Ketua Madas Jatim Nurul Hidayat Dukung Penuh Inisiatif MUI Dorong RUU Pidana LGBT

Penulis Syaiful Hidayat
Editor Yoyok

- Author

Selasa, 21 Juli 2026 - 21:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua DPD Madas Sedarah Jawa Timur, Nurul Hidayat, SH. (dok. Istimewa)

Ketua DPD Madas Sedarah Jawa Timur, Nurul Hidayat, SH. (dok. Istimewa)

Surabaya – Ketua DPD Madura Asli (Madas) Sedarah Provinsi Jawa Timur Nurul Hidayat prihatin dengan maraknya praktek Lesbian, Gay, Biseksual dan Transgender (LGBT) yang sudah berlangsung terang-terangan di ruang publik. Hal ini berdasarkan pengamatan langsung pihaknya di lapangan, mau pun konten-konten yang ada di media sosial.

Menurutnya hal ini tentu berbahaya karena secara tidak langsung mengkampanyekan perilaku LGBT kepada generasi muda. Karenanya, praktek ini harus segera dihentikan untuk menyelamatkan generasi muda dari penyimpangan seksual.

“Tentu saya prihatin dengan fenomena saat ini, bagaimana para kaum LGBT sudah secara terbuka menunjukkan eksistensi mereka. Saya melihat kondisi ini sudah bagian mengkampanyekan gaya hidup dan orientasi seks menyimpang,” kata pria yang akrab disapa Dayat itu, Selasa (21/7/2026).

Advokat muda ini berharap pemerintah dan aparat penegak hukum tidak tutup mata dengan kondisi tersebut. Namun, ia mengakui saat ini di Indonesia, mengkampanyekan LGBT belum secara spesifik diatur dan diancam pidana dalam hukum pidana nasional yang berlaku secara umum. 

Sebab pemidanaan hanya dapat dilakukan jika perbuatan tersebut melanggar ketentuan tindak pidana yang ada, seperti perbuatan cabul terhadap anak atau pelanggaran kesusilaan umum. Karena itu, ia mendukung langkah Majelis Ulama Indonesia (MUI) yang menginisiasi RUU LGBT ke DPR RI.

“Saya mendukung langkah MUI yang menginisiasi RUU Pidana LGBT. Di mana di dalamnya diatur pasal pidana untuk pelaku pengkampanye perilaku LGBT. Ini sudah tepat, agar menjadi efek jera dan menjadi payung hukum bagi aparat penegak hukum melakukan penindakan sekaligus menghindari aksi main hukum sendiri di masyarakat,” tegas Dayat.

Dayat menambahkan, sebagai warga NU, ia berharap pada Muktamar ke-35 NU di Jombang pada akhir Agustus nanti, persoalan LGBT ini bisa menjadi salah materi yang dibahas. Dengan demikian putusan atau rekomendasi tersebut, nantinya menjadi rujukan bagi masyarakat mau pun pemerintah.

BACA JUGA  Senator Lia Istifhama Jadi Pembina Solidaritas KING, Dorong Potensi Lokal Nganjuk Makin Dikenal

Ia melanjutkan, harapannya rekomendasi PBNU itu bisa memperkuat langkah MUI dalam memperjuangkan RUU Pidana LGBT ke parlemen. Sebab, tak bisa dipungkiri NU adalah ormas Islam terbesar di negeri ini. Karena itu rekomendasi tentu sangat mempengaruhi kehidupan dalam bernegara.

“Kita bisa melihat bagaimana fenomena LGBT ini sangat mengkhawatirkan, ini sejalan dengan fakta meningkatnya angka penderita HIV/AIDS diberbagai daerah. Sebab perilaku LGBT menjadi sumber utama penularan serta penyebaran HIV/AIDS. Harus ada langkah cepat dan progresif untuk menangani masalah LGBT,” pungkas tokoh pemuda Jawa Timur asal Madura ini.

Penulis : Syaiful Hidayat

Editor : Yoyok

Follow WhatsApp Channel digitaljatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Gubernur Khofifah Pimpin Upacara Hari Santri Nasional 2026 di Ponpes Tremas Pacitan
600 Personel Gabungan Tertibkan 67 Bangunan Liar di Frontage Road Sidoarjo
Senator Lia Istifhama Soroti Keadilan Pembagian Dana Cukai untuk Madura
Ning Lia Ajak Generasi Muda Jadikan Hari Santri Nasional sebagai Momentum Kebangkitan Peradaban
Gubernur Khofifah Salurkan Bantuan Air Bersih untuk 196 KK Terdampak Kekeringan di Ngawi
Gubernur Khofifah Tinjau Karhutla Tahura R Soerjo di Pasuruan, Prioritaskan Keselamatan Petugas dan Relawan
Zahlul DPRD Sidoarjo Soroti Kedisiplinan 1.500 Pengendara dalam Motoran Santun
Senator Lia Istifhama Jadi Pembina Solidaritas KING, Dorong Potensi Lokal Nganjuk Makin Dikenal
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 03:40 WIB

Gubernur Khofifah Pimpin Upacara Hari Santri Nasional 2026 di Ponpes Tremas Pacitan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 10:28 WIB

Senator Lia Istifhama Soroti Keadilan Pembagian Dana Cukai untuk Madura

Kamis, 22 Oktober 2026 - 10:07 WIB

Ning Lia Ajak Generasi Muda Jadikan Hari Santri Nasional sebagai Momentum Kebangkitan Peradaban

Kamis, 22 Oktober 2026 - 00:47 WIB

Gubernur Khofifah Salurkan Bantuan Air Bersih untuk 196 KK Terdampak Kekeringan di Ngawi

Rabu, 21 Oktober 2026 - 23:38 WIB

Gubernur Khofifah Tinjau Karhutla Tahura R Soerjo di Pasuruan, Prioritaskan Keselamatan Petugas dan Relawan

Berita Terbaru

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meninjau pelaksanaan khitanan massal dan cek kesehatan gratis (CKG) di Pendopo Kabupaten Pacitan. (Dok. Humas Pemprov)

Pemerintahan dan Kebijakan

Sambut HSN 2026, Khofifah Pastikan Layanan Kesehatan Gratis Menyentuh Warga Pacitan

Jumat, 23 Okt 2026 - 03:31 WIB

Pansus IV DPRD Sidoarjo Bahas Raperda Tibumtranmas, Koordinasi Antar-OPD Jadi Sorotan. (Dok. Syaiful)

Pemerintahan dan Kebijakan

Pansus IV DPRD Sidoarjo Bahas Raperda Tibumtranmas, Koordinasi Antar-OPD Jadi Sorotan

Kamis, 22 Okt 2026 - 23:53 WIB

WhatsApp