Setelah Pencarian Intensif, Tim SAR Gabungan Temukan Korban Tenggelam di Selat Madura

Editor Yoyok

- Author

Selasa, 28 April 2026 - 22:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Setelah Pencarian Intensif, Tim SAR Gabungan Temukan Korban Tenggelam di Selat Madura.

Setelah Pencarian Intensif, Tim SAR Gabungan Temukan Korban Tenggelam di Selat Madura.

Editor: Yoyok

Bangkalan – Upaya pencarian korban tenggelam di perairan selat Madura akhirnya membuahkan hasil. Tim SAR gabungan menemukan Mustofa (38) dalam kondisi meninggal dunia, Selasa (28/4.2026). Korban ditemukan sekitar pukul 09.15 WIB di sisi barat Jembatan Suramadu. Jaraknya kurang lebih 950 meter dari titik awal dilaporkan tenggelam. Saat ditemukan, tubuh korban mengapung di permukaan laut.

Kepala Kantor SAR Kelas A Surabaya, Nanang Sigit mengatakan proses evakuasi berjalan tanpa kendala berarti. “Jenazah dievakuasi ke perahu karet, kemudian dibawa ke darat dan diserahkan kepada keluarga di rumah duka,” ujarnya.

Sebelumnya, tim SAR mengerahkan satu regu rescue untuk melakukan pencarian bersama unsur terkait. Operasi dilakukan dengan membagi area pencarian menjadi dua sektor. Sedikitnya empat perahu karet diterjunkan untuk menyisir lokasi kejadian.

Komandan tim rescue, M. Andi Pamudji, yang juga bertindak sebagai On Scene Coordinator (OSC), mengungkapkan medan pencarian cukup menantang. Perubahan arus laut yang cepat menjadi kendala utama di lapangan.

“Arus berubah cukup signifikan, sehingga memengaruhi pola pencarian,” jelasnya.

Selain penyisiran di laut, tim SAR juga berkoordinasi dengan kapal-kapal yang melintas di sekitar lokasi. Informasi disebarkan agar para nelayan dan pengguna jalur laut turut membantu memantau tanda-tanda keberadaan korban.

Operasi SAR ini melibatkan berbagai unsur. Di antaranya tim SAR Surabaya, BPBD Jawa Timur, BPBD Bangkalan, Satpolairud Polres Bangkalan, hingga aparat TNI-Polri dan warga setempat.

Dari informasi yang dihimpun, insiden bermula saat korban bersama seorang rekannya memancing di sisi timur Jembatan Suramadu, Senin pagi (27/4/2026). Saat itu kondisi air laut sedang surut. Namun, keduanya diduga terseret arus.

Rekan korban berhasil diselamatkan nelayan sekitar dan sempat mendapatkan perawatan di Puskesmas Labeng. Sementara Mustofa dinyatakan hilang hingga akhirnya ditemukan dalam kondisi tak bernyawa. Dengan ditemukannya korban, operasi SAR resmi diusulkan untuk ditutup.

BACA JUGA  Hadiri Maulid Nabi Bersama Kader PKK Pasuruan, Arumi Bachsin Tekankan Pentingnya Akhlak dalam Pengabdian Kepada Masyarakat

Editor : Yoyok

Follow WhatsApp Channel digitaljatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Puguh DPRD Jatim Soroti Banjir Sawojajar 2 Malang, Normalisasi Saluran Dikawal
Ning Lia: Gen Z Boleh Keren dan Modern, tapi Akhlak Rasulullah Harus Jadi Pegangan
Sebulan Tinggal di Pesantren, Ning Lia Datangi Mahasiswa Baru dan Dengarkan Cerita Mereka
Hadiri Maulid Nabi Bersama Kader PKK Pasuruan, Arumi Bachsin Tekankan Pentingnya Akhlak dalam Pengabdian Kepada Masyarakat
Kekeringan Pasuruan, Gubernur Khofifah Kirim 45 Tandon dan 500 Jeriken untuk Warga
Gubernur Khofifah Salurkan 120 Rit Air Bersih untuk 38.270 Keluarga Terdampak Kekeringan di Blitar
Tunggakan Empat TPS 3R ke TPA Griyo Mulyo Jabon Sidoarjo Capai Rp1,13 Miliar
Hadiri Sholawat Kemerdekaan di Sidoarjo, Gubernur Khofifah Ajak Jamaah Amalkan “My Religion My Morality”
Berita ini 29 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 21:48 WIB

Puguh DPRD Jatim Soroti Banjir Sawojajar 2 Malang, Normalisasi Saluran Dikawal

Rabu, 9 September 2026 - 04:52 WIB

Ning Lia: Gen Z Boleh Keren dan Modern, tapi Akhlak Rasulullah Harus Jadi Pegangan

Selasa, 8 September 2026 - 20:41 WIB

Sebulan Tinggal di Pesantren, Ning Lia Datangi Mahasiswa Baru dan Dengarkan Cerita Mereka

Senin, 7 September 2026 - 23:07 WIB

Hadiri Maulid Nabi Bersama Kader PKK Pasuruan, Arumi Bachsin Tekankan Pentingnya Akhlak dalam Pengabdian Kepada Masyarakat

Senin, 7 September 2026 - 14:11 WIB

Kekeringan Pasuruan, Gubernur Khofifah Kirim 45 Tandon dan 500 Jeriken untuk Warga

Berita Terbaru

WhatsApp