Tak Cukup Berdiri, Ashraf Minta Koperasi Difabel Jawa Timur Dikelola Transparan dan Konsisten

Editor Yoyok

- Author

Kamis, 23 April 2026 - 16:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aktivis Jawa Timur sekaligus inisiator Lira Disability Care (LDC) Bambang Ashraf. (Foto: Istimewa)

Aktivis Jawa Timur sekaligus inisiator Lira Disability Care (LDC) Bambang Ashraf. (Foto: Istimewa)

Editor: Yoyok

Surabaya – Soft launching Koperasi Difabel Jawa Timur Sejahtera (Kodifa Jawara) yang diinisiasi Dinas Sosial (Dinsos) ersama Komisi E DPRD dan Koalisi Disabilitas Jawa Timur, dalam peringatan hari jadi ke-2 tahun GADISku mendapat sorotan.

Aktivis Jawa Timur sekaligus inisiator Lira Disability Care (LDC) Bambang Ashraf, memberikan sejumlah catatan strategis bagi pemerintah daerah. Ia menilai, transisi dari bantuan sosial (bansos) ke pemberdayaan ekonomi melalui koperasi merupakan langkah positif.

“Ini perubahan paradigma dari sekadar memberi ikan menjadi memberi kail. Namun, koperasi harus dikelola secara transparan dan akuntabel,” ujar Ashraf kepada Digitaljatim.com, Kamis (23/4/2026).

Menurutnya, keberhasilan program sangat bergantung pada tata kelola yang bersih. Ia mengingatkan agar Kodifa Jawara tidak hanya berhenti pada seremoni tanpa pengawasan yang jelas.

Ashraf yang juga Dewan Pakar LSM LIRA Jatim itu menyoroti empat hal penting. Pertama, pengawasan ketat dan audit publik untuk mencegah potensi penyalahgunaan dana hibah atau bantuan modal.

“Laporan keuangan harus bisa diakses anggota dan publik secara berkala agar tidak ada praktik penyimpangan,” jelasnya.

Kedua, keberlanjutan ekonomi berbasis pasar nyata. Ia mendorong Pemprov Jatim berperan sebagai off-taker atau membuka akses distribusi, termasuk memasukkan produk difabel ke e-katalog lokal.

Ketiga, inklusi tanpa birokrasi berbelit. Proses perizinan seperti sertifikasi halal dan izin edar, kata dia, harus diprioritaskan, cepat, dan bebas pungutan liar (pungli).

Keempat, digitalisasi tata kelola koperasi. Hal ini dinilai penting untuk meminimalkan potensi pungli serta memperluas pemasaran hingga skala nasional.

“Lewat Lira Disability Care, kami akan memantau implementasi koperasi ini. Kemandirian difabel hanya terwujud jika ekosistemnya bersih dari praktik korupsi,” tegas Ashraf.

BACA JUGA  Gubernur Khofifah Dampingi Wapres Gibran Kunjungi Pabrik Sepeda di Sidoarjo, Bangga Produk Lokal Tembus Pasar Ekspor

Ashraf berharap momentum hari jadi ke-2 GADISku menjadi titik balik bagi Jawa Timur menuju provinsi yang lebih inklusif, dengan mengedepankan integritas dalam setiap program pemberdayaan.

Editor : Yoyok

Follow WhatsApp Channel digitaljatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

600 Personel Gabungan Tertibkan 67 Bangunan Liar di Frontage Road Sidoarjo
Senator Lia Istifhama Soroti Keadilan Pembagian Dana Cukai untuk Madura
Ning Lia Ajak Generasi Muda Jadikan Hari Santri Nasional sebagai Momentum Kebangkitan Peradaban
Gubernur Khofifah Salurkan Bantuan Air Bersih untuk 196 KK Terdampak Kekeringan di Ngawi
Gubernur Khofifah Tinjau Karhutla Tahura R Soerjo di Pasuruan, Prioritaskan Keselamatan Petugas dan Relawan
Zahlul DPRD Sidoarjo Soroti Kedisiplinan 1.500 Pengendara dalam Motoran Santun
Senator Lia Istifhama Jadi Pembina Solidaritas KING, Dorong Potensi Lokal Nganjuk Makin Dikenal
Anak Disabilitas Jadi Korban Perundungan hingga Meninggal, Senator Lia Istifhama Soroti Pentingnya Deteksi Dini
Berita ini 136 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 12:07 WIB

600 Personel Gabungan Tertibkan 67 Bangunan Liar di Frontage Road Sidoarjo

Kamis, 22 Oktober 2026 - 10:28 WIB

Senator Lia Istifhama Soroti Keadilan Pembagian Dana Cukai untuk Madura

Kamis, 22 Oktober 2026 - 10:07 WIB

Ning Lia Ajak Generasi Muda Jadikan Hari Santri Nasional sebagai Momentum Kebangkitan Peradaban

Kamis, 22 Oktober 2026 - 00:47 WIB

Gubernur Khofifah Salurkan Bantuan Air Bersih untuk 196 KK Terdampak Kekeringan di Ngawi

Rabu, 21 Oktober 2026 - 23:38 WIB

Gubernur Khofifah Tinjau Karhutla Tahura R Soerjo di Pasuruan, Prioritaskan Keselamatan Petugas dan Relawan

Berita Terbaru

WhatsApp