Demokrasi Jatim Raih Posisi Empat Nasional, Agus Cah Tekankan Perda Harus Menyentuh Masyarakat

Penulis Syaiful Hidayat
Editor Yoyok

- Author

Jumat, 17 Juli 2026 - 11:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Surabaya – Indeks Demokrasi Indonesia (IDI) Provinsi Jawa Timur tahun 2025 mencapai 84,05. Berdasarkan rilis Badan Pusat Statistik (BPS), capaian tersebut menempatkan Jawa Timur di peringkat keempat nasional setelah DI Yogyakarta, Bali, dan Jawa Tengah.

Wakil Ketua Komisi A DPRD Jawa Timur Agus Cahyono menilai capaian itu menunjukkan kualitas demokrasi di Jawa Timur terus membaik. Menurutnya, hal tersebut tidak lepas dari penguatan tata kelola pemerintahan, kelembagaan demokrasi, serta sinergi antara DPRD dan Pemerintah Provinsi Jawa Timur.

“Naiknya indeks demokrasi tentu patut kita syukuri. Namun yang lebih penting adalah bagaimana demokrasi benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat melalui kebijakan-kebijakan yang berkualitas,” kata Agus, Jumat (17/7/2026).

Agus mengatakan salah satu indikator yang mendukung peningkatan kualitas demokrasi adalah produktivitas pembentukan regulasi daerah. Sepanjang 2025, DPRD bersama Pemprov Jawa Timur menetapkan 13 Peraturan Daerah (Perda), termasuk Perda APBD dan Perubahan APBD 2025.

Sementara hingga pertengahan 2026, DPRD dan Pemprov Jawa Timur telah mengesahkan tiga Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) menjadi Perda.

Meski demikian, Agus menegaskan keberhasilan demokrasi tidak cukup diukur dari banyaknya regulasi yang dihasilkan. Menurutnya, implementasi kebijakan menjadi faktor utama agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat.

“Peraturan daerah yang lahir bukan sekadar produk hukum. Yang lebih penting adalah bagaimana perda itu disosialisasikan, diimplementasikan, dan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.

Ia menambahkan setiap kebijakan yang disusun harus mampu menjawab kebutuhan masyarakat sekaligus memperkuat pelayanan publik.

Selain melalui fungsi legislasi, Agus menilai penguatan demokrasi juga didukung komitmen pemerintah dalam memperkuat kelembagaan partai politik. Salah satunya melalui kenaikan bantuan keuangan partai politik (Banpol) pada 2026 menjadi Rp 7.500 per suara sah.

BACA JUGA  Refleksi Dua Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran, Bangun DPRD Sidoarjo Soroti Daya Beli hingga Lapangan Kerja

Menurut Agus, kebijakan tersebut diharapkan mampu meningkatkan kualitas pendidikan politik, memperkuat kaderisasi partai, meningkatkan literasi demokrasi, serta mendorong partisipasi masyarakat dalam kehidupan politik yang sehat.

“Kenaikan bantuan politik ini harus dimanfaatkan secara optimal untuk memperkuat pendidikan politik, meningkatkan literasi demokrasi masyarakat, memperkuat kaderisasi, serta mendorong partisipasi publik dalam kehidupan politik yang sehat,” katanya.

Agus berharap capaian IDI Jawa Timur tidak membuat seluruh pemangku kepentingan cepat berpuas diri. Ia menilai peningkatan kualitas demokrasi harus terus dijaga melalui regulasi yang berpihak kepada masyarakat, perluasan partisipasi publik, serta penyelenggaraan pemilu dan pilkada yang semakin berkualitas.

“Kami berharap kualitas demokrasi di Jawa Timur terus meningkat, sehingga setiap penyelenggaraan pemilu maupun pilkada mampu melahirkan pemimpin-pemimpin terbaik yang benar-benar mendapat kepercayaan rakyat,” pungkasnya.

Penulis : Syaiful Hidayat

Editor : Yoyok

Follow WhatsApp Channel digitaljatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Raperda Tibumtranmas Linmas Dibahas, Rizza DPRD Sidoarjo Soroti Bullying hingga Gangster Pelajar
Refleksi Dua Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran, Bangun DPRD Sidoarjo Soroti Daya Beli hingga Lapangan Kerja
Belajar dari Kasus Tanah Fasum Sidoarjo, Sriatun DPRD Jatim Tekankan Digitalisasi Aset Desa
Ning Lia Apresiasi Transformasi Digital Pengadilan Tinggi Surabaya, Layak Jadi Percontohan Nasional
Gerakan Indonesia ASRI, PC TIDAR Sidoarjo Ajak Anak Muda Peduli Lingkungan Hidup
Dukung Gerakan Indonesia ASRI, DPC Partai Gerindra Sidoarjo Hijaukan Hutan Kota dan Bersihkan Sungai
Hadiri Paripurna Istimewa Hari Jadi ke-81 Jatim, Senator Lia Sebut Jatim Bangunan Politik Humanis
Hari Jadi ke-81 Jatim, Puguh DPRD Jatim Tekankan Pertumbuhan Ekonomi Harus Sejahterakan Rakyat
Berita ini 27 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:23 WIB

Raperda Tibumtranmas Linmas Dibahas, Rizza DPRD Sidoarjo Soroti Bullying hingga Gangster Pelajar

Kamis, 22 Oktober 2026 - 02:39 WIB

Refleksi Dua Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran, Bangun DPRD Sidoarjo Soroti Daya Beli hingga Lapangan Kerja

Senin, 19 Oktober 2026 - 17:17 WIB

Belajar dari Kasus Tanah Fasum Sidoarjo, Sriatun DPRD Jatim Tekankan Digitalisasi Aset Desa

Minggu, 18 Oktober 2026 - 04:10 WIB

Ning Lia Apresiasi Transformasi Digital Pengadilan Tinggi Surabaya, Layak Jadi Percontohan Nasional

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 12:25 WIB

Gerakan Indonesia ASRI, PC TIDAR Sidoarjo Ajak Anak Muda Peduli Lingkungan Hidup

Berita Terbaru

WhatsApp