Gebrakan Baru! Kongres Rakyat Madura Bakal Digelar

Editor Yoyok

- Author

Jumat, 1 Mei 2026 - 22:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gebrakan Baru! Kongres Rakyat Madura Bakal Digelar.

Gebrakan Baru! Kongres Rakyat Madura Bakal Digelar.

Editor: Yoyok

Pamekasan – Sejumlah tokoh Madura menggelar pertemuan di Three Five Coffee & Space, Pamekasan, Jumat (1/5/2026). Pertemuan tersebut dihadiri Abdur Rozaki, Firman Syah Ali, Badri Khumaini, serta Ali Wasik bersama sejumlah tokoh lainnya.

Awalnya, pertemuan berlangsung santai sebagai ajang silaturahmi. Namun, diskusi berkembang menjadi pembahasan strategis hingga melahirkan kesepakatan untuk menggelar Kongres Rakyat Madura.

Ali Wasik mengatakan, forum tersebut dinilai penting untuk menyatukan berbagai gagasan yang selama ini masih berjalan sendiri-sendiri. “Selama ini banyak ide dan gerakan, tetapi belum terorganisir menjadi satu agenda besar untuk kemajuan Madura,” ujarnya.

Selain itu, para tokoh menilai pembangunan di Madura belum sepenuhnya memenuhi ekspektasi, meski infrastruktur seperti Jembatan Suramadu telah lama beroperasi. Mereka mendorong adanya perumusan ulang agenda pembangunan yang lebih konkret, inklusif, dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.

Isu lain yang mengemuka adalah kekhawatiran terhadap memudarnya nilai budaya, khususnya penggunaan Bahasa Madura di kalangan generasi muda, terutama komunitas diaspora. Kongres nantinya diharapkan mampu merumuskan langkah strategis, termasuk standarisasi ejaan dan pembaruan kamus Bahasa Madura agar tetap relevan di era digital.

Para tokoh juga menyoroti potensi besar diaspora Madura yang tersebar di berbagai daerah hingga mancanegara. Melalui kongres tersebut, mereka ingin menghimpun kekuatan sumber daya manusia dan modal dari para perantau untuk berkontribusi langsung dalam pembangunan di tanah kelahiran.

Di sektor ekonomi, perhatian turut diarahkan pada nasib petani tembakau. Madura dikenal sebagai salah satu penghasil tembakau terbesar di Indonesia. Namun, petani kerap menghadapi tantangan seperti fluktuasi harga, kebijakan impor, hingga cukai. Forum kongres diharapkan mampu melahirkan solusi agar nilai tambah komoditas tersebut lebih dirasakan petani lokal.

BACA JUGA  Gubernur Khofifah Salurkan 120 Rit Air Bersih untuk 38.270 Keluarga Terdampak Kekeringan di Blitar

Tak hanya itu, peran perguruan tinggi seperti Universitas Trunojoyo Madura dan UIN Madura juga dinilai perlu diperkuat sebagai motor penggerak transformasi sosial dan ekonomi. Kolaborasi antara akademisi, pemerintah, dan masyarakat menjadi salah satu agenda yang akan didorong dalam kongres.

Para penggagas juga menekankan pentingnya penguatan intelektualisasi organisasi kemasyarakatan (ormas) Madura guna menjaga citra positif masyarakat Madura di perantauan.

Dalam waktu dekat, panitia berencana bersilaturahmi dengan para tokoh sepuh untuk meminta restu sekaligus arahan sebelum pelaksanaan Kongres Rakyat Madura.

Editor : Yoyok

Follow WhatsApp Channel digitaljatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ali Mufthi Tinjau Pembangunan Bronjong Sungai Ngasinan, 70 Meter Tanggul Diperkuat
Puguh DPRD Jatim Soroti Banjir Sawojajar 2 Malang, Normalisasi Saluran Dikawal
Ning Lia: Gen Z Boleh Keren dan Modern, tapi Akhlak Rasulullah Harus Jadi Pegangan
Sebulan Tinggal di Pesantren, Ning Lia Datangi Mahasiswa Baru dan Dengarkan Cerita Mereka
Hadiri Maulid Nabi Bersama Kader PKK Pasuruan, Arumi Bachsin Tekankan Pentingnya Akhlak dalam Pengabdian Kepada Masyarakat
Kekeringan Pasuruan, Gubernur Khofifah Kirim 45 Tandon dan 500 Jeriken untuk Warga
Gubernur Khofifah Salurkan 120 Rit Air Bersih untuk 38.270 Keluarga Terdampak Kekeringan di Blitar
Tunggakan Empat TPS 3R ke TPA Griyo Mulyo Jabon Sidoarjo Capai Rp1,13 Miliar
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 02:59 WIB

Ali Mufthi Tinjau Pembangunan Bronjong Sungai Ngasinan, 70 Meter Tanggul Diperkuat

Rabu, 9 September 2026 - 21:48 WIB

Puguh DPRD Jatim Soroti Banjir Sawojajar 2 Malang, Normalisasi Saluran Dikawal

Rabu, 9 September 2026 - 04:52 WIB

Ning Lia: Gen Z Boleh Keren dan Modern, tapi Akhlak Rasulullah Harus Jadi Pegangan

Selasa, 8 September 2026 - 20:41 WIB

Sebulan Tinggal di Pesantren, Ning Lia Datangi Mahasiswa Baru dan Dengarkan Cerita Mereka

Senin, 7 September 2026 - 23:07 WIB

Hadiri Maulid Nabi Bersama Kader PKK Pasuruan, Arumi Bachsin Tekankan Pentingnya Akhlak dalam Pengabdian Kepada Masyarakat

Berita Terbaru

WhatsApp