Gresik – Tim SAR gabungan akhirnya menemukan satu anak buah kapal (ABK) kapal nelayan yang tenggelam di perairan sekitar Pelabuhan PLTU Gresik. Korban bernama Halimi, 32, ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, Senin (4/5/2026) pagi.
Kepala Kantor SAR Surabaya Nanang Sigit P. H. mengatakan, jenazah korban ditemukan sekitar 1,3 mil laut dari lokasi kejadian. Saat ini korban telah dievakuasi ke RSUD Ibnu Sina Gresik.
“Korban dievakuasi ke rumah sakit untuk penanganan lebih lanjut. Tim SAR gabungan masih melanjutkan pencarian satu korban lainnya,” ujarnya.
Peristiwa nahas itu bermula saat kapal nelayan bermuatan besi tua dilaporkan tenggelam di sekitar perairan PLTU Gresik pada Sabtu (2/5/2026) sekitar pukul 21.00 WIB. Kapal diduga kemasukan air setelah terdampak gelombang dari kapal lain yang melintas.
Dalam kejadian tersebut, satu nahkoda dan empat ABK menjadi korban. Dua orang, yakni Alim dan Yusuf, berhasil diselamatkan oleh kapal yang kebetulan melintas di lokasi.
Sementara itu, satu korban lain, Sukir, ditemukan lebih dulu dalam kondisi meninggal dunia pada hari kejadian oleh tim SAR Ditpolairud Polda Jatim bersama Satpolairud Polres Gresik.
Dengan ditemukannya Halimi, kini tersisa satu korban yang masih dalam pencarian, yakni Ajib, 55.
Operasi pencarian melibatkan berbagai unsur, di antaranya Kantor SAR Surabaya, BPBD Jawa Timur, BPBD Gresik, Ditpolairud Polda Jatim, Satpolairud Polres Gresik, RAPI, Poskamladu, Madas Gresik, serta nelayan setempat.
Editor : Yoyok











