Gus Ipul Prihatin Kasus Pesantren Pati, Kemensos Siapkan Layanan Psikososial untuk Korban

- Publisher

Sabtu, 9 Mei 2026 - 12:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Sosial RI Saifullah Yusuf. (Foto: Istimewa)

Menteri Sosial RI Saifullah Yusuf. (Foto: Istimewa)

Jakarta – Polemik kasus kekerasan seksual di lingkungan pondok pesantren di Pati, Jawa Tengah, menuai sorotan publik.

Menteri Sosial (Mensos) RI Saifullah Yusuf menyampaikan keprihatinan mendalam sekaligus mengecam keras dugaan kekerasan seksual yang terjadi di lingkungan pesantren tersebut.

“Kita akan melakukan pendampingan dan asesmen. Jadi, beberapa pendamping kami sedang mencoba melakukan komunikasi dan pendampingan. Kami siap membantu jika diperlukan layanan-layanan psikososial, termasuk layanan residensial,” ujar pria yang akrab disapa Gus Ipul itu melalui akun TikTok @kemensosri, Sabtu (9/5/2026).

Gus Ipul menegaskan, Kementerian Sosial siap membantu para korban agar segera mendapatkan layanan pemulihan, baik secara mental maupun fisik.

“Terus terang, kami tidak hanya prihatin, tetapi juga mengecam keras dan sangat kecewa. Ada pesantren yang dijadikan kedok untuk melakukan hal-hal yang tidak seharusnya terjadi di dunia pesantren,” tegasnya.

Gus Ipul mengajak seluruh pihak memberikan perlindungan kepada para santri, termasuk korban maupun santri lain yang berada di lingkungan pesantren tersebut.

“Untuk itu, mari kita jaga para santri ini. Tidak hanya yang menjadi korban, tetapi juga seluruh santri di sana harus mendapatkan perlindungan, rehabilitasi, dan pemberdayaan,” katanya.

Selain itu, Gus Ipul menekankan pentingnya pengawasan yang lebih ketat terhadap lembaga pendidikan pesantren. Namun, ia meminta masyarakat tidak menggeneralisasi seluruh pesantren atas kasus tersebut.

“Kita harus memberikan pengawasan secara ketat. Jangan disamaratakan, karena banyak pesantren yang sungguh-sungguh mendidik para santri. Tetapi kalau ada pesantren seperti ini, tentu menodai citra pesantren lainnya,” jelasnya.

Menurut Gus Ipul, keselamatan dan masa depan para santri harus menjadi perhatian utama apabila nantinya ada langkah penutupan terhadap pesantren tersebut.

“Yang harus dipikirkan adalah para santrinya. Kalau memang harus ditutup, maka harus dicarikan solusi untuk para santri. Sementara pelakunya harus dihukum seberat-beratnya,” pungkasnya.

BACA JUGA  Gekrafs Surabaya Perkuat Literasi Hukum, Pelaku Ekonomi Kreatif Diminta Tak Takut Berkarya

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor : Yoyok

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel digitaljatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Senator Lia Istifhama Bangga dengan Ratu Ayu Alina Mirza
Komite III DPD RI Apresiasi Kemenhaj atas Pelaksanaan Haji 2026, Senator Jatim Lia Istifhama Sampaikan Sejumlah Catatan
Bakornas Lapenmi PB HMI Kolaborasi dengan DPD RI Lia Istifhama Dorong Peningkatan Mutu Pendidikan
Jatim Raih Penghargaan KPK RI, Gubernur Khofifah Sebut Bukti Komitmen Bangun ASN Berintegritas
Alumni Ansor Dukung Reshuffle Pimpinan Pusat, Tegaskan Loyalitas ke Ketum Addin
Bunda PAUD Jatim Tekankan Kolaborasi dan Inovasi demi Wujudkan PAUD Berkualitas
Jatim Raih Penghargaan Kemendagri sebagai Pemda Terbaik Tekan Pengangguran, Gubernur Khofifah: Hasil Sinergi Semua Elemen
Mahfud MD Dalam Haul Kiai Agung Rabah ke-526, Bagaimana Ucapan Dan Pesannya?

Berita Terkait

Minggu, 5 Juli 2026 - 21:17 WIB

Senator Lia Istifhama Bangga dengan Ratu Ayu Alina Mirza

Selasa, 30 Juni 2026 - 08:19 WIB

Komite III DPD RI Apresiasi Kemenhaj atas Pelaksanaan Haji 2026, Senator Jatim Lia Istifhama Sampaikan Sejumlah Catatan

Senin, 29 Juni 2026 - 22:28 WIB

Bakornas Lapenmi PB HMI Kolaborasi dengan DPD RI Lia Istifhama Dorong Peningkatan Mutu Pendidikan

Rabu, 17 Juni 2026 - 20:26 WIB

Jatim Raih Penghargaan KPK RI, Gubernur Khofifah Sebut Bukti Komitmen Bangun ASN Berintegritas

Selasa, 16 Juni 2026 - 19:47 WIB

Alumni Ansor Dukung Reshuffle Pimpinan Pusat, Tegaskan Loyalitas ke Ketum Addin

Berita Terbaru

Anggota DPD RI Lia Istifhama saat menghadiri Deklarasi dan Pelantikan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) MADAS Kabupaten Malang di Pendopo Kabupaten Malang. (Dok. Istimewa)

Komunitas/Organisasi

DPD RI Lia Istifhama Dorong MADAS Sedarah Ambil Peran Bangun Ekonomi Bangsa

Rabu, 8 Jul 2026 - 08:49 WIB