuh. (Dok.Humas Basarnas Surabaya)

Surabaya – Kantor SAR Kelas A Surabaya menggelar simulasi operasi Urban Search and Rescue (USAR) di bangunan runtuh sebagai bagian dari rangkaian diseminasi National Accreditation Process (NAP). Kegiatan ini berlangsung selama dua hari, Kamis (23/7/2026) hingga Jumat (24/7/2026), untuk meningkatkan kemampuan personel dalam menghadapi kondisi darurat akibat bencana.

Dalam skenario simulasi, tim Urban SAR NAP-114 dikerahkan merespons gempa bumi berkekuatan magnitudo 6,5 yang mengguncang wilayah Ujung Galuh. Gempa tersebut digambarkan berpusat di laut pada kedalaman 5 kilometer dengan koordinat 7°19′ LS dan 112,70° BT.

Kepala Kantor SAR Kelas A Surabaya, Nanang Sigit P.H., selaku SAR Mission Coordinator (SMC), langsung mengerahkan tim Urban SAR NAP-114 setelah menerima laporan kejadian gempa dan melakukan kajian terhadap dampak bencana.

Berdasarkan hasil asesmen awal Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Ujung Galuh, terdapat lima sektor terdampak. Tim Urban SAR NAP-114 mendapat tugas melakukan operasi pencarian dan pertolongan di Sektor B yang meliputi wilayah Kecamatan Dukuh Paksi, kawasan yang disimulasikan mengalami kerusakan paling parah.

Setelah melaksanakan Assessment Search and Rescue (ASR) 2, tim menemukan sektor B1 dan B2 masuk dalam kategori triage B. Pada masing-masing sektor terdapat satu korban hidup dengan estimasi waktu evakuasi lebih dari 12 jam.

Sementara itu, di sektor B3 terdeteksi satu korban hidup dengan estimasi waktu evakuasi kurang dari 12 jam. Pada sektor lainnya ditemukan satu korban meninggal dunia, sedangkan satu sektor lain tidak menunjukkan adanya tanda-tanda korban.

Proses evakuasi berlangsung menantang. Tim USAR harus membuka akses menuju lokasi korban sebelum memberikan pertolongan medis dan mengevakuasi korban ke rumah sakit.

Seluruh rangkaian tersebut merupakan skenario latihan yang digelar Kantor SAR Kelas A Surabaya dalam kegiatan diseminasi NAP yang telah berlangsung sejak Senin (20/7/2026).

BACA JUGA  Generasi Muda Garuda Keadilan Jadi Changemakers, Puguh DPRD Jatim Dorong Aksi Nyata

Direktur Operasi Basarnas, Laksamana Pertama TNI Yudhi Bramantyo, mengatakan diseminasi NAP bertujuan meningkatkan kemampuan dan keterampilan personel agar setiap operasi penyelamatan dapat berjalan optimal tanpa mengabaikan aspek keselamatan petugas.

“Diseminasi ini merupakan upaya meningkatkan kemampuan personel sehingga setiap operasi penyelamatan dapat memberikan hasil maksimal dengan tetap mengutamakan keselamatan tim,” ujarnya.

Menurutnya, NAP menjadi langkah strategis Basarnas dalam membangun standar kapabilitas tim untuk operasi penyelamatan di bangunan runtuh atau Urban Search and Rescue (USAR) sesuai metodologi INSARAG (International Search and Rescue Advisory Group).

Melalui kegiatan ini, seluruh personel Kantor SAR Kelas A Surabaya diharapkan memiliki pemahaman yang lebih komprehensif mengenai prinsip, struktur, dan prosedur operasional USAR dalam kerangka NAP. Penguatan tersebut mencakup kebijakan internal, kesiapsiagaan personel, pengelolaan peralatan, dukungan logistik, hingga interoperabilitas dengan berbagai instansi terkait.

Penulis : Syaiful Hidayat

Editor : -

Follow WhatsApp Channel digitaljatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

600 Personel Gabungan Tertibkan 67 Bangunan Liar di Frontage Road Sidoarjo
Senator Lia Istifhama Soroti Keadilan Pembagian Dana Cukai untuk Madura
Ning Lia Ajak Generasi Muda Jadikan Hari Santri Nasional sebagai Momentum Kebangkitan Peradaban
Gubernur Khofifah Salurkan Bantuan Air Bersih untuk 196 KK Terdampak Kekeringan di Ngawi
Gubernur Khofifah Tinjau Karhutla Tahura R Soerjo di Pasuruan, Prioritaskan Keselamatan Petugas dan Relawan
Zahlul DPRD Sidoarjo Soroti Kedisiplinan 1.500 Pengendara dalam Motoran Santun
Senator Lia Istifhama Jadi Pembina Solidaritas KING, Dorong Potensi Lokal Nganjuk Makin Dikenal
Anak Disabilitas Jadi Korban Perundungan hingga Meninggal, Senator Lia Istifhama Soroti Pentingnya Deteksi Dini
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 12:07 WIB

600 Personel Gabungan Tertibkan 67 Bangunan Liar di Frontage Road Sidoarjo

Kamis, 22 Oktober 2026 - 10:28 WIB

Senator Lia Istifhama Soroti Keadilan Pembagian Dana Cukai untuk Madura

Kamis, 22 Oktober 2026 - 10:07 WIB

Ning Lia Ajak Generasi Muda Jadikan Hari Santri Nasional sebagai Momentum Kebangkitan Peradaban

Kamis, 22 Oktober 2026 - 00:47 WIB

Gubernur Khofifah Salurkan Bantuan Air Bersih untuk 196 KK Terdampak Kekeringan di Ngawi

Rabu, 21 Oktober 2026 - 23:38 WIB

Gubernur Khofifah Tinjau Karhutla Tahura R Soerjo di Pasuruan, Prioritaskan Keselamatan Petugas dan Relawan

Berita Terbaru

WhatsApp