Keturunan Ken Arok Minta Anak Bangsa Kerasan, Jangan Kabur Ke Yaman

Editor Yoyok

- Author

Sabtu, 2 Mei 2026 - 16:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Editor: Yoyok

Surabaya – Statemen Presiden RI Prabowo Subianto agar siapapun yang merasa Indonesia Buram silahkan kabur ke Yaman mendapat tanggapan dari Keturunan Ken Arok melalui jalur Raden Fatah (Sultan Demak).

Keturunan Ken Arok, Firman Syah Ali meminta segenap anak bangsa yang bertanah air satu dan bertumpah darah satu, Indonesia, untuk tetap kerasan dan bertahan di Indonesia, apapun situasi dan kondisinya.

“Sebagai keturunan Ken Arok, saya minta apapun kondisinya warga negara Indonesia tetap bertahan dan kerasan di sini. Entah silau, entah buram, entah gelap gulita, tetaplah cintai tanah yang mulia ini, jangan tinggalkan. Kita cintai bersama, kita benahi bersama, kita rawat bersama,” ujar keponakan Mahfud MD.

Ia juga mengatakan perbedaan pandangan itu sunnatullah.

“Perbedaan pandangan dalam segala bidang itu sunnatullah, bagaimana kita meramu perbedaan itu jadi sebuah kekuatan bersama untuk membangun masa depan bangsa. Bukan karena berbeda pandangan lantas main kabur-kaburan. Itu contoh yang kurang baik untuk generasi penerus bangsa,” lanjut Panglima Nahdliyin Bergerak (NABRAK).

Ia berdoa semoga bangsa yang pernah jaya ini akan terus jaya.

“Mari kita berdoa semoga bangsa yang pernah jaya di bawah kepemimpinan para leluhur saya (raja-raja Majapahit) ini akan terus jaya dan bersatu. Aamiin Allahumma Aamiin,” pungkas tokoh Kongres Rakyat Madura (KRM).

BACA JUGA  Dugaan Pelecehan Seksual di MTs Hasanuddin, Komisi D DPRD Sidoarjo Dorong Penanganan Sesuai Hukum

Editor : Yoyok

Follow WhatsApp Channel digitaljatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dugaan Pelecehan Seksual di MTs Hasanuddin, Komisi D DPRD Sidoarjo Dorong Penanganan Sesuai Hukum
Gubernur Khofifah Resmikan Jalan Gerilya Jenderal Sudirman dan Infrastruktur Jalan-Jembatan di Pacitan
Gubernur Khofifah Pimpin Upacara Hari Santri Nasional 2026 di Ponpes Tremas Pacitan
600 Personel Gabungan Tertibkan 67 Bangunan Liar di Frontage Road Sidoarjo
Senator Lia Istifhama Soroti Keadilan Pembagian Dana Cukai untuk Madura
Ning Lia Ajak Generasi Muda Jadikan Hari Santri Nasional sebagai Momentum Kebangkitan Peradaban
Gubernur Khofifah Salurkan Bantuan Air Bersih untuk 196 KK Terdampak Kekeringan di Ngawi
Gubernur Khofifah Tinjau Karhutla Tahura R Soerjo di Pasuruan, Prioritaskan Keselamatan Petugas dan Relawan
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 15:53 WIB

Dugaan Pelecehan Seksual di MTs Hasanuddin, Komisi D DPRD Sidoarjo Dorong Penanganan Sesuai Hukum

Jumat, 23 Oktober 2026 - 12:55 WIB

Gubernur Khofifah Resmikan Jalan Gerilya Jenderal Sudirman dan Infrastruktur Jalan-Jembatan di Pacitan

Jumat, 23 Oktober 2026 - 03:40 WIB

Gubernur Khofifah Pimpin Upacara Hari Santri Nasional 2026 di Ponpes Tremas Pacitan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 12:07 WIB

600 Personel Gabungan Tertibkan 67 Bangunan Liar di Frontage Road Sidoarjo

Kamis, 22 Oktober 2026 - 10:28 WIB

Senator Lia Istifhama Soroti Keadilan Pembagian Dana Cukai untuk Madura

Berita Terbaru

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meninjau pelaksanaan khitanan massal dan cek kesehatan gratis (CKG) di Pendopo Kabupaten Pacitan. (Dok. Humas Pemprov)

Pemerintahan dan Kebijakan

Sambut HSN 2026, Khofifah Pastikan Layanan Kesehatan Gratis Menyentuh Warga Pacitan

Jumat, 23 Okt 2026 - 03:31 WIB

WhatsApp