Trah Bhuju’ Abdul Qidam Arsojih Berkumpul di Asembakor Probolinggo, Ada apa?

Editor Yoyok

- Author

Minggu, 26 April 2026 - 14:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Editor: Yoyok

Probolinggo – Suasana penuh kehangatan menyelimuti Desa Asembakor, Probolinggo, saat ratusan dzurriyah Bhuju’ Abdul Qidam Arsojih dari seluruh Jawa dan Madura berkumpul dalam agenda silaturahim rutin caturwulanan, Minggu (26/4/2026).

Ashabul bait diantaranya KHM Zainullah, KHM Hamsun (Petinggi Desa Asembakor), KH Arief Rahman Hakim (Pengasih Nurul Abror), KH Subhan Mawardi (Pengawas Nurul Abror), dan KH Abdus Sattar. Menariknya, kepemimpinan di Desa Asembakor sendiri secara turun-temurun memang diamanahkan kepada anggota Bani Abdul Qidam.

Diantara tokoh keluarga yang hadir adalah KH Suhdi Minhaji Sumenep, Firman Syah Ali Surabaya, KH Ahmad Yasid Jember, KH Ahmad Zaini Bondowoso, KH Abdul Mughits Mlokorejo Jember, KH Imdad Fahmi Jenggawah Jember, KH Ahmad Syah Torjun Sampang, KH M Husni Kebunagung Kraksaan dll

Momen mengharukan terjadi saat panitia memberikan apresiasi kepada para sesepuh, salah satunya adalah seorang Nyai berusia 90 tahun yang tetap aktif hadir. Semangat serupa juga ditunjukkan oleh anggota keluarga yang sedang sakit maupun yang harus menggunakan tongkat, namun tetap semangat hadir demi menyambung sanad saudara.

Pada kesempatan itu, KH Muh Hasyim Wafir dari Kaseyan, Puger, Jember, menekankan pentingnya dokumentasi silsilah. Ia pun mengusulkan agar susunan nasab dibuat rapi dalam format digital (PDF) agar mudah diakses oleh generasi muda melalui grup koordinasi keluarga.

Selain urusan silsilah, pertemuan ini juga diharapkan menjadi ajang ta’arruf bagi pemuda-pemudi Dzurriyah Abdul Qidam Arsojih yang belum menikah. Muncul harapan besar agar para Potoh Bhuju’ (cucu buyut) bisa berjodoh di dalam lingkaran keluarga sendiri. Hal ini didasari filosofi bahwa hubungan sepupu yang jauh pun bisa kembali menjadi sangat dekat melalui ikatan pernikahan.

BACA JUGA  Ning Lia: Gen Z Boleh Keren dan Modern, tapi Akhlak Rasulullah Harus Jadi Pegangan

Sementara Firman Syah Ali, yang hadir sebagai Sub Batuampar, Arsojih dan Rabah menyatakan bahwa Trah Walisongo di Madura harus solid dan sering silaturahim.

“Kegiatan caturwulanan ini merupakan bagian dari ikhtiar Trah Walisongo di Madura untuk selalu solid, kompak dan silaturahim. Pertama, agar terjadi internalisasi ajaran walisongo. Kedua, agar keaslian genealogi trah Walisongo tidak dirusak orang luar. Ketiga, agar Bani Walisongo selalu dapat pahala silaturahim dan barokah yang besar. Trah Bhuju’ Abdul Qidam Arsojih sebagai salah satu ranting dari Bani Walisongo terus bersilaturahim dalam rangka itu semua,” ucap keponakan Mahfud MD.

Sebagai penutup, panitia menyampaikan wacana bahwa pertemuan caturwulan berikutnya akan dilaksanakan di Kudus, Jawa Tengah.

Editor : Yoyok

Follow WhatsApp Channel digitaljatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ali Mufthi Tinjau Pembangunan Bronjong Sungai Ngasinan, 70 Meter Tanggul Diperkuat
Puguh DPRD Jatim Soroti Banjir Sawojajar 2 Malang, Normalisasi Saluran Dikawal
Ning Lia: Gen Z Boleh Keren dan Modern, tapi Akhlak Rasulullah Harus Jadi Pegangan
Sebulan Tinggal di Pesantren, Ning Lia Datangi Mahasiswa Baru dan Dengarkan Cerita Mereka
Hadiri Maulid Nabi Bersama Kader PKK Pasuruan, Arumi Bachsin Tekankan Pentingnya Akhlak dalam Pengabdian Kepada Masyarakat
Kekeringan Pasuruan, Gubernur Khofifah Kirim 45 Tandon dan 500 Jeriken untuk Warga
Gubernur Khofifah Salurkan 120 Rit Air Bersih untuk 38.270 Keluarga Terdampak Kekeringan di Blitar
Tunggakan Empat TPS 3R ke TPA Griyo Mulyo Jabon Sidoarjo Capai Rp1,13 Miliar
Berita ini 22 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 02:59 WIB

Ali Mufthi Tinjau Pembangunan Bronjong Sungai Ngasinan, 70 Meter Tanggul Diperkuat

Rabu, 9 September 2026 - 21:48 WIB

Puguh DPRD Jatim Soroti Banjir Sawojajar 2 Malang, Normalisasi Saluran Dikawal

Rabu, 9 September 2026 - 04:52 WIB

Ning Lia: Gen Z Boleh Keren dan Modern, tapi Akhlak Rasulullah Harus Jadi Pegangan

Selasa, 8 September 2026 - 20:41 WIB

Sebulan Tinggal di Pesantren, Ning Lia Datangi Mahasiswa Baru dan Dengarkan Cerita Mereka

Senin, 7 September 2026 - 23:07 WIB

Hadiri Maulid Nabi Bersama Kader PKK Pasuruan, Arumi Bachsin Tekankan Pentingnya Akhlak dalam Pengabdian Kepada Masyarakat

Berita Terbaru

WhatsApp